Pemerintah Luncurkan Inpres Data Tunggal untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran

- Penulis

Senin, 2 Juni 2025 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Pemerintah terus memperkuat komitmen untuk memastikan seluruh program bantuan sosial (bansos) tepat sasaran. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional.

Baca juga : Kapolres Ketapang Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 di Pemda Kabupaten Ketapang

Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menyampaikan bahwa Inpres tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto guna memastikan penyaluran bantuan pemerintah, baik oleh kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah, dilakukan secara akurat dan merata.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita kini memiliki data tunggal sosial dan ekonomi nasional yang wajib dijadikan acuan oleh seluruh pihak dalam menyalurkan bantuan pemerintah,” ujar Syaifullah usai mengikuti Rapat Terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/6/2025).

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari reformasi sistem perlindungan sosial yang menekankan pentingnya akurasi data penerima manfaat. Evaluasi atas sejumlah program bantuan sebelumnya mengungkap masih tingginya tingkat ketidaktepatan sasaran.

Baca juga : Tak Berkutik! Pencuri Emas 27 Gram Diringkus Satreskrim Sumenep

Baca Juga:  Operasi Ketupat Kapuas 2025 Polresta Pontianak Berikan Pengawalan Kepada Bus Yang membawa Kendaraan Pemudik

“Beberapa program seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako menunjukkan adanya ketidaktepatan hingga sekitar 45 persen,” ungkapnya.

Sebagai tahap awal penerapan, Kementerian Sosial telah melakukan uji coba penggunaan data tunggal dalam penyaluran bansos triwulan kedua. Hasilnya, ditemukan lebih dari 1,9 juta penerima yang tidak memenuhi kriteria (inclusion error), serta sejumlah masyarakat yang layak namun belum terdaftar (exclusion error).

“Ini menunjukkan keseriusan pemerintah untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh yang membutuhkan,” imbuh Syaifullah.

Baca juga : Kunjungan Serdik Sespimmen Polri ke Polrestabes Surabaya Jalin Sinergi Perkuat Kepemimpinan Presisi

Selain pembenahan data, pemerintah juga menyalurkan tambahan bantuan berupa beras sebesar 10 kilogram kepada masing-masing dari 18,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM), dengan total anggaran lebih dari Rp11 triliun.

“Ada dua hal penting. Pertama, perbaikan data keluarga penerima manfaat, dan kedua, penambahan bantuan sebagai bentuk perhatian Presiden terhadap masyarakat miskin dan miskin ekstrem, khususnya yang berada di desil 1,” tutupnya.

(BPMI Setpres)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jumat Keliling di Masjid At Taqwa , Polda Kalbar Ajak Masyarakat Cegah Hoaks dan Jaga Persatuan
Konferensi Pers Penegakkan Hukum Karhutla, Polda Kalbar tangani 68 Kasus Perorangan dan 33 Kasus Korporasi.
Polisi Bersama Masyarakat, Polda Kalbar Hadirkan Dialog Kamtibmas Penuh Kebersamaan di Taman Akcaya.
Kabut Ganggu Jarak Pandang, Truk Tangki dan Grand Livina Terlibat Laka di Jalan Raya Beduai
Ops Patuh Kapuas 2026 di Pontianak: Polisi Fokus Tertibkan Administrasi dan Kedepankan Teguran Simpatik.
Waspada Penipuan File APK, Polda Kalbar Imbau Masyarakat Jangan Sembarangan Unduh Aplikasi.
Polda Kalbar Kerahkan 510 Personel Operasi Patuh Kapuas 2026, Utamakan Keselamatan dan Pendekatan Humanis.
Subuh Keliling Polda Kalbar, Ajak Masyarakat Cegah Perundungan dan Jaga Kerukunan.
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Jumat Keliling di Masjid At Taqwa , Polda Kalbar Ajak Masyarakat Cegah Hoaks dan Jaga Persatuan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Konferensi Pers Penegakkan Hukum Karhutla, Polda Kalbar tangani 68 Kasus Perorangan dan 33 Kasus Korporasi.

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Polda Kalbar Hadirkan Dialog Kamtibmas Penuh Kebersamaan di Taman Akcaya.

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Kabut Ganggu Jarak Pandang, Truk Tangki dan Grand Livina Terlibat Laka di Jalan Raya Beduai

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Ops Patuh Kapuas 2026 di Pontianak: Polisi Fokus Tertibkan Administrasi dan Kedepankan Teguran Simpatik.

Berita Terbaru