Bupati Sujiwo Apresiasi Dialog Kebangsaan, Ulama dan Tokoh Lintas Agama Perkuat Persaudaraan Bangsa.

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dutacyber.com

KUBU RAYA – Majelis Almuwasholah Baina Ulamail Muslimin Kalimantan Barat menggelar Dialog Kebangsaan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati di Jalan Arteri Supadio Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya pada hari Senin (22/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Spirit Hijrah Mempererat Persaudaraan untuk Indonesia yang Lebih Berdaulat dan Bermartabat” tersebut menghadirkan ulama kharismatik nasional, Alhabib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan, serta dihadiri para alim ulama, tokoh lintas agama, tokoh lintas etnis, tokoh masyarakat, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dialog Kebangsaan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat yang selama ini dikenal sebagai miniatur Indonesia dengan kekayaan suku, budaya, dan agama yang hidup berdampingan secara harmonis.

Dalam tausiyah kebangsaannya, Alhabib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta mempererat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah.

Menurutnya, semangat hijrah yang diperingati setiap tahun tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan fisik sebagaimana perjalanan Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah, tetapi juga sebagai momentum perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, lebih berakhlak, dan lebih bermanfaat bagi sesama.

“Persatuan adalah kekuatan bangsa. Jangan sampai perbedaan menjadi alasan untuk saling menjauh. Justru keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan karunia yang harus dijaga dan dirawat bersama. Ketika umat bersatu dan saling menghormati, maka Indonesia akan menjadi bangsa yang kuat dan bermartabat,” pesannya.

Kehadiran Habib Jindan dalam kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sosoknya dikenal sebagai salah satu ulama muda kharismatik Indonesia yang memiliki pengaruh luas di berbagai daerah.

Putra dari ulama terkemuka Alhabib Novel bin Salim Jindan itu dikenal aktif menyampaikan dakwah yang menyejukkan, mengedepankan persatuan umat, cinta tanah air, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan dalam bingkai ajaran Islam yang rahmatan lil alamin.

Dengan gaya dakwah yang santun dan mudah diterima berbagai kalangan, Habib Jindan menjadi figur yang dekat dengan generasi muda dan kerap hadir dalam forum-forum nasional yang membahas peran ulama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pesan-pesan kebangsaannya selalu menekankan pentingnya menjaga kerukunan, memperkuat solidaritas sosial, dan menolak segala bentuk perpecahan yang dapat mengancam persatuan bangsa.

Sementara itu, Ketua Majelis Almuwasholah Baina Ulamail Muslimin Kalimantan Barat, Alhabib Thoha Al-Jufri, mengatakan Dialog Kebangsaan merupakan bagian dari rangkaian peringatan Tahun Baru Islam sekaligus sarana menyiarkan nilai-nilai Islam sebagai agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam.

Menurut Habib Thoha, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang silaturahmi antarulama dan masyarakat, tetapi juga wadah untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kerukunan dan persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.

Baca Juga:  Polres Kediri Kota bersama Warga Tani Panen Raya Jagung, Wujud Nyata Dukung Swasembada Pangan

“Melalui Dialog Kebangsaan ini kami ingin menegaskan bahwa Islam adalah agama yang mengajarkan kedamaian, persaudaraan, kasih sayang, dan penghormatan terhadap perbedaan. Karena itu, semangat hijrah harus menjadi semangat untuk memperkuat persatuan dan membangun bangsa yang lebih baik,” ujarnya.

Di Kalimantan Barat, Habib Thoha dikenal sebagai salah satu tokoh ulama yang memiliki peran penting dalam membangun harmoni sosial dan memperkuat sinergi antara ulama, umara, serta berbagai elemen masyarakat.

Di bawah kepemimpinannya, Majelis Almuwasholah Baina Ulamail Muslimin Kalimantan Barat terus berkembang menjadi wadah silaturahmi para ulama dan habaib yang aktif mengampanyekan moderasi, persatuan, dan semangat kebangsaan.

Komitmennya dalam membangun komunikasi lintas agama dan lintas etnis menjadikan Habib Thoha sebagai sosok yang dihormati berbagai kalangan. Berbagai kegiatan keagamaan, sosial, dan kebangsaan yang digagasnya selama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat persaudaraan dan menjaga stabilitas sosial di Kalimantan Barat.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, SE., M.Sos, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Dialog Kebangsaan yang menghadirkan para ulama, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dalam satu forum yang mengedepankan semangat persaudaraan.

Menurut Sujiwo, tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini yang membutuhkan penguatan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan toleransi untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Majelis Almuwasholah Baina Ulamail Muslimin Kalimantan Barat yang telah memilih Kabupaten Kubu Raya sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Dialog Kebangsaan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa keberagaman bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan yang harus dijaga bersama demi Indonesia yang lebih berdaulat dan bermartabat,” kata Sujiwo.

Ia menilai kehadiran para alim ulama, tokoh lintas agama, dan tokoh lintas etnis dalam satu kegiatan merupakan contoh nyata harmoni sosial yang selama ini tumbuh dan berkembang di Kabupaten Kubu Raya.

Dialog Kebangsaan berlangsung penuh khidmat dan diwarnai semangat persaudaraan. Para peserta tidak hanya mendapatkan siraman rohani dan wawasan kebangsaan, tetapi juga diajak untuk terus berkontribusi menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan membangun optimisme menuju Indonesia yang lebih maju.

Pertemuan dua tokoh ulama berpengaruh, Alhabib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan dan Alhabib Thoha Al-Jufri, dalam forum tersebut menjadi simbol kuat kolaborasi ulama dalam merawat kebhinekaan dan memperkokoh persatuan bangsa.

Keduanya sepakat bahwa peran ulama tidak hanya sebatas menyampaikan dakwah keagamaan, tetapi juga menjadi perekat sosial yang mampu menghadirkan kesejukan, membangun dialog, serta menjaga harmoni dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui Dialog Kebangsaan ini, semangat hijrah diharapkan mampu menginspirasi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperbaiki diri, mempererat persaudaraan, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika demi terwujudnya Indonesia yang damai, maju, berdaulat, dan bermartabat.

(tim liputan).

Editor : Yohanes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antisipasi Kerawanan Hari Libur, Kapolsek Kandat Pimpin Patroli di Jalur Kediri-Blitar
Disambut Pedang Pora dan Atraksi Budaya, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono Resmi Pimpin Polda Jatim
Simbol Estafet Kepemimpinan, Pataka “Bhayangkara Satya Abhiyukta” Diserahkan kepada Irjen Pol Dekananto
Polri Mutasi 199 Personel, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
*BAS / Berita Acara Sumpah Advokat Donny Andretti Ketum FERADI WPI. Awas Advokat Abal – Abal*
*The Dragon of FERADI WPI : Waketum Adv. Yulianto Kiswocahyono, S.H., S.E., BKP.*
*SUKINDAR WAKETUM DPP FERADI BERSAMA TIM HUKUM FERADI WPI DAN SUBUR JAYA LAWFIRM KAWAL IBU DARMINI PERSIAPAN GUGATAN DI PN KENDAL – DUGAAN LELANG CACAT HUKUM BRI KC KENDAL *
Rombongan diduga LSM Hadang dan Melakukan Pungli Truk Bermuatan BBM Resmi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Antisipasi Kerawanan Hari Libur, Kapolsek Kandat Pimpin Patroli di Jalur Kediri-Blitar

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Disambut Pedang Pora dan Atraksi Budaya, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono Resmi Pimpin Polda Jatim

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:08 WIB

Simbol Estafet Kepemimpinan, Pataka “Bhayangkara Satya Abhiyukta” Diserahkan kepada Irjen Pol Dekananto

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:06 WIB

Polri Mutasi 199 Personel, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:21 WIB

*BAS / Berita Acara Sumpah Advokat Donny Andretti Ketum FERADI WPI. Awas Advokat Abal – Abal*

Berita Terbaru