Warga Sungai Alai yang Hilang Saat Mencari Rotan Ditemukan Meninggal di Sungai Kapuas

- Penulis

Rabu, 27 Mei 2026 - 05:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sanggau, Polda Kalbar – Cybertv.id

Suasana duka menyelimuti warga Desa Sungai Alai, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, setelah seorang pria bernama Johin (50) ditemukan meninggal dunia di perairan Sungai Kapuas, tepatnya di wilayah Desa Sungai Mayam, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, pada Selasa pagi, 26 Mei 2026.

Penemuan jasad korban pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 WIB setelah jajaran Polsek Meliau menerima informasi dari masyarakat terkait adanya mayat laki-laki yang mengapung di aliran Sungai Kapuas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Meliau segera melakukan koordinasi bersama tim medis dari Puskesmas Meliau untuk mendatangi lokasi penemuan jasad. Aparat kepolisian bersama petugas kesehatan kemudian melakukan pemeriksaan awal dan pengumpulan keterangan di lokasi kejadian.

Dari hasil identifikasi diketahui korban bernama Johin, warga Dusun Sungai Kodang, Desa Sungai Alai, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau. Korban sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari rotan menggunakan speed air berbodi kayu bermesin 2 PK di kawasan seberang Dusun Sungai Kodang.

Kapolsek Meliau, IPTU Supar, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak keluarga dan warga setempat, korban berangkat mencari rotan pada Minggu pagi, 24 Mei 2026 sekitar pukul 08.00 WIB seorang diri menggunakan speed air miliknya.

“Korban diketahui pergi mencari rotan menggunakan speed air kecil bermesin 2 PK. Namun beberapa jam kemudian, perahu milik korban ditemukan warga dalam kondisi terbalik di sekitar Jetty PT MAS,” ujar IPTU Supar saat memberikan keterangan terkait peristiwa tersebut.

Kapolsek mengatakan, sekitar pukul 11.00 WIB pada hari yang sama, seorang warga bernama Agus Susanto menemukan speed air korban dalam kondisi terbalik di tepian Sungai Kapuas. Temuan itu kemudian diinformasikan kepada warga lainnya untuk mencari keberadaan pemilik perahu.

Baca Juga:  Polsek Bonti Tangkap Pemuda Diduga Miliki Sabu di Dalam Rumah

Warga bersama keluarga korban langsung melakukan pencarian dengan menyusuri aliran Sungai Kapuas serta area hutan di sekitar lokasi korban diduga hilang. Upaya pencarian dilakukan hingga malam hari, namun korban belum berhasil ditemukan.

“Pencarian sempat dihentikan sekitar pukul 20.00 WIB karena kondisi cuaca memburuk dan situasi sudah malam. Selanjutnya warga terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan pihak terkait untuk melakukan pencarian lanjutan,” ungkap IPTU Supar.

Setelah jasad korban ditemukan pada Selasa pagi, pihak Polsek Meliau bersama tim medis, Basarnas, pemerintah desa, dan keluarga korban melakukan pemeriksaan terhadap kondisi fisik korban di lokasi penemuan mayat sebelum dievakuasi.

Hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Meliau menyatakan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tim medis menyimpulkan korban meninggal dunia akibat tenggelam yang menyebabkan gagal bernapas atau kekurangan oksigen saat berada di dalam air.

IPTU Supar menegaskan bahwa hasil penyelidikan awal dan keterangan keluarga menunjukkan kejadian tersebut murni merupakan musibah. Pihak keluarga korban juga menyatakan menerima peristiwa tersebut dengan ikhlas dan tidak menuntut pihak manapun.

“Dari hasil koordinasi dan pulbaket bersama keluarga, mereka memahami bahwa kejadian ini adalah musibah. Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi,” jelas IPTU Supar.

Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan.

Kepolisian turut mengimbau masyarakat yang beraktivitas di Sungai Kapuas agar selalu memperhatikan faktor keselamatan, terutama saat cuaca kurang bersahabat dan menggunakan sarana transportasi air dengan perlengkapan yang memadai. _(Dny Ard / Humas Res Sgu)_

Editor : Yohanes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolsek Meliau Pimpin Langsung Sosialisasi Anti-PETI, Banner Larangan Dipasang di Sejumlah Titik
Ban Pecah, Truk Bermuatan Sawit Terbalik di Jalur Batang Tarang-Tayan Hulu
Tujuh Paket Diduga Sabu Diamankan dalam Operasi Dini Hari di Sekayam
Respon Cepat Aduan Warga, Polres Sanggau Turun Langsung Telusuri Dugaan Aktivitas PETI di Tayan Hulu
Patroli Perintis Presisi Polres Sanggau Intensif Digelar, Jaga Stabilitas Kamtibmas dan Cegah Kriminalitas
Polda Kalbar Selidiki Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Lima Saksi Diperiksa.
Momentum Idul Adha 1447 H, Polda Kalbar Tebar Kepedulian Lewat Penyaluran 147 Hewan Kurban
Ratusan Warga Meriahkan Pawai Takbiran di Entikong, Polisi Siaga Amankan Jalur
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 04:38 WIB

Kapolsek Meliau Pimpin Langsung Sosialisasi Anti-PETI, Banner Larangan Dipasang di Sejumlah Titik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:13 WIB

Ban Pecah, Truk Bermuatan Sawit Terbalik di Jalur Batang Tarang-Tayan Hulu

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:00 WIB

Tujuh Paket Diduga Sabu Diamankan dalam Operasi Dini Hari di Sekayam

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:48 WIB

Respon Cepat Aduan Warga, Polres Sanggau Turun Langsung Telusuri Dugaan Aktivitas PETI di Tayan Hulu

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:37 WIB

Patroli Perintis Presisi Polres Sanggau Intensif Digelar, Jaga Stabilitas Kamtibmas dan Cegah Kriminalitas

Berita Terbaru