Cybertv.id-KEDIRI KOTA – Pentas kesenian tradisional Jaranan di Lapangan Voli, Lingkungan Tirtoudan, Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jawa Timur, Minggu (16/8/2026), berlangsung aman, lancar, dan kondusif.
Kegiatan yang digelar dalam rangka peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Bangsa (PHBN) Kelurahan Tosaren itu mendapat pengamanan dari jajaran Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota, Jawa Timur. Pengamanan dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menikmati pertunjukan dengan nyaman sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Personel pengamanan dipimpin Kanit Intelkam Polsek Pesantren AKP Nur Hidayat selaku perwira pengendali (Padal). Dalam pelaksanaannya, petugas ditempatkan di sejumlah titik yang dinilai membutuhkan pengawasan selama kegiatan berlangsung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain melakukan pengamanan secara terbuka, polisi juga memantau situasi di sekitar lokasi pertunjukan. Perhatian juga diarahkan ke area parkir serta akses keluar-masuk penonton untuk mengantisipasi tindak kriminalitas dan gangguan ketertiban lainnya.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi mengatakan, kehadiran polisi dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari pelayanan kepolisian sekaligus upaya menciptakan rasa aman bagi warga.
“Kami berupaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat berjalan aman, lancar dan kondusif. Selain itu, kegiatan kesenian tradisional seperti Jaranan juga perlu mendapat dukungan karena merupakan bagian dari pelestarian budaya yang menjadi warisan leluhur,” kata Kompol Siswandi, Minggu (16/8/2026).
Menurut dia, pengamanan tidak hanya diarahkan pada jalannya pertunjukan, tetapi juga pada situasi di lingkungan sekitar lokasi. Menurutnya, hal itu dilakukan karena keramaian masyarakat berpotensi menimbulkan berbagai gangguan apabila tidak diantisipasi sejak awal.
Pendekatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Polisi tidak hanya bertindak ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi berupaya hadir lebih awal untuk mencegah munculnya persoalan.
Di tengah suasana keramaian dan ueforia penonton, personel Polsek Pesantren tetap melakukan pemantauan secara berkala. Pengaturan situasi dilakukan dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasive humanis agar masyarakat dapat menikmati acara tanpa merasa terganggu.
Hingga kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Masyarakat yang hadir juga mengikuti pertunjukan dengan tertib sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.
“Pengamanan kegiatan kesenian tidak semata-mata menjaga ketertiban. Kehadiran polisi juga menjadi bagian dari upaya membangun ruang publik yang aman, tempat masyarakat dapat berkumpul sekaligus merawat kesenian tradisional yang hidup di tengah lingkungan mereka,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban selama mengikuti setiap kegiatan yang melibatkan banyak orang. “Sikap saling menghormati dan mematuhi aturan menjadi bagian penting agar kegiatan masyarakat dapat berlangsung aman serta memberikan manfaat bagi semua pihak,” pungkasnya.
(Djoko)














