PT. Erlima Diduga Menjual Tabung gas Elpiji Subsidi Dengan Harga Yang Melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang Ditetapkan Oleh Pemerintah.

- Penulis

Kamis, 29 Agustus 2024 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id – Sanggau, 29 Agustus 2027 – Investigasi yang dilakukan oleh Lembaga Rakyat Menanti ke Adilan dan tim investigasi menemukan dugaan pelanggaran serius terkait penyaluran gas elpiji subsidi oleh  PT. Erlima di Desa Suka Mulia.

Dalam penemuan tersebut, bersangkutan diduga kuat telah menjual tabung gas elpiji subsidi dengan harga yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah.

Tindakan ini dinilai sangat merugikan masyarakat, terutama bagi keluarga dengan ekonomi yang kurang mampu, yang sangat bergantung pada subsidi pemerintah untuk kebutuhan sehari-hari mereka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim investigasi mencatat bahwa kegiatan penyimpangan ini tidak hanya melanggar juklak (petunjuk pelaksanaan) dan juknis (petunjuk teknis) dari pemerintah, tetapi juga mencederai prinsip keadilan sosial yang seharusnya dijunjung tinggi.

Gas elpiji subsidi dirancang untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu, dan dengan adanya praktik penjualan yang tidak sesuai aturan ini, masyarakat justru semakin terbebani.

Salah satu warga Desa Suka Mulia, mengungkapkan kekecewaannya. “Kami sangat mengharapkan tabung gas ini dijual dengan harga yang wajar.

Kami tidak bisa membeli gas dengan harga yang terus melambung. Ini sangat memberatkan kami,” ujarnya. Hal senada juga disampaikan oleh warga lainnya yang merasa tertipu oleh harga yang tidak sesuai.

Baca Juga:  Dari Pulau Debi Enggros, Pesan Damai untuk Papua Disuarakan

Dalam hasil investigasi, tim menemukan pula bukti-bukti transaksi yang menunjukkan adanya praktik penyaluran gas elpiji subsidi yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, tidak ada transparansi dalam proses distribusi gas elpiji yang dilakukan oleh agen.

Menanggapi temuan ini, Lembaga Rakyat Menanti ke Adilan, Jungkarnain Sagala S.H menyatakan bahwa pihaknya akan mengajukan laporan resmi kepada pihak berwenang untuk menindaklanjuti kasus ini.

“Kami tidak akan tinggal diam dengan praktik-praktik yang merugikan masyarakat.

Namun, masyarakat berharap agar pihak berwenang segera melakukan tindakan yang diperlukan untuk memastikan penyaluran gas elpiji subsidi berjalan sesuai dengan ketentuan dan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat dengan harga yang terjangkau.

Kasus ini menjadi sorotan penting mengingat peran gas elpiji subsidi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang pendapatannya relatif rendah.

Diharapkan, penegakan hukum yang tegas akan memberikan efek jera bagi para pelanggar dan memastikan bahwa hak masyarakat untuk mendapatkan barang subsidi dapat terpenuhi dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekan Angka Pengangguran, Kapolres Kediri Kota Gandeng Lembaga Pelatihan Kerja Lewat Program Poliran
Ops Patuh Semeru, Kapolres Kediri Turun ke Jalan Kedepankan Edukasi Pengendara
Dukung Kapolri, SSDM Polri Perkuat Kompetensi Calon Direktur dan Kapolres
Gelar Operasi KRYD, Polrestabes Surabaya Sita 5.385 Botol Miras Ilegal
Karhutla Mereda, Polda Riau Siapkan 260 Plang Cegah Kebakaran Berulang
Dukung Ketahanan Pangan, Kapolsek Kandat Turun Langsung Temui Petani
Polres Blitar Ungkap Kasus Dugaan Penimbunan 1.030 Liter BBM Bersubsidi
Wartawan Senior Aat Surya Safaat Bangga OKK PWI Kalbar di Sanggau Terima 50 Karangan Bunga.
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Tekan Angka Pengangguran, Kapolres Kediri Kota Gandeng Lembaga Pelatihan Kerja Lewat Program Poliran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Ops Patuh Semeru, Kapolres Kediri Turun ke Jalan Kedepankan Edukasi Pengendara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Dukung Kapolri, SSDM Polri Perkuat Kompetensi Calon Direktur dan Kapolres

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Gelar Operasi KRYD, Polrestabes Surabaya Sita 5.385 Botol Miras Ilegal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Karhutla Mereda, Polda Riau Siapkan 260 Plang Cegah Kebakaran Berulang

Berita Terbaru