Pelajar Jadi Garda Terdepan, Pemkab Sanggau Gaungkan Kampanye Anti Hoaks pada Peringatan HPN 2026.

- Penulis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 00:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pelajar disebut sebagai target utama penyebaran hoaks di ruang digital. Ia mengingatkan bahwa informasi palsu adalah “musuh dalam selimut” yang dapat merusak persahabatan, menghancurkan martabat keluarga, bahkan memicu kerusuhan.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sanggau berharap generasi muda dapat menjadi pelopor gerakan anti hoaks. Media sosial, lanjutnya, seharusnya dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi daerah, produk lokal, serta prestasi sekolah sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi.

Ia pun menitipkan pesan sederhana namun kuat, yakni “Saring Sebelum Sharing.” Menurutnya, satu klik dalam menyebarkan informasi palsu dapat berdampak luas, sehingga kecerdasan dalam memilih informasi harus terus diasah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Sanggau, Iptu Trisna Maulidi, menegaskan bahwa edukasi digital merupakan langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami ingin para pelajar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Biasakan memeriksa sumber, pahami konteks berita, dan jangan ragu bertanya jika menemukan informasi mencurigakan,” ujarnya.

Baca Juga:  Patroli Perintis Presisi Polres Sanggau Perkuat Cipta Kondisi Jelang Akhir Pekan

Ia menambahkan bahwa kepolisian akan terus bersinergi dengan sekolah, pemerintah daerah, dan insan pers untuk memperkuat ketahanan informasi masyarakat.

“Hoaks bisa menjadi pemicu gangguan kamtibmas. Karena itu, membangun kesadaran sejak usia sekolah adalah investasi penting bagi keamanan daerah,” kata Trisna.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Dinas Kominfo, Satbinmas Polres Sanggau, serta Kejaksaan Negeri Sanggau yang membahas bahaya disinformasi, konsekuensi hukum penyebaran berita palsu, hingga strategi mengenali informasi kredibel.

Melalui momentum HPN 2026, pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan gerakan anti hoaks sebagai langkah awal mewujudkan Sanggau yang cerdas, kompetitif, dan berdaya saing. Dengan pers yang sehat serta masyarakat yang kritis, cita-cita menuju daerah maju dinilai semakin realistis untuk dicapai.

Penulis : (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Editor : Admin

Sumber Berita: Humas Polres Sanggau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komitmen Berantas Narkoba, Polsek Meliau Tangkap Pelaku di Dusun Enggadai
Polres Sanggau Perkuat Pengamanan Tradisi Makan Berami, Perayaan HUT ke-410 Kota Berlangsung Aman dan Penuh Kebersamaan
Cegah Bullying Sejak Dini, Polsek Sekayam Edukasi Ratusan Siswa SD Kristen Bukit Pengharapan
Aktivitas PETI Marak, Polsek Meliau Beri Peringatan Tegas di Lapangan
Gerak Jalan Santai di Beduai Berlangsung Tertib, Polisi Siaga di Titik Rawan
Operasi Gabungan Tertibkan PETI di Tayan Hulu, Aparat Musnahkan Peralatan Tambang Ilegal
Bhakti Kesehatan Polres Sanggau, Solusi Akses Layanan Medis bagi Warga
Rapat Strategis di PLBN Entikong Bahas Pencegahan Karhutla Secara Terpadu
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 02:09 WIB

Komitmen Berantas Narkoba, Polsek Meliau Tangkap Pelaku di Dusun Enggadai

Jumat, 17 April 2026 - 01:57 WIB

Polres Sanggau Perkuat Pengamanan Tradisi Makan Berami, Perayaan HUT ke-410 Kota Berlangsung Aman dan Penuh Kebersamaan

Jumat, 17 April 2026 - 01:50 WIB

Cegah Bullying Sejak Dini, Polsek Sekayam Edukasi Ratusan Siswa SD Kristen Bukit Pengharapan

Jumat, 17 April 2026 - 01:32 WIB

Aktivitas PETI Marak, Polsek Meliau Beri Peringatan Tegas di Lapangan

Kamis, 16 April 2026 - 00:50 WIB

Gerak Jalan Santai di Beduai Berlangsung Tertib, Polisi Siaga di Titik Rawan

Berita Terbaru