Puluhan Tahun Dibiarkan, Jalan Cempaka Sekadau Memprihatinkan FRIC Kalbar Minta Tindakan Cepat

- Penulis

Kamis, 20 November 2025 - 02:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cyber tv id –  Sekadau, Kalbar- Kondisi jalan di kawasan belakang Pasar Baru, tepatnya di Jalan Cempaka Biru, Kelurahan Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, kembali menjadi sorotan publik.

Akses jalan yang menjadi jalur ekonomi warga itu hingga kini masih memprihatinkan dan belum pernah tersentuh pembangunan yang layak, Senin (17/11/2025).

Jalan tersebut kerap menjadi keluhan masyarakat, terlebih saat musim hujan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga harus melintas di jalan yang rusak, bergelombang, berlumpur, dan penuh genangan. Meski berbahaya, jalan itu tetap menjadi akses satu-satunya bagi warga sekitar.

Salah satu warga asli Sekadau, berinisial S, mengaku sudah tinggal di wilayah tersebut lebih dari belasan tahun. Ia menyampaikan kekecewaannya atas kurangnya perhatian pemerintah daerah.

“Saya penduduk asli Sungai Jongkong. Sebelum ketua RT 25 yang sekarang, saya sudah lama tinggal di sini.

Tapi sampai hari ini belum ada perhatian pemerintah terhadap jalan gang maupun tiang listrik.

Kami bahkan harus bergotong-royong mendirikan tiang listrik dari kayu jenger buatan sendiri,” ungkapnya.

Ia menambahkan, warga sudah beberapa kali memperbaiki jalan secara swadaya, namun hasilnya tetap tidak bertahan lama.

“Kami berharap pemerintah bisa segera membangun jalan ini. Berkali-kali diperbaiki warga secara mandiri, tetap rusak lagi karena hanya diuruk pakai sirtu,” lanjutnya.

Baca Juga:  Peringati May Day, Polres Kediri Kota Gelar Donor Darah Bersama Serikat Pekerja

“Ketua DPW FRIC Kalbar Beri Pernyataan Tegas”

Menanggapi aduan tersebut, Ketua DPW Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Kalimantan Barat, Rabi, S.Pd., C.BJ., C.EJ., menyampaikan keprihatinan mendalam dan memberikan pernyataan keras terhadap Pemerintah Kabupaten Sekadau.

Rabi menilai kondisi tersebut menunjukkan seolah-olah ada pembiaran, serta indikasi pemerintah daerah tutup mata dan tutup telinga terhadap keluhan warga.

Ini akses vital masyarakat, kalau sudah puluhan tahun tidak tersentuh pembangunan, apa lagi namanya kalau bukan pembiaran !!!.

“Jangan sampai masyarakat merasa pemerintah hadir hanya ketika masa pemilu saja,” tegas Rabi.

Ia juga menegaskan bahwa FRIC akan terus mengawal aduan masyarakat hingga ada tindakan nyata dari Pemerintah Kabupaten Sekadau.

“Kami meminta Pemkab Sekadau segera turun ke lapangan, lihat sendiri kondisi yang dialami warga. Jangan tunggu viral dulu baru bergerak,” ujarnya.

Publik Menanti Respons Pemkab Sekadau

Hingga kini, masyarakat RT 25 Jalan Cempaka masih menunggu solusi dari pemerintah daerah.

Sorotan publik pun semakin mengarah kepada Pemkab Sekadau—apakah mereka akan mendengar dan menindaklanjuti aduan warga, atau kembali membiarkannya tanpa kepastian pembangunan.

Masyarakat berharap jalan yang menjadi denyut ekonomi mereka itu bisa segera mendapatkan perhatian layak setelah sekian lama menunggu. ( Nvi )

Sumber: Warga Masyarakat RT 25, Jalan Cempaka, Sekadau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Perlindungan Jemaah dengan Arab Saudi
Babinsa Kandangan Dampingi Petani Lakukan Penyemprotan POC Untuk Tingkatkan Pertumbuhan Jagung
Sudirlam : “14 tahun rakyat transmigrasi Air Balui diduga dirampas haknya, kami akan perjuangkan tanpa pamrih”*
Sudirlam Penanggung jawab Aksi Damai 2-3Juni2026. Sudirlam Gebrak Negara,14 thn rakyat transmigrasi Air Balui diduga dirampas haknya, Dimana Sumpah Janji Penyelenggara Negara*
Kehadiran Wakapolres Kediri Kota Warnai Penyaluran Bantuan Sosial Gubernur Jatim di Balai Kota Kediri
Kerja Bakti Bangun MCK Babinsa Gandean Bersama Warga, Tingkatkan Kesehatan Lingkungan
Wakapolri Tekankan Digitalisasi Layanan dan Inovasi Tilang Elektronik pada Rakernis Fungsi Lantas 2026
Jawab Rekomendasi KPRP, Polri Perkuat Digitalisasi Pelayanan Publik Lewat Inovasi Korlantas
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:10 WIB

Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Perlindungan Jemaah dengan Arab Saudi

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:08 WIB

Babinsa Kandangan Dampingi Petani Lakukan Penyemprotan POC Untuk Tingkatkan Pertumbuhan Jagung

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:07 WIB

Sudirlam : “14 tahun rakyat transmigrasi Air Balui diduga dirampas haknya, kami akan perjuangkan tanpa pamrih”*

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:28 WIB

Kehadiran Wakapolres Kediri Kota Warnai Penyaluran Bantuan Sosial Gubernur Jatim di Balai Kota Kediri

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:10 WIB

Kerja Bakti Bangun MCK Babinsa Gandean Bersama Warga, Tingkatkan Kesehatan Lingkungan

Berita Terbaru