Diduga Penimbunan pupuk Bersubsidi Dan Dijual Kembali di Atas Harga Het.

- Penulis

Sabtu, 21 September 2024 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id – Sanggau, Kalimantan Barat – Penimbunan pupuk bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi kelompok tani di Dusun Bondes, Desa Sembuat, Kecamatan Tayan Hulu, menjadi sorotan publik setelah terungkapnya praktik ilegal yang merugikan masyarakat petani.

Menurut informasi yang diperoleh dari salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya, penimbunan tersebut berlangsung secara sembunyi-sembunyi dan dilakukan untuk kepentingan pribadi oleh oknum tertentu.

Warga tersebut mengungkapkan bahwa penimbunan pupuk bersubsidi ini telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pupuk yang seharusnya didistribusikan kepada kelompok tani untuk meningkatkan hasil pertanian mereka, kini justru dikuasai oleh individu yang berkepentingan untuk dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi.

“Ini sangat merugikan kami, para petani kecil. Pupuk bersubsidi itu seharusnya membantu kami dalam mengurangi biaya produksi, tetapi malah disalahgunakan,” ungkapnya pada tanggal 15 September 2024.

Praktik penimbunan pupuk bersubsidi tidak hanya melanggar regulasi yang ada, tetapi juga berdampak negatif terhadap ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Dengan terbatasnya akses terhadap pupuk bersubsidi, kelompok tani yang bergantung pada pupuk tersebut untuk meningkatkan hasil pertanian mereka terpaksa mencari alternatif yang lebih mahal dan tidak selalu efektif.

Baca Juga:  Dugaan Penyalahgunaan Bantuan Pertanian: Lahan Sawah Beralih Jadi Kebun Sawit

 

Hal ini berpotensi menurunkan produktivitas pertanian dan meningkatkan biaya produksi, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi harga pangan di pasaran.

Dari informasi yang dihimpun, pihak berwenang diharapkan segera melakukan investigasi mendalam terhadap praktik penimbunan ini.

Salah satu langkah yang dapat diambil adalah melakukan audit distribusi pupuk bersubsidi dan memastikan bahwa semua kelompok tani memperoleh haknya. Selain itu, upaya sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengawasan terhadap distribusi pupuk bersubsidi juga perlu ditingkatkan, untuk mencegah terulangnya praktik ilegal serupa di masa mendatang.

Bagi petani di Dusun Bondes, kehadiran pupuk bersubsidi merupakan harapan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Oleh karena itu, masyarakat berharap agar pihak terkait, baik pemerintah desa, kecamatan, maupun instansi terkait, dapat mengambil tindakan tegas terhadap oknum yang melakukan penimbunan pupuk bersubsidi demi kepentingan pribadi. Dengan demikian, diharapkan para petani dapat kembali mendapatkan akses yang adil terhadap sumber daya yang sangat vital bagi usaha pertanian mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi PMJ Ungkap 127 Kasus Kejahatan Jalanan
Polisi Pastikan Tak Ada ‘Pocong Begal’ di Malang, Warga Diminta Tak Terpancing Hoaks
Kompolnas Dukung Langkah Polda Metro Jaya Tekan Kejahatan Jalanan di Jakarta
Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Perlindungan Jemaah dengan Arab Saudi
Babinsa Kandangan Dampingi Petani Lakukan Penyemprotan POC Untuk Tingkatkan Pertumbuhan Jagung
Sudirlam : “14 tahun rakyat transmigrasi Air Balui diduga dirampas haknya, kami akan perjuangkan tanpa pamrih”*
Sudirlam Penanggung jawab Aksi Damai 2-3Juni2026. Sudirlam Gebrak Negara,14 thn rakyat transmigrasi Air Balui diduga dirampas haknya, Dimana Sumpah Janji Penyelenggara Negara*
Kehadiran Wakapolres Kediri Kota Warnai Penyaluran Bantuan Sosial Gubernur Jatim di Balai Kota Kediri
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:43 WIB

Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi PMJ Ungkap 127 Kasus Kejahatan Jalanan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:39 WIB

Polisi Pastikan Tak Ada ‘Pocong Begal’ di Malang, Warga Diminta Tak Terpancing Hoaks

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:37 WIB

Kompolnas Dukung Langkah Polda Metro Jaya Tekan Kejahatan Jalanan di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:10 WIB

Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Perlindungan Jemaah dengan Arab Saudi

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:08 WIB

Babinsa Kandangan Dampingi Petani Lakukan Penyemprotan POC Untuk Tingkatkan Pertumbuhan Jagung

Berita Terbaru