Dinkes Kediri Prioritaskan Penanganan Stunting dan Wasting di Puncu, Kandangan, dan Kepung

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id-KEDIRI – Dalam pelaksanaan TMMD ke-127 di Desa Gadungan, Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri turut memperkuat intervensi kesehatan dengan memprioritaskan penanganan stunting dan wasting di tiga kecamatan, yakni Puncu, Kandangan, dan Kepung.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Achmad Khatib, menyampaikan bahwa sasaran 300 penerima bantuan juga mempertimbangkan keluarga dengan risiko stunting dan wasting, terutama yang memiliki balita dan ibu hamil.

“Penanganan stunting dan wasting menjadi prioritas kami. Intervensi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemantauan tumbuh kembang balita, pemberian makanan tambahan, hingga edukasi gizi keluarga,” ujar Achmad Khatib.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, stunting berkaitan dengan gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis, sedangkan wasting merupakan kondisi kekurangan gizi akut. Kedua persoalan tersebut membutuhkan penanganan cepat dan berkelanjutan.

Menurut dia, kolaborasi lintas sektor melalui TMMD menjadi momentum strategis untuk memperkuat edukasi kepada masyarakat, termasuk pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi melalui gerakan Geyatri.

Baca Juga:  Cek Langsung Pos Pengamanan, Kapolres Kediri Kota Beri Semangat Personel Pengamanan Operasi

“Kami menargetkan tidak ada pertumbuhan kasus baru atau zero growth stunting. Dengan dukungan semua pihak, termasuk TNI dan pemerintah desa, upaya ini bisa lebih efektif,” ungkapnya.

Sementara itu, Pasi Ter Kodim 0809/Kediri, Kapten Inf Arif Wahyudi, menambahkan, pembangunan infrastruktur dalam TMMD juga berperan mendukung akses layanan kesehatan.

“Dengan jalan yang lebih baik, masyarakat bisa lebih mudah menjangkau puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya. Ini menjadi bagian dari dukungan kami terhadap peningkatan kualitas kesehatan warga,” pungkas Arif.

Ia berharap program terpadu antara pembangunan fisik dan intervensi kesehatan tersebut dapat memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa.
(Djoko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kantor ATR/BPN Makassar Bantah Isu Jual Beli Nomor Antria
Dampingi Petani Jagung, Polsek Kepung Dorong Ketahanan Pangan di Desa Kencong
Polrestabes Surabaya Ungkap Kasus Pencurian Emas, Modus Menyamar Jadi ART
Aksi Kemanusiaan Polres Kediri Kota, Donor Darah Jadi Wujud Pengabdian untuk Negeri
Polres Kediri Kota Gelar Apel Pengamanan Malam Takbir Idul Adha 1447 H, Kapolres Tekankan Pengamanan Humanis dan Persuasif
Polresta Sidoarjo Siagakan 1.140 Personel Layanan Pengamanan Pilkades Serentak di 80 Desa
Pawai Takbir Obor Keliling RW 05 Dsn Pojok Meriahkan Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M
Diduga Arena Sabung Ayam di Penjalinan Bendosari Tulungagung Aktif Kembali Sehari Usai Digerebek Polsek Ngantru
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:23 WIB

Kantor ATR/BPN Makassar Bantah Isu Jual Beli Nomor Antria

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:39 WIB

Dampingi Petani Jagung, Polsek Kepung Dorong Ketahanan Pangan di Desa Kencong

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:20 WIB

Polrestabes Surabaya Ungkap Kasus Pencurian Emas, Modus Menyamar Jadi ART

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:17 WIB

Aksi Kemanusiaan Polres Kediri Kota, Donor Darah Jadi Wujud Pengabdian untuk Negeri

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:12 WIB

Polresta Sidoarjo Siagakan 1.140 Personel Layanan Pengamanan Pilkades Serentak di 80 Desa

Berita Terbaru

Berita

Kantor ATR/BPN Makassar Bantah Isu Jual Beli Nomor Antria

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:23 WIB