Bus Diduga Alami Rem Blong, Kecelakaan di Turunan Penyeladi Sanggau Tewaskan Satu Penumpang dan Lukai Puluhan Orang

- Penulis

Minggu, 5 April 2026 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau, Polda Kalbar – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas jalan turunan Penyeladi, Dusun Penyeladi, Desa Penyeladi, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, pada Minggu, 5 April 2026 sekitar pukul 13.40 WIB. Peristiwa tersebut melibatkan satu unit bus dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia serta puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Bus yang mengalami kecelakaan merupakan kendaraan roda enam merek Mercedes-Benz jenis bus berwarna putih dengan nomor polisi KB 7710 S. Kendaraan tersebut diketahui mengangkut puluhan penumpang dalam perjalanan dari Terminal Sidomulyo (Pinoh) menuju Terminal Ambawang.

Pengemudi bus diketahui bernama Indra (27), warga Jalan Raya Desa Kapur, Komplek Bumi Mekar Damai, Kabupaten Kubu Raya. Ia saat kejadian bertindak sebagai sopir yang mengemudikan kendaraan di lokasi kecelakaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan keterangan awal, kecelakaan diduga dipicu oleh kondisi rem kendaraan yang tidak berfungsi secara optimal. Hal ini diperparah dengan kondisi jalan di lokasi kejadian yang menurun curam serta memiliki tikungan tajam ke arah kanan.

Sebelum kejadian, bus tersebut diketahui telah menjalani perjalanan panjang sejak Jumat, 3 April 2026. Kendaraan berangkat dari Terminal Ambawang menuju Sambas, lalu kembali lagi ke Ambawang pada keesokan harinya.

Dalam perjalanan tersebut, bus sempat dikemudikan oleh sopir lain bernama Sandi. Ia mengaku telah menyampaikan kepada pihak perusahaan bahwa kondisi rem kendaraan tidak dalam keadaan baik atau mengalami gangguan.

Meski telah dilaporkan, bus tersebut tetap dioperasikan untuk mengangkut penumpang. Pada Sabtu, 4 April 2026, kendaraan kembali digunakan untuk membawa 11 penumpang menuju Terminal Sidomulyo di Pinoh.

Sebelum keberangkatan, sopir sempat menanyakan kembali kondisi kendaraan, khususnya sistem pengereman. Namun pihak perusahaan disebut menyatakan bahwa kendaraan sudah siap jalan tanpa kendala.

Perjalanan menuju Pinoh berlangsung dengan kehati-hatian, mengingat sopir menyadari adanya potensi masalah pada sistem rem. Dalam perjalanan, sopir bahkan kembali mengeluhkan kondisi pengereman yang tidak maksimal.

Setibanya di Terminal Sidomulyo, penumpang diturunkan, dan bus kembali mendapatkan tugas untuk mengangkut penumpang lain menuju Simpang Pinoh sebelum akhirnya kembali ke terminal untuk beristirahat.

Baca Juga:  Jamin Keamanan Malam Tahun Baru 2026, Polres Kayong Utara Gelar Apel Konsolidasi Lintas Sektoral di Tugu Durian

Pada Minggu pagi, 5 April 2026, sekitar pukul 10.00 WIB, bus kembali diberangkatkan menuju Terminal Ambawang dengan membawa total 31 penumpang, ditambah sopir dan kernet. Selama perjalanan, sopir Indra mengaku mengemudikan kendaraan dengan kecepatan rendah karena menyadari adanya masalah pada sistem pengereman bus tersebut.

Namun, saat memasuki turunan Penyeladi yang dikenal cukup curam dan memiliki tikungan tajam, kendaraan diduga kehilangan kendali akibat rem tidak berfungsi maksimal. Bus kemudian oleng ke kiri, dan sopir berusaha mengendalikan dengan membanting setir ke kanan. Namun upaya tersebut tidak berhasil, hingga akhirnya kendaraan mengalami kecelakaan tunggal di lokasi tersebut.

Akibat kejadian ini, satu orang penumpang dinyatakan meninggal dunia di tempat. Sementara itu, sebanyak 27 penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat ringan hingga berat dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit M.Th. Djaman Sanggau untuk mendapatkan perawatan.

Kapolsek Kapuas, Iptu Marianus, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihak kepolisian segera turun ke lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat.

“Kami langsung mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan pengamanan, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan. Selain itu, kami juga mencatat identitas korban, saksi, serta kendaraan yang terlibat,” ujar Iptu Marianus.

Ia menambahkan bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polres Sanggau untuk penanganan lebih lanjut, termasuk penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan.

Menurutnya, faktor utama yang diduga menjadi penyebab kecelakaan adalah kelalaian dalam memastikan kelayakan kendaraan, khususnya sistem pengereman, serta kondisi jalan yang cukup berisiko.

“Dari hasil sementara, diduga kecelakaan terjadi karena kombinasi antara faktor teknis kendaraan, yakni rem yang tidak berfungsi optimal, serta kondisi jalan yang menurun dan berbelok,” jelasnya.

Kapolsek Kapuas mengimbau kepada seluruh pengemudi dan perusahaan transportasi agar lebih memperhatikan kondisi kendaraan sebelum digunakan, demi keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya.

Hingga saat ini, proses evakuasi, pendataan korban, serta penyelidikan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian guna memastikan seluruh aspek penyebab kecelakaan dapat diungkap secara menyeluruh.

_(Anita)_

Editor : Anita

Sumber Berita: Dny Ard / Humas Res Sgu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabidhumas Polda Kalbar Hadiri Pembukaan OKK Ke-V PWI Kalbar, Dorong Profesionalisme dan Integritas Wartawan.
Kapolsek Meliau Pimpin Langsung Sosialisasi Anti-PETI, Banner Larangan Dipasang di Sejumlah Titik
Ban Pecah, Truk Bermuatan Sawit Terbalik di Jalur Batang Tarang-Tayan Hulu
Tujuh Paket Diduga Sabu Diamankan dalam Operasi Dini Hari di Sekayam
Respon Cepat Aduan Warga, Polres Sanggau Turun Langsung Telusuri Dugaan Aktivitas PETI di Tayan Hulu
Patroli Perintis Presisi Polres Sanggau Intensif Digelar, Jaga Stabilitas Kamtibmas dan Cegah Kriminalitas
Polda Kalbar Selidiki Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Lima Saksi Diperiksa.
Momentum Idul Adha 1447 H, Polda Kalbar Tebar Kepedulian Lewat Penyaluran 147 Hewan Kurban
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:58 WIB

Kabidhumas Polda Kalbar Hadiri Pembukaan OKK Ke-V PWI Kalbar, Dorong Profesionalisme dan Integritas Wartawan.

Senin, 8 Juni 2026 - 04:38 WIB

Kapolsek Meliau Pimpin Langsung Sosialisasi Anti-PETI, Banner Larangan Dipasang di Sejumlah Titik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:13 WIB

Ban Pecah, Truk Bermuatan Sawit Terbalik di Jalur Batang Tarang-Tayan Hulu

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:00 WIB

Tujuh Paket Diduga Sabu Diamankan dalam Operasi Dini Hari di Sekayam

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:48 WIB

Respon Cepat Aduan Warga, Polres Sanggau Turun Langsung Telusuri Dugaan Aktivitas PETI di Tayan Hulu

Berita Terbaru