Diduga Tercemar Limbah PT MPL, Sungai di Dusun Butun Menghitam dan Ikan Ditemukan Mati

- Penulis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

cybertv.id

SEKADAU, KALBAR — Warga Dusun Butun, Desa merapi, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, mengeluhkan kondisi sungai yang diduga tercemar limbah dari aktivitas PT MPL. Air sungai dilaporkan berubah warna menjadi hitam pekat dan sejumlah ikan ditemukan dalam kondisi mati.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terlebih sebagian warga masih memanfaatkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, kondisi sungai memang terlihat mengalami perubahan warna. Selain air yang tampak menghitam, sejumlah ikan juga ditemukan mati di sekitar aliran sungai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga menduga perubahan kondisi air tersebut berkaitan dengan adanya aliran limbah dari aktivitas perusahaan. Dugaan itu semakin menguat setelah warga menemukan adanya pipa saluran yang disebut mengarah menuju aliran sungai.

“Memang ada pipa saluran pembuangan yang dialirkan ke sungai. Kami mengetahui posisi pipanya,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Menurut keterangan warga, perubahan warna air sungai menjadi hitam pekat disertai dengan ditemukannya ikan-ikan yang mati. Kondisi tersebut membuat masyarakat khawatir terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan terhadap lingkungan maupun kesehatan warga.

Warga berharap persoalan tersebut tidak dianggap sepele. Mereka meminta instansi yang memiliki kewenangan di bidang lingkungan hidup segera melakukan pemeriksaan terhadap kondisi air sungai serta menelusuri sumber aliran yang diduga masuk ke badan sungai.

Baca Juga:  Polri Gelar Bakti Sosial 35 Tahun IKDB 90, Bagikan 1.485 Paket Sembako di Rempang Batam

PT MPL Belum Berikan Tanggapan

Media ini telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak PT MPL terkait dugaan pencemaran tersebut. Konfirmasi dilakukan melalui sambungan telepon selular maupun pesan WhatsApp.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak perusahaan belum memberikan tanggapan maupun keterangan resmi mengenai dugaan pencemaran sungai dan temuan ikan yang mati tersebut.

Warga Minta APH dan Instansi Terkait Turun Tangan

Warga meminta aparat penegak hukum (APH) bersama instansi terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Masyarakat berharap pemerintah daerah Kabupaten Sekadau, khususnya instansi yang membidangi lingkungan hidup, dapat mengambil sampel air dan melakukan uji laboratorium untuk mengetahui kandungan serta penyebab perubahan warna air sungai.

Jika hasil pemeriksaan nantinya membuktikan adanya pencemaran yang berasal dari kegiatan perusahaan, warga meminta pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Warga juga berharap adanya langkah cepat untuk memastikan kondisi sungai tetap aman, mengingat sumber air tersebut masih dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

Dugaan pencemaran serta keterkaitan antara perubahan warna air dan kematian ikan perlu dibuktikan melalui pemeriksaan lapangan dan/atau uji laboratorium oleh instansi yang berwenang. Pihak PT MPL juga tetap memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan tanggapan atas pemberitaan ini.

Editor : Yohanes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Papar Dampingi Kelompok Tani Dukung Program Ketahanan Pangan
Polres Kediri Gelar Nobar, Kebersamaan Anggota Dikemas Lewat Film
Kapolres Kediri Dampingi Dandim 0809/Kediri Resmikan Lapangan Bola Voli Sparta Muda
Jelang HUT Lantas ke-71, Polisi Sapa Ojol: Utamakan Keselamatan, Keluarga Menanti di Rumah
Peringati HUT TNI Ke 81, Sinergi TNI-Polri Dan Masyarakat Kota Blitar Gelar Aksi Tanam Pohon Di Bantaran Sungai Karplos
Dugaan Perampasan Emas di Sekadau, Dua Oknum Kejaksaan Diperiksa Internal
Kabut Asap Makin Parah, FKUB Kubu Raya Desak Warga Tak Abaikan Bahaya Polusi Udara
FKUB Kubu Raya Imbau Masyarakat Gunakan Masker di Tengah Kabut Asap Makin Pekat
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 16:16 WIB

Polsek Papar Dampingi Kelompok Tani Dukung Program Ketahanan Pangan

Sabtu, 12 September 2026 - 16:14 WIB

Polres Kediri Gelar Nobar, Kebersamaan Anggota Dikemas Lewat Film

Sabtu, 12 September 2026 - 16:12 WIB

Kapolres Kediri Dampingi Dandim 0809/Kediri Resmikan Lapangan Bola Voli Sparta Muda

Sabtu, 12 September 2026 - 16:09 WIB

Jelang HUT Lantas ke-71, Polisi Sapa Ojol: Utamakan Keselamatan, Keluarga Menanti di Rumah

Sabtu, 12 September 2026 - 08:12 WIB

Peringati HUT TNI Ke 81, Sinergi TNI-Polri Dan Masyarakat Kota Blitar Gelar Aksi Tanam Pohon Di Bantaran Sungai Karplos

Berita Terbaru