Dari Dongeng ke Realitas: Yanti-SB, Pahlawan Penampungan Emas di Negeri Ini

- Penulis

Jumat, 18 April 2025 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Kalau di Jakarta ada bank digital, di Melawi, Kalimantan Barat, ada “bank emas” versi bengkel motor. Tokoh utamanya? Seorang pemilik bengkel berinisial LK—bukan Larry King, tapi Laku Kaya berkat bisinis emas ilegal.

Polisi mengendus aksinya setelah warga melaporkan transaksi mencurigakan: “Katanya sih dia cuma jual-beli onderdil motor, tapi kok ada timbangan emas di meja bengkel?” ujar seorang warga yang kerap mengantre BBM sambil stalking aktivitas tetangga.

UU Minerba? Bagi PETI, Itu Cuma Bacaan Pengantar Tidur

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

LK terancam 5 tahun penjara atau denda Rp100 miliar (setara dengan 10.000 unit motor bebek). Tapi, bagi jaringan PETI, UU No. 3/2020 tentang Pertambangan Minerba mungkin cuma “buku mimpi buruk” yang tak pernah dibaca.

Polisi menemukan 4 keping emas (53,85 gram), alat pendulang, hingga kain penyaring di bengkel LK. “Ini bukan bengkel, ini pabrik cuci emas!” sindir Kompol Yoan Febriawan, pemimpin operasi.

Toko Mas Istana Mas: Antara Yanti, SB, dan ‘Siluman’ Panggilan Polisi

Nah, di balik LK, ada Toko Mas Istana Mas milik Yanti—yang kabarnya punya koneksi dengan SB (bukan Susi Bukan, tapi Siapa Begitu).

Polisi sudah memanggil Yanti, tapi “dia lebih sulit ditemui daripada harta karun di tambang ilegal”. Panggilan pertama? No show. Panggilan kedua? “Kami tunggu, mungkin dia lagi roadshow ke lubang tambang,” kata seorang sumber kepolisian setempat.

Baca Juga:  Program Car Free Day Kota Blitar Dikecam Masyarakat

Gunawan ‘Gegen’ Penambang Emas Jejaknya Masih Hidup

Salah satu pelaku, Gunawan alias Gegen barang bukti berbicara: handphone hijau, aki, pipa spiral, dan kain penyaring. “Dia mungkin sudah di alam baka, tapi alatnya masih aktif di alam PETI,” kata seorang warga setempat kepada tim investigasi.

Polda Kalbar Vs Mafia Emas: Saat Penegak Hukum Jadi ‘Pemadam Kebakaran’ Tambang Ilegal

Operasi Polda Kalbar layaknya whack-a-mole: tutup satu lubang PETI, muncul tiga lagi. “Kami seperti pemadam kebakaran, tapi apinya pakai bahan bakar emas,” keluh seorang polisi.

Cukong Kaya: Ironi Tambang Ilegal Tak Pernah ‘Bangkrut’

Para cukong tetap bermobil mewah. “Kalau PETI dihentikan, mungkin harga emas dunia naik,” sindir warga setempat.

Data dan Analisis

Modus Operandi: Bengkel motor jadi front transaksi emas ilegal. Jaringan: Dari penambang (Gegen) → penampung (LK) → Toko Mas (Yanti & SB).

Hukum: Pasal 161 UU Minerba (5 tahun/100 miliar), tapi “lebih mudah menangkap penambang kecil daripada cukong”.

Kalau PETI adalah sinetron, maka Polda Kalbar adalah pemain yang selalu ketinggalan episode bak sinetron RCTI, Indosiar hingga SCTV bahkan drama korea hingga film India.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kebumen, Presiden Prabowo Tegaskan Kedaulatan Pangan dan Hentikan Kebocoran Kekayaan Negara
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Beri Taklimat Peserta Presidential Future Leaders Program 2026*
Sepdono 87 Tahun Ahli Waris Tomo Wigeno Didampingi Tim Feradi WPI Advokat dan Paralegal,GJLGAMAT-RI di Periksa Penyidik Polres Kendal ,Nyatakan Tanah Tidak Pernah di Perjual Belikan
Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi PMJ Ungkap 127 Kasus Kejahatan Jalanan
Polisi Pastikan Tak Ada ‘Pocong Begal’ di Malang, Warga Diminta Tak Terpancing Hoaks
Kompolnas Dukung Langkah Polda Metro Jaya Tekan Kejahatan Jalanan di Jakarta
Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Perlindungan Jemaah dengan Arab Saudi
Babinsa Kandangan Dampingi Petani Lakukan Penyemprotan POC Untuk Tingkatkan Pertumbuhan Jagung
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:50 WIB

Dari Kebumen, Presiden Prabowo Tegaskan Kedaulatan Pangan dan Hentikan Kebocoran Kekayaan Negara

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:46 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Beri Taklimat Peserta Presidential Future Leaders Program 2026*

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:40 WIB

Sepdono 87 Tahun Ahli Waris Tomo Wigeno Didampingi Tim Feradi WPI Advokat dan Paralegal,GJLGAMAT-RI di Periksa Penyidik Polres Kendal ,Nyatakan Tanah Tidak Pernah di Perjual Belikan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:43 WIB

Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi PMJ Ungkap 127 Kasus Kejahatan Jalanan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:39 WIB

Polisi Pastikan Tak Ada ‘Pocong Begal’ di Malang, Warga Diminta Tak Terpancing Hoaks

Berita Terbaru