SPBU nomor 64.786.14 Di Masuka melakukan aktivitas pengisian menggunakan drum dan jerigen.

- Penulis

Jumat, 10 Januari 2025 - 03:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINTANG – Cybertv.id , SPBU nomor 64.786.14 yang terletak di masuka Kabupaten Sintang baru-baru ini menjadi sorotan setelah terjadinya aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) dalam jumlah besar menggunakan drum dan jerigen.

Dari hasil pantauan media, terlihat tiga unit pickup sedang melakukan pengisian BBM ke dalam beberapa jerigen dan drum yang tersedia di kendaraan mereka. Aktivitas ini menimbulkan berbagai pertanyaan di kalangan masyarakat terkait legalitas serta dampak dari pengisian BBM dalam kemasan besar tersebut.

Kegiatan pengisian BBM ke dalam wadah yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku ini dapat menimbulkan sejumlah risiko, baik bagi keselamatan maupun lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sesuai dengan regulasi yang berlaku, pengisian BBM ke dalam drum dan jerigen tidak hanya memerlukan izin khusus, tetapi juga harus memenuhi standar keselamatan yang ketat untuk menghindari risiko kebakaran dan pencemaran lingkungan.

Masyarakat setempat mengungkapkan kebingungan dan keprihatinan atas kegiatan ini. Banyak yang mempertanyakan apakah SPBU tersebut memiliki izin untuk melakukan pengisian BBM ke dalam kemasan non-standar.

“Kami khawatir jika kegiatan ini terus berlanjut, akan ada dampak buruk bagi lingkungan dan keamanan warga,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Dalam situasi ini, pihak berwenang diharapkan dapat segera melakukan penelusuran dan investigasi terhadap aktivitas yang terindikasi melanggar ketentuan tersebut.

Baca Juga:  Tinjau 2 Gereja, Kapolri Pastikan Pengamanan dan Pelayanan Misa Malam Natal

Pengawasan terhadap SPBU dan kegiatan pengisian BBM dalam jumlah besar perlu diperketat, terutama menjelang musim tertentu yang biasanya mengalami peningkatan permintaan BBM.

Pihak Pertamina, yang mengelola SPBU tersebut, diharapkan untuk memberikan klarifikasi terkait legalitas dari aktivitas pengisian BBM ini.

Dalam beberapa kesempatan, Pertamina menegaskan bahwa semua operasional SPBU harus mengikuti regulasi yang ada demi menjaga keselamatan dan keamanan.

Namun, jika terbukti ada pelanggaran, maka sanksi tegas perlu diterapkan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Dalam konteks yang lebih luas, fenomena penggunaan drum dan jerigen untuk menyimpan BBM mencerminkan adanya kebutuhan mendesak di masyarakat, tetapi juga menyoroti kurangnya pemahaman tentang regulasi yang ada.

Edukasi mengenai bahaya dan regulasi yang mengatur penyimpanan serta pengisian BBM perlu ditingkatkan, baik kepada masyarakat maupun para pelaku usaha agar kejadian serupa tidak terulang.

Melihat kondisi ini, diharapkan pihak berwenang, baik dari pemerintah daerah maupun instansi terkait lainnya, dapat mengambil langkah-langkah preventif untuk menghindari potensi bahaya dan memastikan bahwa semua aktivitas distribusi BBM dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran juga akan memberikan efek jera dan mendukung terciptanya ketertiban di masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Perlindungan Jemaah dengan Arab Saudi
Babinsa Kandangan Dampingi Petani Lakukan Penyemprotan POC Untuk Tingkatkan Pertumbuhan Jagung
Sudirlam : “14 tahun rakyat transmigrasi Air Balui diduga dirampas haknya, kami akan perjuangkan tanpa pamrih”*
Sudirlam Penanggung jawab Aksi Damai 2-3Juni2026. Sudirlam Gebrak Negara,14 thn rakyat transmigrasi Air Balui diduga dirampas haknya, Dimana Sumpah Janji Penyelenggara Negara*
Kehadiran Wakapolres Kediri Kota Warnai Penyaluran Bantuan Sosial Gubernur Jatim di Balai Kota Kediri
Kerja Bakti Bangun MCK Babinsa Gandean Bersama Warga, Tingkatkan Kesehatan Lingkungan
Wakapolri Tekankan Digitalisasi Layanan dan Inovasi Tilang Elektronik pada Rakernis Fungsi Lantas 2026
Jawab Rekomendasi KPRP, Polri Perkuat Digitalisasi Pelayanan Publik Lewat Inovasi Korlantas
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:10 WIB

Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Perlindungan Jemaah dengan Arab Saudi

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:08 WIB

Babinsa Kandangan Dampingi Petani Lakukan Penyemprotan POC Untuk Tingkatkan Pertumbuhan Jagung

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:07 WIB

Sudirlam : “14 tahun rakyat transmigrasi Air Balui diduga dirampas haknya, kami akan perjuangkan tanpa pamrih”*

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:28 WIB

Kehadiran Wakapolres Kediri Kota Warnai Penyaluran Bantuan Sosial Gubernur Jatim di Balai Kota Kediri

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:10 WIB

Kerja Bakti Bangun MCK Babinsa Gandean Bersama Warga, Tingkatkan Kesehatan Lingkungan

Berita Terbaru