Polres Sanggau Perketat Pengamanan Ritual Adat di Tayan Hulu, Pastikan Situasi Kondusif dan Lalu Lintas Tetap Lancar

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 07:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau, Polda Kalbar – Polres Sanggau menerjunkan sekitar 100 personel guna mengamankan pelaksanaan ritual adat yang digelar Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Tayan Hulu, Rabu (18/2/2026). Pengamanan dilakukan sebagai tindak lanjut atas putusan sanksi adat terhadap seorang warga berinisial JKS, sekaligus memastikan kegiatan berjalan aman tanpa mengganggu ketertiban umum.

Kegiatan dipusatkan di Rumah Betang DAD Kecamatan Tayan Hulu, yang berada di wilayah Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau. Sejak pagi, aparat kepolisian telah bersiaga untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, mengingat kegiatan tersebut melibatkan perangkat adat, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.

Pertemuan internal perangkat adat dipimpin langsung Ketua DAD Kecamatan Tayan Hulu, Heriyanto, A.Md. Dalam forum tersebut, ia memaparkan kronologis perkara yang menjadi dasar dijatuhkannya sanksi adat, sekaligus menjelaskan tahapan pelaksanaan ritual yang akan dilakukan oleh pengurus adat Sub Suku Peruan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai rapat, rombongan pengurus DAD bersama perwakilan temenggung dan masyarakat yang diperkirakan berjumlah sekitar 200 orang bergerak berjalan kaki menuju Jalan Raya Simpang Rumah Betang, Dusun Moling, Desa Sosok. Aparat kepolisian melakukan pengawalan terbuka dan tertutup guna memastikan mobilitas massa tetap terkendali.

Massa sempat memenuhi sebagian badan jalan saat prosesi berlangsung. Namun, berkat koordinasi antara petugas dan pengurus adat, ritual tetap dilaksanakan di tepi jalan tanpa harus dilakukan penutupan arus lalu lintas secara total. Situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif hingga kegiatan berakhir.

Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono, S.I.K., M.Si., melalui Kabagops Polres Sanggau, AKP PSC Kusuma Wibawa, S.H., M.A.P., menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan pola pengamanan terpadu dengan pendekatan humanis serta mengedepankan komunikasi persuasif. Hal ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara penghormatan terhadap tradisi adat dan kepentingan masyarakat luas.

Baca Juga:  Apel Gerakan Indonesia Asri Satukan Lintas Instansi Bersihkan Kawasan Perbatasan.

“Sejak awal kami melakukan pemetaan potensi kerawanan dan menempatkan personel di titik-titik strategis. Tidak ada penutupan jalan total sebagaimana isu yang beredar. Arus lalu lintas tetap berjalan normal dan kegiatan masyarakat tidak terganggu,” ujar AKP Kusuma Wibawa saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan, keberhasilan pengamanan tidak terlepas dari sinergi antara kepolisian, pengurus adat, tokoh masyarakat, serta warga yang turut menjaga ketertiban. Menurutnya, kesadaran kolektif menjadi kunci utama terciptanya situasi yang aman dan damai.

“Kami mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang telah menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi persoalan ini. Ritual adat telah selesai dilaksanakan dengan lancar, dan jalan tetap bisa dilalui sebagaimana mestinya,” katanya.

Sementara itu, perwakilan DAD Kabupaten Sanggau, Marsianus Ajau, turut mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban bersama demi keharmonisan sosial di wilayah Tayan Hulu.

Pengamanan yang dilakukan Polres Sanggau juga menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menghormati kearifan lokal, sekaligus memastikan setiap kegiatan masyarakat berjalan dalam koridor hukum dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi kepentingan umum.

Dengan berakhirnya rangkaian ritual adat tersebut, situasi di Kecamatan Tayan Hulu kembali normal. Kepolisian memastikan akan terus melakukan pemantauan situasi pascakegiatan guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Sanggau. _

(Anita)_

Editor : Anita

Sumber Berita: US / Humas Res Sgu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat, Ditbinmas Polda Kalbar Ajak Komunitas Ojek Pikap Maxvary Jaga Kamtibmas.
Polisi Tindak PETI di Desa Tebedak, Aktivitas Sudah Berhenti
Polsek Kapuas Evakuasi Pria yang Ditemukan Meninggal di Dusun Lape
1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap
Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan
Karhutla, Bibit Sawit dan Video Viral: Warga Sekunder C Rasau Jaya Tiga Minta Fakta Diluruskan
FOMDA Kalbar Gelar Aksi, Desak Penanganan Karhutla Jadi Prioritas.
Dari Desa Entikong, Gerakan Bersama Cegah Karhutla Terus Digelorakan.
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat, Ditbinmas Polda Kalbar Ajak Komunitas Ojek Pikap Maxvary Jaga Kamtibmas.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Polisi Tindak PETI di Desa Tebedak, Aktivitas Sudah Berhenti

Selasa, 29 September 2026 - 05:48 WIB

Polsek Kapuas Evakuasi Pria yang Ditemukan Meninggal di Dusun Lape

Jumat, 11 September 2026 - 04:06 WIB

1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap

Senin, 7 September 2026 - 02:25 WIB

Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan

Berita Terbaru