TANJAK Jadi Solusi, Imigrasi Pontianak Layani Paspor Warga Sakit Tanpa Harus Beranjak

- Penulis

Jumat, 3 April 2026 - 04:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cyber tv.id – PONTIANAK, — Di sebuah ruang perawatan, waktu berjalan lebih pelan. Seorang pasien terbaring, dengan keterbatasan yang membuat langkah menjadi hal yang tak lagi sederhana. Di titik inilah negara memilih untuk tidak menunggu—melainkan datang.

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak menghadirkan layanan prioritas bertajuk TANJAK (Tanpa Beranjak), sebuah pendekatan pelayanan keimigrasian yang memungkinkan pemohon dalam kondisi sakit tetap memperoleh haknya tanpa harus meninggalkan tempat perawatan.

Melalui layanan ini, seluruh tahapan penting dalam permohonan paspor—mulai dari verifikasi berkas, wawancara, hingga perekaman biometrik—dilaksanakan langsung di lokasi pemohon. Rumah sakit, rumah tinggal, hingga ruang perawatan menjadi perpanjangan tangan dari ruang layanan negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini lahir dari kesadaran sederhana namun mendasar: tidak semua warga memiliki kemampuan fisik untuk mengakses layanan publik secara konvensional. Dalam kondisi sakit, berpindah tempat bukan sekadar aktivitas, melainkan risiko.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Sam Fernando, menegaskan bahwa pelayanan publik harus mampu menyesuaikan diri dengan realitas masyarakat yang dilayani.

Baca Juga:  PETI Gila, Pelaku Kebal Hukum, Polda Tidak Dianggap, Warga Harap Mabes TNI Ikut Terjun

“Negara tidak boleh kaku. Ketika masyarakat dalam kondisi tidak memungkinkan untuk datang, maka pelayananlah yang harus bergerak,” ujarnya.

TANJAK bukan sekadar inovasi prosedural, melainkan penegasan arah baru birokrasi yang lebih responsif dan berempati. Di tengah tuntutan efisiensi dan digitalisasi, layanan ini justru menegaskan pentingnya sentuhan langsung—hadir secara fisik di saat yang paling dibutuhkan.

Bagi pasien dan keluarga, kehadiran petugas bukan hanya membawa layanan, tetapi juga kepastian. Bahwa di tengah keterbatasan, hak administratif tetap dapat diakses tanpa menambah beban.

Di ruang-ruang perawatan itu, negara tidak hadir sebagai institusi yang jauh dan formal. Ia datang lebih dekat—tenang, bekerja dalam diam, memastikan satu hal: bahwa pelayanan tetap berjalan, bahkan ketika warganya tak mampu beranjak.

Novi/ Hms

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hangatnya Kebersamaan, Polres Kediri Kota Sholat Jumat Bersama Warga
Bantuan Sumur Bor dari Polres Kediri Jangkau Warga Sidomulyo
Tanjungpura Army Shooting Club GELAR RAPAT PENGURUS, KETUA PERBAKIN KOTA PONTIANAK DIJADWALKAN HADIR
Antisipasi Banjir, Babinsa Koramil Bakung Ajak Warga Kerja Bakti Bersihkan Sungai
Wakapolri Dorong Brimob Tingkatkan Kapabilitas, Siap Hadapi Tantangan Baru
Gerakan Tanam Pohon, Polres Bondowoso Hijaukan Bukit Bintang
Polres Blitar Kota Ungkap Jaringan Curanmor Lintas Daerah, Amankan Dua Tersangka
Polres Trenggalek Tanam Ratusan Pohon Beringin di Lahan Kritis Jaga Sumber Air
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:09 WIB

Hangatnya Kebersamaan, Polres Kediri Kota Sholat Jumat Bersama Warga

Jumat, 24 April 2026 - 09:29 WIB

Bantuan Sumur Bor dari Polres Kediri Jangkau Warga Sidomulyo

Jumat, 24 April 2026 - 09:25 WIB

Tanjungpura Army Shooting Club GELAR RAPAT PENGURUS, KETUA PERBAKIN KOTA PONTIANAK DIJADWALKAN HADIR

Jumat, 24 April 2026 - 03:57 WIB

Antisipasi Banjir, Babinsa Koramil Bakung Ajak Warga Kerja Bakti Bersihkan Sungai

Jumat, 24 April 2026 - 03:56 WIB

Wakapolri Dorong Brimob Tingkatkan Kapabilitas, Siap Hadapi Tantangan Baru

Berita Terbaru