Akhmat Munir Terpilih Ketua Umum PWI 2025–2030, Kalahkan Hendri CH. Bangun

- Penulis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- BEKASI – Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang digelar pada Sabtu, 30 Agustus 2025, di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Kominfo, Cikarang, Jawa Barat, menetapkan Akhmat Munir sebagai Ketua Umum PWI Pusat periode 2025–2030.

Dalam proses pemilihan, mantan Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA tersebut meraih 52 suara, unggul dari calon petahana Hendri CH. Bangun yang hanya memperoleh 35 suara.

Baca juga : Operasi Lalu Lintas Polres Pasuruan Berhasil Temukan Motor Hilang 7 Bulan di Jombang

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain memilih ketua umum, kongres juga menetapkan Atal S. Depari sebagai Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI setelah menang tipis dengan 44 suara, mengalahkan pesaingnya Sihono HT. yang memperoleh 42 suara.

Baca Juga:  Dari Tugu Khatulistiwa ke Keraton: Kolaborasi Wartawan Untuk Kemajuan Media

Kongres PWI 2025 ini mendapat perhatian luas lantaran digelar sebagai tindak lanjut dari kesepakatan damai pasca-kisruh internal yang terjadi setelah Kongres PWI di Bandung. Saat itu, Hendri CH. Bangun terpilih sebagai ketua umum, namun dualisme kepengurusan sempat menghambat roda organisasi.

Dengan kepemimpinan baru, Akhmat Munir bersama Atal S. Depari diharapkan mampu mengembalikan soliditas organisasi, memperkuat profesionalisme wartawan, serta menegakkan prinsip kebebasan pers yang bertanggung jawab di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026
Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma
Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.
Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang
Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan
Potensi Polarisasi Etnis Mengintai, Ketegasan KPK Dinilai Penting Jaga Stabilitas Kalimantan Barat.
BMKG Kembangkan Radar Cuaca Non-Polarimetrik untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Indonesia
Perkuat Sinergi dan Soliditas TNI, Komandan Kodaeral XII Terima Kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:28 WIB

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma

Minggu, 27 September 2026 - 14:42 WIB

Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:43 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan

Berita Terbaru