Ketua DPD Rampas Sanggau Minta APH Sigap Sikapi Situasi Bangsa

- Penulis

Senin, 1 September 2025 - 06:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Rampas Setia 08 Kabupaten Sanggau, Jungkarnain Sagala, menegaskan bahwa demonstrasi bukan satu-satunya cara dalam menyampaikan aspirasi.

Menurutnya, suara masyarakat kecil harus tetap diperhatikan melalui berbagai saluran, termasuk komentar dan pernyataan di media.

“Sebagai lembaga yang bergerak di bidang politik, kami terus menyuarakan agar para pengambil kebijakan lebih berpihak pada kepentingan rakyat kecil,” ujar Jungkarnain di Sanggau, Senin tanggal 1 September 2025

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan pentingnya Aparat Penegak Hukum (APH) untuk kembali pada tugas pokok dan fungsinya, yakni menegakkan keadilan serta peka terhadap kondisi masyarakat luas. Situasi kelangkaan kebutuhan pokok, lanjutnya, harus menjadi perhatian bersama.

Jungkarnain juga menyoroti sejumlah aparatur negara yang dinilainya belum bekerja secara profesional. “Polisi jangan merasa seolah-olah petani handal, TNI jangan sampai menjadi beking mafia dan aktivitas ilegal, sementara PNS hanya menerima gaji tanpa bekerja efektif. Itu contoh sikap aparatur negara yang tidak profesional,” tegasnya.

Baca Juga:  Prabowo dan Macron Tegaskan Komitmen Strategis Indonesia–Prancis dalam Jamuan Kenegaraan

Ia menyinggung pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong masyarakat, termasuk aparat kepolisian, untuk menanam di pekarangan rumah sebagai bentuk ketahanan pangan. Jungkarnain menilai, instruksi itu sebaiknya dipahami sebagai ajakan mendukung ketersediaan pangan, bukan justru menjadi beban tambahan yang menyerupai program pertanian berskala besar.

“Ajakan Presiden itu dimaksudkan agar masyarakat mandiri dan memberi contoh, bukan untuk menyerap anggaran kementerian pertanian lalu menyaingi petani,” tambahnya.

Jungkarnain berharap semua pihak, khususnya APH, lebih sigap dan profesional dalam menyikapi situasi bangsa demi menjaga kepentingan rakyat banyak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026
Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma
Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.
Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang
Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan
Potensi Polarisasi Etnis Mengintai, Ketegasan KPK Dinilai Penting Jaga Stabilitas Kalimantan Barat.
BMKG Kembangkan Radar Cuaca Non-Polarimetrik untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Indonesia
Perkuat Sinergi dan Soliditas TNI, Komandan Kodaeral XII Terima Kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:28 WIB

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma

Minggu, 27 September 2026 - 14:42 WIB

Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:43 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan

Berita Terbaru