Lapor Pak Kapolri dan Pak Kapolda serta BPH Migas: Usut Tuntas SPBU 64.788.03 Menjadi Tempat Sarang Mafia BBM Bersubsidi

- Penulis

Rabu, 7 Agustus 2024 - 01:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CYBERTV.ID – KETAPANG – KALBAR, dalam beberapa waktu terakhir, mencuat masalah serius terkait operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 64.788.03 yang terletak di Ketapang, Kalimantan Barat. Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di lokasi ini diduga telah disalahgunakan dengan melibatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kondisi ini menimbulkan keresahan di masyarakat, terutama bagi mereka yang bergantung pada BBM bersubsidi untuk keperluan sehari-hari.

Informasi yang diperoleh dari sejumlah sumber di lapangan menunjukkan, SPBU 64.788.03 tampak beroperasi dengan santainya, bahkan tanpa rasa takut melakukan praktik pengisian BBM bersubsidi ke dalam drum yang berada di dalam mobil pickup.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Praktik ini dapat dikategorikan sebagai tindakan ilegal yang merugikan masyarakat, mengingat bahan bakar bersubsidi seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak dan tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan individu atau kelompok tertentu.

Pengisian BBM bersubsidi ke dalam kendaraan yang tidak lazim ini menimbulkan dugaan bahwa SPBU tersebut telah menjadi tempat sarang mafia BBM bersubsidi.

Terlebih lagi, tindakan ini berlangsung di hadapan masyarakat, seolah-olah tidak ada pengawasan dari aparat penegak hukum (APH) yang seharusnya bertugas untuk menegakkan aturan dan menjaga keadilan di tengah masyarakat.

Keberadaan mafia BBM bersubsidi ini bukan hanya mencoreng citra institusi yang berwenang, tetapi juga berpotensi menimbulkan permasalahan yang lebih luas.

Baca Juga:  Polda Jatim Dirikan Dapur Lapangan di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Jika hal ini terus dibiarkan, maka akan berdampak pada kelangkaan BBM bersubsidi bagi masyarakat yang berhak, serta dapat memicu konflik sosial akibat ketidakadilan dalam distribusi sumber daya energi.

Dalam konteks ini, kami mendesak kepada Kapolri, Kapolda Kalimantan Barat, serta Badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas) untuk segera mengambil langkah tegas.

Penegakan hukum yang serius dan menyeluruh perlu dilakukan, termasuk melakukan penyidikan mendalam terhadap praktik ilegal yang terjadi di SPBU 64.788.03.

Selain itu, diperlukan juga audit secara transparan terhadap seluruh proses distribusi dan penyaluran BBM bersubsidi di wilayah tersebut untuk memastikan tidak ada lagi pihak-pihak yang meraup keuntungan secara ilegal.

Hingga berita ini di terbitkan, pihak SPBU 64.788.03 belum dapat dihubungi untuk memberikan klarifikasi atau konfirmasi terkait dugaan yang beredar.

Masyarakat berharap agar pihak berwenang segera mengambil tindakan yang diperlukan agar hal serupa tidak terulang di masa mendatang.

Kondisi ini menjadi sebuah alarm bagi seluruh pihak terkait untuk lebih serius dalam menangani dugaan praktik mafia BBM.

Masyarakat berhak mendapatkan akses yang adil dan transparan terhadap BBM bersubsidi, tanpa adanya intervensi pihak-pihak yang berkepentingan.

Mari kita bersama-sama mendorong penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan demi kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan, Kapolsek Kandat Turun Langsung Temui Petani
Polres Blitar Ungkap Kasus Dugaan Penimbunan 1.030 Liter BBM Bersubsidi
Wartawan Senior Aat Surya Safaat Bangga OKK PWI Kalbar di Sanggau Terima 50 Karangan Bunga.
Cangkrukan Kamtibmas, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Serap Aspirasi Pekerja Pasar Pabean
Di Tengah Pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, Polres Kediri Kota Gelar Patroli Gabungan Antisipasi Aksi “ Rabu Gaul “
Hadiah Hari Jadi KE – 81 Jatim, Pemprov Bebaskan Denda Dan Bebaskan Pajak Daerah Mulai 1 Oktober – 30 November 2026
NNCC Tiongkok Apresiasi Polri Ungkap Jaringan Narkotika Internasional di Aceh
Kapolri Terima Kunjungan Delegasi Kementerian Keamanan Publik Tiongkok, Perkuat Kerja Sama Pemberantasan Narkotika
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kapolsek Kandat Turun Langsung Temui Petani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:27 WIB

Polres Blitar Ungkap Kasus Dugaan Penimbunan 1.030 Liter BBM Bersubsidi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Wartawan Senior Aat Surya Safaat Bangga OKK PWI Kalbar di Sanggau Terima 50 Karangan Bunga.

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Cangkrukan Kamtibmas, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Serap Aspirasi Pekerja Pasar Pabean

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Tengah Pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, Polres Kediri Kota Gelar Patroli Gabungan Antisipasi Aksi “ Rabu Gaul “

Berita Terbaru