Kejati Kalbar dan DJP Perkuat Penegakan Hukum Pajak Lewat Pendekatan Multidoor

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 00:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Pontianak, Kalbar – Senin (08/12/2025) — Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Faizal Banu, SH., M.Hum, mewakili Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dr. Emilwan Ridwan, SH., MH., menghadiri acara Optimalisasi Penerimaan Negara dari Sektor Perpajakan yang digelar di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Barat.

Kegiatan tersebut dikemas dalam Diskusi Panel Penegakan Hukum dengan Pendekatan Multidoor, yang diselenggarakan sebagai langkah strategis memperkuat efektivitas penegakan hukum dan mengoptimalkan penerimaan negara.

Dalam kegiatan itu, Asdatun hadir sebagai narasumber utama dengan menyampaikan beberapa materi penting, di antaranya:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peran Kejaksaan sebagai lembaga penuntutan dalam penegakan hukum perpajakan.

Optimalisasi fungsi Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam proses penagihan dan penyelesaian tunggakan pajak melalui mekanisme litigasi maupun non-litigasi.

Dalam paparannya, Asdatun menegaskan bahwa Kejaksaan memegang peran sentral dalam penyelamatan keuangan negara, tidak hanya melalui penuntutan pidana tetapi juga melalui fungsi JPN yang membantu percepatan penagihan tunggakan pajak.

“Sesuai tugas dan fungsi Datun, Jaksa Pengacara Negara memiliki peran penting dalam upaya penyelamatan keuangan negara yang dapat dilakukan bersama Direktorat Jenderal Pajak. Pendekatan multidoor memungkinkan sinergi antara aspek administratif, perdata, dan pidana untuk mempercepat proses penegakan hukum serta meningkatkan efektivitas penagihan pajak,” ujar Faizal Banu.

Baca Juga:  Wartawan Bukan Pengemis Silaturahmi Tetapi Pemburu Informasi Oleh: AKPERSI

Selain Kejaksaan, kegiatan ini juga menghadirkan Danang Tri Hartono, Deputi Analisis dan Pemeriksaan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), yang memaparkan peran intelijen keuangan dalam mendeteksi aliran dana mencurigakan serta mendukung penegakan hukum atas dugaan kejahatan perpajakan.

Acara dibuka dengan keynote speech oleh Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga untuk memastikan penerimaan pajak berjalan optimal sebagai pilar utama pembiayaan pembangunan nasional.

Peserta kegiatan yang terdiri dari unsur pimpinan dan pegawai DJP Kalbar mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai strategi penegakan hukum berbasis multidoor yang mengintegrasikan instrumen administratif, perdata, dan pidana. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak, memperkuat pengawasan, serta mengoptimalkan penerimaan negara.

Diskusi panel berlangsung interaktif dan diikuti oleh para pejabat serta pegawai DJP Kalbar. Melalui kegiatan ini, sinergi antara DJP, Kejaksaan, dan PPATK diharapkan semakin kuat dalam memperkuat tata kelola perpajakan dan menjaga keuangan negara.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Dr. Emilwan Ridwan, menyambut baik inisiatif DJP Kalbar dan menegaskan komitmen Kejaksaan untuk terus mendukung peningkatan kepatuhan serta penegakan hukum di bidang perpajakan.

(Anita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026
Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma
Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.
Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang
Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan
Potensi Polarisasi Etnis Mengintai, Ketegasan KPK Dinilai Penting Jaga Stabilitas Kalimantan Barat.
BMKG Kembangkan Radar Cuaca Non-Polarimetrik untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Indonesia
Perkuat Sinergi dan Soliditas TNI, Komandan Kodaeral XII Terima Kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:28 WIB

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma

Minggu, 27 September 2026 - 14:42 WIB

Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:43 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan

Berita Terbaru