Aliansi Mahasiswa Perduli Kalimantan Barat, Gelar Unras di Kantor Pertamina Regional Kalimantan Cabang Pontianak

- Penulis

Jumat, 16 Agustus 2024 - 05:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id – Pontianak, Kalbar – Aliansi mahasiswa perduli Kalimantan Barat turun kejalan melakukan aksi didepan kantor pertamina Regional Kalimantan Cabang Pontianak, aksi ini didasari atas kabar yang sedang hangat dibicarakan sekarang. Ialah mengenai kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar.

Aksi unjuk rasa oleh Aliansi mahasiswa Kalimantan Barat ini dilakukan di halaman Kantor PT. Pertamina Jl. Letjen Sutoyo Kecamatan Pontianak Selatan dengan tema ”Pertamina Sarang Mafia”, Kamis ( 15/08/2024 ).

Dimana akibat kelangkaan BBM jenis solar bersubsidi ini membuat supir trak expedisi harus antri berhari – hari sehingga pasokan bahan pokok dan lainnya terhambat sehingga kinerja mereka menjadi kurang maksimal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bila kita bertolak dari sisi pertamina, mereka mengatakan melalui Arya Yusra Dwicandra Area Manager Communication Relation dan CSR Kalimantan bahwa BBM bersubsidi jenis solar aman untuk wilayah kalimantan barat. Mereka berpendapat bahwa mereka menyalurkan BBM bersubsidi jenis solar tepat sasaran dan sesuai kouta yang ada. Terhitung dari bulan januari hingga juni tahun 2024 sudah tersalur 165 (kilo liter) dari 396 (kilo Liter) BBM bersubsidi jenis solar.

” Namun berbanding terbalik dengan apa yang disampaikan oleh supir truck. Mereka mengatakan bahwa BBM subsidi jenis solar langka di Kalimantan Barat, para supir truck logistik harus antri berhari-hari untuk mendapatkan solar bersubsidi,” Krisman Arifin ( Ketua GMKI Cabang Pontianak )

Baca Juga:  Operasi Keselamatan Semeru 2026 Polres Malang Fokus Tekan Angka Kecelakaan

Ketika mobil pertamina datang membawa solar subsidi kepada SPBU, terdapat mobil siluman (Mafia Solar) yang mengambil solar menggunakan dirigen, sehingga para supir truck hanya mendapatkan sisa dari mobil siluman tersebut. Akibatnya banyak supir truk yang tidak kebagian BBM Subsidi jenis solar, padahal mereka sudah antri berhari-hari, tegas Krisman.

Maka atas dasar permasalahan kelangkaan BBM Bersubsidi tersebut, kami ALIANSI MAHASISWA PEDULI KALIMANTAN BARAT yang terdiri dari (GMKI, PMKRI, PMII Raya dan Rumah Diskusi) Pontianak menyampaikan Empat ( 4 ) poin tuntutan kepada Pertamina Regional Kalimantan Cabang Pontianak

1. Menuntut pertamina untuk menyalurkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tepat sasaran.

2. Menuntut pertamina agar mengevaluasi penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kepada SPBU yang ada di Kalbar, serta meminta kekonsistenan pengawasan pihak pertamina dan kepolisian

3. Menuntut pertamina untuk menindak tegas pihak-pihak terkait dalam penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar.

4. Meminta pertamina memberikan sanksi administratif dan melaporkan pengelola SPBU yang melakukan penyelewengan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kepada otoritas terkait.

ALIANSI MAHASISWA PEDULI KALIMANTAN BARAT melalui Krisman menegaskan apabila masih terjadi kelangkaan BBM Subsidi jenis solar dalam seminggu kedepan maka akan kembali melakukan unjuk rasa dengan masa aksi yang lebih banyak dan melibatkan supir truk ekspedisi.

Sumber : Krisman Arifin ( Ketua GMKI Cabang Pontianak )
Publisher : tim red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bimtek Nasional Fraksi Hanura Tekankan Disiplin Pemilu, Sinkronisasi Kebijakan Pusat–Daerah Jadi Sorotan
Hairil Tami (Pelapor) Soroti Lambannya Penanganan Dugaan Penggelapan oleh Aipda Akhmad Rifai Unit II Harda di Polres Metro Bekasi Kab.*
KaPolres Metro Bekasi Kab. Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H. & Aipda Akhmad Rifai Tidak merespon Permintaan SP2HP terbaru dari HAIRIL TAMI (pelapor) kecewa sekali*
9 Bulan aduan tak ada kejelasan, Hairil Tami pertanyakan kinerja Aipda A. Rifai Unit II HARDA Polres Metro Bekasi Kab., Kepemimpinan Kapolres Kombes Pol. Sumarni disorot.*
Pendidikan Indonesia perlu refleksi dan waras* *Pendidikan Nasional : Bukan Cuma Soal Sekolah, Tapi Soal Masa Depan Negara Kesatuan Republik Indonesia*
Polrestabes Surabaya Siagakan 3.670 Personel Pelayanan Pengamanan May Day 2026
Polri Jamin Hak Konstitusional Buruh Saat May Day, Pengamanan Humanis Dikede­pankan
Polres Mojokerto Kota Amankan Barang Bukti Ungkap Narkoba Senilai 1,1 Miliar
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:19 WIB

Bimtek Nasional Fraksi Hanura Tekankan Disiplin Pemilu, Sinkronisasi Kebijakan Pusat–Daerah Jadi Sorotan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:49 WIB

Hairil Tami (Pelapor) Soroti Lambannya Penanganan Dugaan Penggelapan oleh Aipda Akhmad Rifai Unit II Harda di Polres Metro Bekasi Kab.*

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:45 WIB

KaPolres Metro Bekasi Kab. Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H. & Aipda Akhmad Rifai Tidak merespon Permintaan SP2HP terbaru dari HAIRIL TAMI (pelapor) kecewa sekali*

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:43 WIB

9 Bulan aduan tak ada kejelasan, Hairil Tami pertanyakan kinerja Aipda A. Rifai Unit II HARDA Polres Metro Bekasi Kab., Kepemimpinan Kapolres Kombes Pol. Sumarni disorot.*

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:21 WIB

Pendidikan Indonesia perlu refleksi dan waras* *Pendidikan Nasional : Bukan Cuma Soal Sekolah, Tapi Soal Masa Depan Negara Kesatuan Republik Indonesia*

Berita Terbaru