Kejati Kalbar menerima PKBM Award 2026, Kajati Kalbar Resmi Jadi Bapak Asuh PKBM di Kalbar : Dorong Solusi Komprehensif Atasi Anak Putus Sekolah.

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 00:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CyberPontianak (21/04/2026)— Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kajati Kalbar) Dr. Emilwan Ridwan menghadiri kegiatan PKBM Award Kalimantan Barat Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Kalbar, pada hari Senin, bertempat di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum peresmian program penanganan anak putus sekolah berbasis pendidikan nonformal di Provinsi Kalimantan Barat.
Hadir pada acara Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, MM.,MH, Forkopimda Kalimantan Barat, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikdasmen, Seluruh OPD Provinsi Kalbar, Walikota/Bupati se Kalbar, BUMN/BUMD, Pengurus DPW PKBM, Pengurus PKBM se-Kalbar,

Dalam agenda tersebut, Kejati Kalbar menerima PKBM Award Tahun 2026 katagori intansi peduli pendidikan non formal, dan Kajati resmi ditunjuk sebagai bapak asuh PKBM di Kalimantan Barat, sebagai bentuk penguatan sinergi antara aparat penegak hukum dan lembaga pendidikan masyarakat dalam menjawab tantangan anak putus sekolah yang masih menjadi persoalan sosial di daerah.

Dalam sambutannya, Kajati Kalbar Dr. Emilwan Ridwan menegaskan bahwa kehadiran Kejaksaan dalam program ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen nyata dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkeadilan dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anak putus sekolah bukan sekadar angka statistik. Di balik itu ada masa depan yang terancam. Jika tidak kita tangani secara serius, ini dapat menjadi masalah sosial yang lebih luas, bahkan berpotensi menjadi persoalan hukum di masa mendatang,” tegas Emilwan.

Ia menekankan bahwa penanganan anak putus sekolah harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya mengembalikan mereka ke jalur pendidikan, tetapi juga memastikan adanya pembekalan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Baca Juga:  Warga Kubu Raya Soroti Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi oleh SPBU 65.783.01

“Kita tidak cukup hanya bicara pendidikan kesetaraan. Mereka harus dibekali keterampilan kerja, soft skills, dan yang tidak kalah penting adalah pembentukan karakter serta kesadaran hukum sejak dini,” ujarnya.

Kajati juga menyoroti pentingnya peran PKBM sebagai ujung tombak pendidikan nonformal yang harus diperkuat tidak hanya sebagai lembaga pembelajaran, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.

“PKBM harus menjadi ruang transformasi sosial. Bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat lahirnya kemandirian dan daya saing generasi muda kita,” tambahnya.

Penunjukan Kajati Kalbar sebagai bapak asuh PKBM, lanjutnya, merupakan amanah yang akan dijalankan secara serius dan berkelanjutan. Kejaksaan, akan mendorong penguatan kelembagaan PKBM, memperluas jejaring dengan dunia usaha dan industri, serta memperkuat literasi hukum di tengah masyarakat.

“Kejaksaan tidak ingin hanya hadir di hilir ketika masalah sudah terjadi. Kami ingin hadir di hulu, melakukan pencegahan. Karena persoalan sosial yang tidak ditangani sejak awal pada akhirnya akan bermuara pada persoalan hukum,” tegasnya.

Kegiatan PKBM Award 2026 ini menjadi ajang apresiasi bagi para penggiat pendidikan masyarakat sekaligus penguatan komitmen bersama dalam menekan angka anak putus sekolah di Kalimantan Barat. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu melahirkan model penanganan yang lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

Di akhir sambutannya, Kajati Kalbar mengajak seluruh pihak untuk menjadikan program ini sebagai gerakan bersama.

“Tidak boleh ada satu pun anak Kalimantan Barat yang tertinggal dari akses pendidikan dan keterampilan. Kita harus ubah narasi anak putus sekolah menjadi anak yang bangkit, berdaya, dan siap menghadapi masa depan,” pungkasnya.

Nvi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Jatim Ungkap Produksi MinyaKita Ilegal, Empat Orang Ditetapkan Tersangka
Dukung Asta Cita Presiden Prabowo sebagai Prioritas Nasional, Polri Serahkan 378 Unit Perumahan bagi PNPP dan Masyarakat di Sultra
Polda Jatim Tindak Tegas Produsen MinyaKita Nakal, Isi Tak Sesuai Kemasan
Wakapolri: Hibah Lahan Mako Brimob Perkuat Keamanan Masyarakat dan Proyek Strategis Nasional di Kolaka
KUNJUNGAN KAPOLRESTABES SEMARANG KE MAPOLSEK NGALIYAN
Kirim Doa Tujuh Hari Almarhum Muhammad Afanizar Mukhtar, Gus Qowim Wakil Wali Kota Kediri Pimpin Doa Bersama
Hari Kartini, Srikandi Lantas Kediri Edukasi Safety Riding dan Bagikan Helm untuk Ojol Wanita
Kabaharkam Polri: Polisi Harus Hadir, Humanis, dan Dirasakan Masyarakat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 02:32 WIB

Polda Jatim Ungkap Produksi MinyaKita Ilegal, Empat Orang Ditetapkan Tersangka

Rabu, 22 April 2026 - 02:30 WIB

Dukung Asta Cita Presiden Prabowo sebagai Prioritas Nasional, Polri Serahkan 378 Unit Perumahan bagi PNPP dan Masyarakat di Sultra

Rabu, 22 April 2026 - 02:27 WIB

Polda Jatim Tindak Tegas Produsen MinyaKita Nakal, Isi Tak Sesuai Kemasan

Rabu, 22 April 2026 - 02:25 WIB

Wakapolri: Hibah Lahan Mako Brimob Perkuat Keamanan Masyarakat dan Proyek Strategis Nasional di Kolaka

Rabu, 22 April 2026 - 00:31 WIB

Kejati Kalbar menerima PKBM Award 2026, Kajati Kalbar Resmi Jadi Bapak Asuh PKBM di Kalbar : Dorong Solusi Komprehensif Atasi Anak Putus Sekolah.

Berita Terbaru