ESDM Stop Tambang Yang Tidak Reklamasi Lahan.

- Penulis

Jumat, 26 September 2025 - 02:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pontianak – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia menghentikan kegiatan sementara 8 perusahaan tambang bauksit di Kalimantan barat akibat lalai akan kewajiban penempatan jaminan reklamasi dan pasca tambang.

Keputusan pemberian sanksi ini tertuang dalam surat Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (minerba) Kementerian ESDM RI nomor: T-1533/MB.07/DJB.T/ 2025 tertanggal 18 September 2025, ditanda tangani Tri Wanarno.

Sanksi pemberhentian kegiatan sementara 8 perusahaan ini dijatuhkan setelah kementerian ESDM melayangkan surat teguran tiga kali, namun hingga batas waktu yang ditentukan, perusahaan tetap tidak menindaklanjuti kewajiban mereka.

Kementerian ESDM menegaskan, meskipun kegiatan tambang dihentikan, perusahaan wajib mengelola lingkungan, melakukan pemeliharaan serta pemantauan diwilayah tambang mereka.

Berikut daftar 8 perusahaan tambang di Kalbar yang terkena sanksi penghentian kegiatan sementara:

1. PT. Batara Guna Perkasa

2. PT. Kendawangan Putra Lestari

3. PT. Kurnia Jaya Raya

4. PT. Mekko Metal Mining

5. PT. Pelangi Anugrah Jaya

6. PT. Redland Mitra Digdaya

7. PT. Sinar Karya Mandiri Lestari

8. PT. Sumber Bumi Marau

Kementerian ESDM mengingatkan, para pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) agar patuh terhadap aturan reklamasi atau pasca tambang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026
Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma
Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.
Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang
Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan
Potensi Polarisasi Etnis Mengintai, Ketegasan KPK Dinilai Penting Jaga Stabilitas Kalimantan Barat.
BMKG Kembangkan Radar Cuaca Non-Polarimetrik untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Indonesia
Perkuat Sinergi dan Soliditas TNI, Komandan Kodaeral XII Terima Kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:28 WIB

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma

Minggu, 27 September 2026 - 14:42 WIB

Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:43 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan

Berita Terbaru