Dari Ramadan hingga Hari Raya, Judi Sabung Ayam Bonet Tak Tersentuh Hukum

- Penulis

Minggu, 30 Maret 2025 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id. Sintang, 30 Maret 2025 – Sebuah laporan diterima media dari salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengenai aktivitas perjudian sabung ayam di Desa Bonet Engkabang, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang. Laporan ini disampaikan melalui pesan WhatsApp yang menyebutkan bahwa kegiatan tersebut dikelola oleh seseorang yang dikenal dengan nama Odon dan masih berlangsung ramai, bahkan menarik pengunjung dari luar Sintang.

Aktivitas Judi Sabung Ayam di Bonet Engkabang
Kegiatan ini semakin berkembang dan menimbulkan keresahan di masyarakat. Warga setempat mengungkapkan bahwa selain bertentangan dengan hukum, praktik ini juga berpotensi membawa dampak sosial yang negatif, seperti perselisihan akibat taruhan uang serta gangguan ketertiban umum.

Menurut laporan, kegiatan ini tidak pernah tersentuh oleh aparat hukum, bahkan tetap berjalan selama bulan Ramadan. Hal ini menimbulkan dugaan adanya pembiaran atau bahkan perlindungan dari pihak tertentu. Warga berharap ada tindakan tegas dari aparat untuk menghentikan aktivitas ini demi menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kurangnya Tindakan dari Aparat Hukum
Laporan yang masuk menunjukkan bahwa meskipun perjudian sabung ayam ini terus berlangsung, belum ada tindakan konkret dari aparat setempat. Hal ini menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat yang merasa tidak mendapatkan perlindungan hukum sebagaimana mestinya.

Baca Juga:  Percepat Penurunan Stunting Oleh Pos Koramil Kepanjenkidul bersama LIBAS Kec. Kepanjenkidul Kota Blitar

Beberapa warga menduga bahwa kurangnya tindakan ini bisa jadi disebabkan oleh adanya pembiaran atau bahkan keterlibatan pihak-pihak tertentu. Jika hal ini benar, maka situasi ini dapat mengikis kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum. Oleh karena itu, warga mendesak agar pihak kepolisian bertindak tegas untuk menutup praktik perjudian ini.

Berpotensi Mengganggu Perayaan Hari Besar Keagamaan
Selain menjadi masalah sosial di hari-hari biasa, keberadaan tempat perjudian ini juga dikhawatirkan mengganggu momen perayaan hari-hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, Natal, Imlek, dan Tahun Baru. Biasanya, hari-hari tersebut adalah waktu bagi masyarakat untuk berkumpul dengan damai, namun dengan adanya perjudian yang semakin marak, ketentraman masyarakat bisa terganggu.

Dengan banyaknya orang yang datang untuk bertaruh, potensi konflik semakin besar. Oleh karena itu, masyarakat berharap ada tindakan nyata dari berbagai pihak, termasuk tokoh agama, pemuka masyarakat, dan aparat hukum, untuk menghentikan praktik ini demi menjaga kedamaian lingkungan.

Kesimpulan

Informasi mengenai aktivitas judi sabung ayam di Desa Bonet Engkabang menunjukkan adanya masalah serius yang perlu segera ditindaklanjuti. Masyarakat berharap adanya langkah konkret dari aparat kepolisian untuk menertibkan wilayah tersebut. Dengan penegakan hukum yang tegas dan transparan, diharapkan situasi di desa ini bisa kembali kondusif dan harmonis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap
Kodaeral XII Gelar Upacara Peringatan Haornas ke-43 Tahun 2026, Bangun Prajurit Sehat, Bugar dan Profesional
Dankodaeral XII Pimpin Ziarah Rombongan, Teguhkan Penghormatan kepada Para Pahlawan
Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan
Karhutla, Bibit Sawit dan Video Viral: Warga Sekunder C Rasau Jaya Tiga Minta Fakta Diluruskan
TNI-Polri dan Masyarakat Bersatu Jaga Kebersihan Lingkungan Sungai Kantuk Asam.
Satbrimob Polda Kalbar Distribusikan Air Bersih Polri Hadir Untuk Masyarakat
Cegah Karhutla di Lahan Gambut Kubu Raya, Pangkogabwilhan I Semprotkan BIOS 44
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 04:06 WIB

1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap

Rabu, 9 September 2026 - 12:08 WIB

Kodaeral XII Gelar Upacara Peringatan Haornas ke-43 Tahun 2026, Bangun Prajurit Sehat, Bugar dan Profesional

Selasa, 8 September 2026 - 01:11 WIB

Dankodaeral XII Pimpin Ziarah Rombongan, Teguhkan Penghormatan kepada Para Pahlawan

Senin, 7 September 2026 - 02:25 WIB

Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 02:01 WIB

Karhutla, Bibit Sawit dan Video Viral: Warga Sekunder C Rasau Jaya Tiga Minta Fakta Diluruskan

Berita Terbaru