Soal Pergeseran Pejabat : Gubernur Dan Wakil Miskomunikasi

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025 - 05:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id -; Pontianak – Proses perekrutan, pergeseran dan penempatan jabatan strategis dilingkungan Pemerintah Propinsi Kalimantan Barat, yang baru saja tertuang di periode Ria Norsan, ditanggapi lemes oleh berbagai kalangan masyarakat.

Perbedaan yang mencolok, kata Kordinator Jaringan Aspirasi Indonesia Kalimantan Barat, dulu implementasi proses itu sangat selektif, tidak sembarangan dan ada fase tingkatan yang harus dilalui. Disitu unsur kualitas, kapabilitas maupun indeks prestasi kerja yang pernah dicapai, masuk dalam katagori bentuk penilaian.

Sekarang, metode akademik tadi, justru dibuang, tidak dipakai lagi dan cendrung menggunakan pola kepentingan pribadi, politik, kelompok, saudara, kawan, TIM maupun wujud balas jasa,

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Konsepnya sudah tidak karuan. Disini, asalkan Bapak senang, enak dan bisa diatur, dialah yang menduduki posisi basah, kendati orang tersebut pernah bermasalah, kantor dinasnya sempat digrebek Polda serta diproses hukum hingga keranah pengadilan.

” Sementara mereka yang punya dedikasi tinggi, kemampuan merumuskan program termasuk torehan prestasi kerja yang pernah diraih, malah tersingkir oleh keinginan tersembunyi dari para pengambil kebijakan, ” terang fatih Prambanan.

Baca Juga:  Polres Kediri Kota Intensifkan KRYD Akhir Pekan untuk Menjaga Kondusifitas Wilayah secara Berkelanjutan

Jika dikaitkan dengan anggaran proyek yang nilainya mendekati angka triliun rupiah, Asumsi diatas, lanjutnya, bisa dibilang cukup argumentatif. Ditambah lagi terjadinya miskomunikasi antara Gubernur dan Wakil, juga ikut memperkuat dugaan tersebut.

Seperti diketahui, steatmen Wagub di banyak medsos menyatakan bahwa beliau menolak hadir diacara pelantikan, karna tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan, penyusunan dan penetapan jabatan dilingkungan Pemprov Kalimantan Barat.

Menurut Kordinator JAPRI Kalbar, meskipun konteks diatas merupakan hak prerogatif Gubernur sesuai Undang-Undang, tetapi paling tidak rasa kebersamaan perlu dibangun agar rasa memiliki tetap tertanam, mengingat tugas Wagub membantu pekerjaan Gubernur.

” Situasi seperti ini tentu memunculkan omongan sumbang, sikap pesimis publik dan pertanyaan tajam, ada masalah besar apa antara Ria Norsan dan Krisantus sehingga selisih pendapat yang mengganggu jalannya pemerintahan maupun pembangunan, ” ucapnya.

Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanda tangan diduga dipalsu di Akta Hak Tanggungan, Adv. Donny ( Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI ) Mendampingi korban di Ditreskrimum Polda Jateng*
Nyaris Berangkat, Langsung Di cegah,Kejelian Petugas Imigrasi Bongkar Modus Keberangkatan non-prosedural Di Bandara
Presiden Prabowo Dorong Kemandirian Pangan Nasional, Mensesneg: Cadangan Beras Tembus 5,3 Juta Ton
Presiden Prabowo Apresiasi Inovasi di Sektor Pangan dan Energi untuk Perkuat Ketahahan Nasional
Presiden Prabowo: Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan
Polri Perkuat Ketahanan Pangan dan Pemenuhan Gizi Nasional, Targetkan 1.500 SPPG Beroperasi pada 2026
Panen Raya Jagung Bersama Presiden Prabowo, Petani Optimistis Swasembada Pangan Tercapai
Kapolri Pimpin Pelantikan dan Sertijab Sejumlah PJU Mabes Polri dan Kapolda
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 14:15 WIB

Tanda tangan diduga dipalsu di Akta Hak Tanggungan, Adv. Donny ( Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI ) Mendampingi korban di Ditreskrimum Polda Jateng*

Senin, 18 Mei 2026 - 08:07 WIB

Nyaris Berangkat, Langsung Di cegah,Kejelian Petugas Imigrasi Bongkar Modus Keberangkatan non-prosedural Di Bandara

Senin, 18 Mei 2026 - 05:27 WIB

Presiden Prabowo Dorong Kemandirian Pangan Nasional, Mensesneg: Cadangan Beras Tembus 5,3 Juta Ton

Senin, 18 Mei 2026 - 05:24 WIB

Presiden Prabowo Apresiasi Inovasi di Sektor Pangan dan Energi untuk Perkuat Ketahahan Nasional

Senin, 18 Mei 2026 - 05:22 WIB

Presiden Prabowo: Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan

Berita Terbaru