Fernando Emas: Peningkatan Kepercayaan Publik terhadap Polri Layak Mendapat Apresiasi

- Penulis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id-Jakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menilai hasil Survei Litbang Kompas yang mencatat peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai perkembangan yang patut diapresiasi. Menurutnya, kenaikan tersebut menunjukkan bahwa berbagai upaya peningkatan pelayanan dan kehadiran Polri di tengah masyarakat mulai memperoleh respons positif dari publik.

Dalam Survei Litbang Kompas, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri tercatat mencapai 82,4 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 76,2 persen. Selain itu, citra kelembagaan Polri juga mengalami peningkatan dari 64,4 persen menjadi 71,5 persen.

Fernando mengatakan, hasil survei tersebut tidak hanya menggambarkan tingkat kepercayaan masyarakat secara statistik, tetapi juga merefleksikan pengalaman masyarakat dalam berinteraksi dengan Polri di berbagai aspek pelayanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Survei ini bukan sekadar angka. Di balik angka itu ada pengalaman masyarakat ketika mengurus pelayanan kepolisian, melihat polisi hadir mengatur lalu lintas, menangani gangguan keamanan, membantu korban bencana, hingga menjaga ketertiban dalam berbagai kegiatan masyarakat. Semua itu membentuk persepsi publik,” ujar Fernando Emas dalam keterangannya Jumat (26/6).

Ia menjelaskan, kepercayaan publik merupakan sesuatu yang dibangun melalui konsistensi pelayanan dan kinerja di lapangan, bukan sekadar melalui pencitraan. Karena itu, meningkatnya tingkat kepercayaan masyarakat menunjukkan adanya perubahan yang mulai dirasakan secara langsung oleh publik.

Baca Juga:  Babinsa Satrean Dampingi Perawatan Tanaman Padi, Wujudkan Ketahanan Pangan Masyarakat

“Kalau masyarakat semakin percaya, artinya ada pelayanan yang dirasakan lebih baik. Tentu masih ada kekurangan yang harus diperbaiki, tetapi ketika ada capaian positif yang diakui melalui survei independen, sudah semestinya kita memberikan apresiasi. Apresiasi bukan berarti menutup mata terhadap kritik, melainkan bentuk penghargaan atas kerja keras yang telah dilakukan,” katanya.

Lebih lanjut, Fernando menegaskan bahwa menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, tingginya tingkat kepercayaan publik akan menjadi modal penting bagi Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kemitraan dengan masyarakat.

Ia juga berharap masyarakat tetap aktif memberikan kritik dan masukan yang membangun agar reformasi di tubuh Polri terus berjalan seiring dengan meningkatnya kepercayaan publik.

“Ketika masyarakat memberikan kepercayaan, Polri akan semakin termotivasi untuk meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan kualitas pelayanan. Sebaliknya, masyarakat juga diharapkan terus memberikan masukan yang konstruktif agar institusi ini semakin baik. Kritik dan apresiasi harus berjalan beriringan karena keduanya sama-sama diperlukan untuk membangun institusi yang semakin dipercaya publik,” tutup Fernando Emas.
(Djoko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Tekankan Integritas Personel dan Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Polresta Malang Kota Gagalkan Rencana Kerusuhan Pasca – Aksi Damai, 12 Tersangka dan 4 Bom Molotov Diamankan
Perkuat Sinergi Polisi Bersama Masyarakat, Polres Pasuruan Gandeng Ratusan Ojol Su
Presiden Prabowo: Olahraga adalah Kehormatan Bangsa, Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Presiden Prabowo Beri Bonus kepada Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026
Terima Father of Asian EV Asal Magelang, Wapres Dorong Inovasi Kendaraan Listrik Karya Anak Bangsa
Terjadi Lagi! Advokat FERADI WPI Dedy Ferdiyanto, S.H. diduga Jadi Korban Kriminalisasi Oknum Aparat, Ketum FERADI WPI siapkan tim advokasi bagi Anggotanya*
Perdata diduga dipaksakan menjadi Pidana. Tim Advokasi FERADI WPI akan memproses hukum pihak yang diduga terlibat. Ditreskrimum Polda Metro Jaya Disorot*
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:14 WIB

Kapolri Tekankan Integritas Personel dan Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:12 WIB

Polresta Malang Kota Gagalkan Rencana Kerusuhan Pasca – Aksi Damai, 12 Tersangka dan 4 Bom Molotov Diamankan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:10 WIB

Perkuat Sinergi Polisi Bersama Masyarakat, Polres Pasuruan Gandeng Ratusan Ojol Su

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:34 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga adalah Kehormatan Bangsa, Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:31 WIB

Presiden Prabowo Beri Bonus kepada Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026

Berita Terbaru