Bupati Sanggau Luncurkan Aplikasi ‘Lapor Pak Bupati’, Polres Sanggau: Ini Wujud Pemerintahan Responsif dan Transparan

- Penulis

Rabu, 30 Juli 2025 - 02:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau, Polda Kalbar – Pemerintah Kabupaten Sanggau resmi meluncurkan aplikasi digital “Lapor Pak Bupati” sebagai sarana komunikasi dua arah antara masyarakat dan pemerintah daerah. Peluncuran aplikasi ini digelar pada Selasa (29/7/2025) pukul 08.30 WIB di Ruang Musyawarah Daranante, Lantai I Kantor Bupati Sanggau, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau.

Acara peluncuran dihadiri langsung oleh Bupati Sanggau Drs. Yohanes Ontot, M.Si, didampingi Wakil Bupati Susana Herpena, S.Sos, M.H, serta dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi daerah, termasuk Kasubbagdalops Bag Ops Polres Sanggau AKP Sukiswandi dan Kasi TIK Polres Sanggau Aipda Heru Suyadi. Turut hadir pula Kasdim 1204/Sgu Mayor Arm Duloh, Ketua PN Sanggau Victor Suryadipta, S.H., para kepala OPD, camat se-Kabupaten Sanggau, lurah, serta tim pengembang aplikasi.

Baca juga : Edukasi Sejak Dini, Satlantas Kediri Kota Sapa Murid TK Plus Arrahman

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Sanggau menyatakan bahwa peluncuran aplikasi ini menjadi tonggak penting dalam transformasi pelayanan publik di Sanggau.

“Aplikasi ‘Lapor Pak Bupati’ bukan sekadar produk teknologi, melainkan jantung dari misi besar kami untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan, responsif, dan berbasis partisipasi publik,” tegasnya.

Aplikasi ini dibangun dengan fondasi tujuh pilar utama, antara lain memperkuat akuntabilitas pemerintah, memangkas birokrasi, menampung aspirasi warga, serta mempercepat transformasi menuju e-Government.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa aplikasi ini akan langsung dikelola oleh Sekretariat Daerah Kabupaten Sanggau untuk menjamin efektivitasnya.

Kasubbagdalops Bag Ops Polres Sanggau, AKP Sukiswandi, yang hadir mewakili Polres Sanggau, menyambut positif peluncuran ini.

Baca Juga:  Bangun Jembatan Persaudaraan Peserta Jambore SEKAMI Kunjungi GKII Imanuel Sintang

Ia menilai bahwa aplikasi “Lapor Pak Bupati” merupakan langkah cerdas dan strategis untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Kehadiran aplikasi ini bisa menjadi alat deteksi dini terhadap berbagai dinamika sosial di tengah masyarakat, termasuk potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Menurut AKP Sukiswandi, Polres Sanggau siap mendukung penuh inisiatif digital yang dilakukan oleh Pemkab Sanggau demi menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah. Ia berharap ke depan, koordinasi lintas sektor, khususnya terkait aduan masyarakat, bisa semakin cepat ditindaklanjuti secara tepat dan terukur.

Aplikasi ini juga dinilai sejalan dengan upaya Polri dalam mendukung terwujudnya pelayanan publik yang prima, cepat, dan humanis.

Baca juga : Offroad Ngajiro Resmi Ditutup, Kapolres dan Kajari Apresiasi Semangat Jelajah Bumi Anjuk Ladang

“Kami melihat ini sebagai bagian dari ekosistem pelayanan publik yang inklusif. Polres Sanggau akan selalu menjadi mitra strategis dalam memastikan setiap laporan masyarakat mendapat tindak lanjut yang berkeadilan,” tambah AKP Sukiswandi.

Bupati Sanggau juga menekankan pentingnya peran aktif seluruh ASN, mulai dari Sekda, kepala OPD, hingga kepala desa dan lurah dalam menyukseskan program ini.

Ia berharap aplikasi ini bisa menjadi media utama bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun ide konstruktif dalam membangun Kabupaten Sanggau yang lebih baik.

Dengan diluncurkannya aplikasi “Lapor Pak Bupati”, Kabupaten Sanggau memasuki babak baru dalam sejarah tata kelola pemerintahan yang lebih modern, terbuka, dan partisipatif. Aplikasi ini diharapkan menjadi jembatan emas antara suara rakyat dan aksi nyata pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026
Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma
Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.
Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang
Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan
Potensi Polarisasi Etnis Mengintai, Ketegasan KPK Dinilai Penting Jaga Stabilitas Kalimantan Barat.
BMKG Kembangkan Radar Cuaca Non-Polarimetrik untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Indonesia
Perkuat Sinergi dan Soliditas TNI, Komandan Kodaeral XII Terima Kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:28 WIB

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma

Minggu, 27 September 2026 - 14:42 WIB

Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:43 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan

Berita Terbaru