PT CCUK dan KDEI Taipei Memberikan Klarifikasi Tentang Kronologi Penanganan Almarhumah Ratna Kesumasari di Taiwan

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id-KEDIRI – Viralnya berita di medsos kasus almarhumah Ratna Kesumasari, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Kediri yang meninggal dunia di Taiwan, mendapat klarifikasi resmi pada Minggu, 1 Maret 2026 siang, dari pihak PT Citra Catur Utama Karya (CCUK) dan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei.

Direktur PT CCUK, menyampaikan bahwa almarhumah berangkat ke Taiwan pada tahun 2014 melalui PT CCUK. Berdasarkan informasi yang beredar, sejak keberangkatan tersebut hingga tahun 2026, yang bersangkutan diketahui tidak pernah kembali ke Indonesia.

Disampaikan pula bahwa almarhumah melakukan perpanjangan masa kerja, dan dalam perjalanannya sempat berstatus tidak sesuai prosedur (kabur), namun tetap berada di Taiwan hingga akhir hayatnya pada tahun 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan yang disampaikan, Ratna ditemukan warga dalam kondisi sakit di tepi jalan dan kemudian ditangani oleh pihak kepolisian setempat sebelum dirujuk ke rumah sakit. Sejak 18 Desember 2025, kasus almarhumah tersebut mendapat perhatian dan pendampingan dari KDEI Taipei setelah pihak Chiayi Christian Hospital menginformasikan bahwa ia almarhum sempat dirawat karena sakit kanker serviks stadium akhir.

Dalam proses perawatan, bahwa almarhumah menyatakan memeluk agama Kristen Protestan. Dan Ia mengaku sebelumnya mengganti keterangan agama menjadi Islam dalam dokumen kependudukan untuk kepentingan administratif pernikahan dengan seorang laki-laki Muslim yang kini telah meninggal dunia.

Melalui komunikasi langsung, termasuk video call pada 19 Desember 2025, almarhumah menyampaikan bahwa dirinya hidup sebatang kara, tidak memiliki orang tua, suami, anak, saudara maupun kerabat yang dapat dihubungi. Dalam pernyataannya, ia juga secara tegas meminta apabila meninggal dunia agar ditangani dengan tata cara Kristen Protestan.

Baca Juga:  Polres Mojokerto Amankan Tersangka Pengedar Narkoba Sita 17,69 Gram Sabu

Pada 15 Januari 2026, pihak terkait kembali menemui dokter yang merawat. Secara medis dijelaskan bahwa kondisi kanker telah menyebar ke organ lain atau komplikasi dan peluang kesembuhan sangat kecil. Dalam kesempatan itu, almarhumah kembali menegaskan keinginannya terkait tata cara penanganan jenazah.

Ratna Kesumasari meninggal dunia pada 22 Januari 2026. Selanjutnya, pada 29 Januari 2026, dengan menghormati keinginan almarhumah semasa hidup, KDEI Taipei bersama komunitas dan Perkumpulan Kristen Indonesia di Taiwan melaksanakan ibadah penghiburan dan proses kremasi sesuai tata cara Kristen Protestan. Disebutkan pula bahwa pihak komunitas Kristen Indonesia di Taiwan bersedia menanggung biaya kremasi tersebut.

Abu jenazah kemudian ditaburkan di kompleks Rumah Duka Zhongli, Taiwan, sesuai tata cara yang berlaku.

Peristiwa ini menjadi refleksi bersama, khususnya bagi para Pekerja Migran Indonesia, agar tetap bekerja sesuai prosedur resmi dan tidak mengambil langkah di luar mekanisme yang berlaku. Status kerja yang tidak sesuai aturan dapat berdampak pada keterbatasan akses perlindungan hukum maupun layanan kesehatan, termasuk ketika membutuhkan pengobatan secara resmi.

Masyarakat dan calon PMI diimbau untuk memastikan kelengkapan dokumen, kepatuhan terhadap aturan keimigrasian, serta menjaga komunikasi dengan keluarga dan perwakilan resmi pemerintah di luar negeri.

Klarifikasi ini disampaikan untuk memberikan gambaran utuh kepada publik serta menghindari kesimpangsiuran informasi yang beredar.

Semoga almarhumah Ratna Kesumasari di terima dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan peristiwa ini menjadi pembelajaran bersama dalam memperkuat sistem perlindungan PMI ke depan.
(Jk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua pelaku pengeroyokan di kota kediri ditangkap satreskrim polres kediri kota
Satreskrim polres kediri kota tangkap sepasang pelaku pembuat video pornografi
Jaga Stabilitas, Lapas Kediri dan Polres Kediri Kota Perkuat Kerja Sama
Peringatan May Day di Stadion Gejos Berjalan Kondusif, Kapolres Gresik Apresiasi Elemen Buruh
Brimob Polda Jatim Sabet 4 Emas Kejurprov MMA Surabaya
Polda Jatim Musnahkan 22,226 Kg Kokain, Tegaskan Komitmen Perang Melawan Narkoba
Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Tersangka Pembunuhan di Wonokusumo Surabaya
Polres Magetan Maksimalkan Satkamling, Ronda Malam Jaga Lingkungan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:08 WIB

Dua pelaku pengeroyokan di kota kediri ditangkap satreskrim polres kediri kota

Senin, 4 Mei 2026 - 17:06 WIB

Satreskrim polres kediri kota tangkap sepasang pelaku pembuat video pornografi

Senin, 4 Mei 2026 - 17:04 WIB

Jaga Stabilitas, Lapas Kediri dan Polres Kediri Kota Perkuat Kerja Sama

Senin, 4 Mei 2026 - 16:54 WIB

Peringatan May Day di Stadion Gejos Berjalan Kondusif, Kapolres Gresik Apresiasi Elemen Buruh

Senin, 4 Mei 2026 - 16:51 WIB

Brimob Polda Jatim Sabet 4 Emas Kejurprov MMA Surabaya

Berita Terbaru

Berita

Brimob Polda Jatim Sabet 4 Emas Kejurprov MMA Surabaya

Senin, 4 Mei 2026 - 16:51 WIB