Pencarian Warga Diduga Tenggelam di Sungai Kapuas Diperluas, Tim Gabungan Fokuskan Upaya di Dusun Piasak

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 01:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv id.- Sanggau, Polda Kalbar – Upaya pencarian terhadap seorang warga Dusun Piasak, Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, yang diduga tenggelam di Sungai Kapuas terus dilakukan oleh tim gabungan pada Selasa, 25 November 2025. Pagi sekitar pukul 09.00 WIB, petugas dari BPBD Sanggau, ERG PT Antam, ERG PT ICA, TNI, Polri, dan warga setempat melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik awal hilangnya korban bernama Yudi (40).

Korban diketahui merupakan warga Dusun Piasak yang sehari-hari tidak bekerja serta menyandang disabilitas. Menurut laporan keluarga, Yudi dinyatakan hilang sejak Senin, 24 November 2025. Pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tayan Hilir pada pukul 18.00 WIB setelah sebelumnya tidak berhasil menemukan korban di sekitar rumah maupun wilayah terdekat.

Baca juga  :  Operasi Zebra Semeru Polres Situbondo Ungkap Dugaan Penggelapan Mobil Rental

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keterangan keluarga menyebutkan, hilangnya Yudi bermula pada Senin dini hari. Sekitar pukul 05.30 WIB, ibunya, Mimah, menuju teras rumah untuk memberikan kopi hangat seperti rutinitas pagi biasanya. Namun, Yudi tidak berada di tempat yang sama seperti hari-hari sebelumnya. Ia juga tidak ditemukan di dalam kamar maupun area sekitar rumah.

Setelah memastikan Yudi tidak berada di lingkungan rumah, Mimah memberitahu pelapor yang kemudian melakukan pencarian menggunakan sepeda motor hingga ke arah Kecamatan Toba.

Dari informasi keluarga, Yudi memiliki riwayat keterbelakangan mental dan sebelumnya telah dua kali menghilang dari rumah, sehingga keluarga segera melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian.

Petunjuk awal keberadaan Yudi ditemukan pada Senin sore saat keluarga menjumpai pakaian korban—baju, celana, dan celana dalam—di sebuah jamban dekat Sungai Kapuas yang menjadi tempat Yudi biasa mandi.

Baca Juga:  Polsek Sekayam Gandeng Pemerintah Desa dalam Upaya P4GN

Temuan ini mengarahkan fokus pencarian ke tepi sungai tersebut sebagai lokasi yang paling memungkinkan menjadi titik awal hilangnya korban.

Memasuki hari kedua pencarian, petugas gabungan mengerahkan perahu motor dan alat pendeteksi manual guna melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dengan radius yang diperluas.

Namun, kondisi cuaca menjadi salah satu kendala utama karena hujan turun sejak pagi sehingga menghambat jarak pandang dan intensitas penyisiran di permukaan air.

Kapolsek Tayan Hilir, Iptu Dwi Putra Patriesya Wibisono, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa seluruh unsur terlibat terus berupaya semaksimal mungkin dalam pencarian.

“Kami bersama BPBD, TNI, ERG perusahaan, serta masyarakat berkolaborasi penuh dalam proses pencarian. Cuaca yang kurang mendukung menjadi tantangan, namun upaya tetap kami optimalkan dengan memperluas area penyisiran,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keluarga besar korban juga terlibat aktif memberikan informasi serta membantu petugas di lapangan.

“Setiap petunjuk sangat berarti dalam situasi seperti ini. Kami berharap pencarian hari ini memberikan perkembangan yang lebih baik,” kata Iptu Dwi Putra.

Baca juga  :  Angin Puting Beliung Hempaskan Atap Ruko di Parindu, Polsek Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung dan tim gabungan tetap bersiaga untuk melanjutkan upaya hingga korban ditemukan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat sekitar untuk segera melapor apabila melihat tanda-tanda atau menemukan objek yang berkaitan dengan korban di sepanjang aliran Sungai Kapuas.

(Ani**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat, Ditbinmas Polda Kalbar Ajak Komunitas Ojek Pikap Maxvary Jaga Kamtibmas.
Polisi Tindak PETI di Desa Tebedak, Aktivitas Sudah Berhenti
Polsek Kapuas Evakuasi Pria yang Ditemukan Meninggal di Dusun Lape
1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap
Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan
Karhutla, Bibit Sawit dan Video Viral: Warga Sekunder C Rasau Jaya Tiga Minta Fakta Diluruskan
FOMDA Kalbar Gelar Aksi, Desak Penanganan Karhutla Jadi Prioritas.
Dari Desa Entikong, Gerakan Bersama Cegah Karhutla Terus Digelorakan.
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat, Ditbinmas Polda Kalbar Ajak Komunitas Ojek Pikap Maxvary Jaga Kamtibmas.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Polisi Tindak PETI di Desa Tebedak, Aktivitas Sudah Berhenti

Selasa, 29 September 2026 - 05:48 WIB

Polsek Kapuas Evakuasi Pria yang Ditemukan Meninggal di Dusun Lape

Jumat, 11 September 2026 - 04:06 WIB

1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap

Senin, 7 September 2026 - 02:25 WIB

Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan

Berita Terbaru