Tuntut Ketegasan, Warga Minta Pemkot Setop Pembangunan Menara Indosat Tanpa Izin

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cyber tv.id – Pontianak — Polemik pembangunan menara telekomunikasi Indosat di Gang Bersama II, Kelurahan Sungai Jawi Dalam, kembali memasuki babak baru. Pada hari ini 4 Desember 2025, Amel, Syarifah Rosnah, serta beberapa warga lainnya secara resmi mendatangi Kantor Wali Kota Pontianak. Mereka didampingi Kabid Humas DPD GWI Kalbar, Muchlisin, untuk meminta penjelasan dan tindakan tegas pemerintah atas pembangunan menara yang disebut warga tidak memiliki izin lengkap dan tengah menjadi sorotan publik.

Kedatangan rombongan warga diterima langsung oleh Kepala Bagian Hukum Setda Kota Pontianak, Ferry Abdi, SH., MH, di ruang kerjanya. Dalam pertemuan tersebut, warga memaparkan kronologi, dugaan pelanggaran prosedur, serta keresahan sosial yang timbul akibat aktivitas pembangunan menara yang terus berjalan meski masih dipersoalkan.

Ferry Abdi menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam. Ia menyampaikan komitmennya untuk menuntaskan polemik ini secara profesional dan sesuai regulasi. Ia juga menyatakan bahwa pihaknya akan memanggil sejumlah kepala dinas terkait, termasuk Diskominfo dan OPD lainnya yang berhubungan dengan perizinan pada hari selasa 9 Desember guna memastikan ada atau tidaknya kesalahan administrasi maupun pelanggaran hukum dalam proses pembangunan dan perizinan.

Warga menyampaikan tuntutan agar Pemerintah Kota Pontianak segera melakukan pemblokiran kegiatan pembangunan menara secara legal, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurut mereka, langkah ini penting untuk mencegah konflik horizontal yang semakin memanas di lapangan. Salah satu opsi yang diusulkan warga adalah pemasangan police line atau penanda resmi sebagai bentuk penghentian sementara aktivitas di lokasi.

Amel, salah satu warga yang rumahnya berada dekat lokasi proyek, kembali menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar penolakan, tetapi menyangkut keselamatan, transparansi izin, dan kepastian hukum. Sementara itu, Syarifah Rosnah menilai pemerintah harus segera turun tangan agar tidak terjadi gesekan antarwarga yang merasa dirugikan.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu langkah tegas dari Pemkot Pontianak. Polemik menara Indosat di Gang Bersama II kini menjadi perhatian luas, dan masyarakat berharap penanganan pemerintah dilakukan cepat, transparan, serta sesuai aturan agar tidak menimbulkan dampak sosial yang lebih besar. Novi)

Sumber : Kabid Humas DPD GWI Kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekan Angka Pengangguran, Kapolres Kediri Kota Gandeng Lembaga Pelatihan Kerja Lewat Program Poliran
Ops Patuh Semeru, Kapolres Kediri Turun ke Jalan Kedepankan Edukasi Pengendara
Dukung Kapolri, SSDM Polri Perkuat Kompetensi Calon Direktur dan Kapolres
Gelar Operasi KRYD, Polrestabes Surabaya Sita 5.385 Botol Miras Ilegal
Karhutla Mereda, Polda Riau Siapkan 260 Plang Cegah Kebakaran Berulang
Dukung Ketahanan Pangan, Kapolsek Kandat Turun Langsung Temui Petani
Polres Blitar Ungkap Kasus Dugaan Penimbunan 1.030 Liter BBM Bersubsidi
Wartawan Senior Aat Surya Safaat Bangga OKK PWI Kalbar di Sanggau Terima 50 Karangan Bunga.
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Tekan Angka Pengangguran, Kapolres Kediri Kota Gandeng Lembaga Pelatihan Kerja Lewat Program Poliran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Ops Patuh Semeru, Kapolres Kediri Turun ke Jalan Kedepankan Edukasi Pengendara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Dukung Kapolri, SSDM Polri Perkuat Kompetensi Calon Direktur dan Kapolres

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Gelar Operasi KRYD, Polrestabes Surabaya Sita 5.385 Botol Miras Ilegal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Karhutla Mereda, Polda Riau Siapkan 260 Plang Cegah Kebakaran Berulang

Berita Terbaru