Proyek Jalan Rp4,8 Miliar di Desa Durian Disorot: Baru Selesai, Sudah Retak

- Penulis

Senin, 17 November 2025 - 03:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cyber tv.id – Kubu Raya — Proyek pembangunan jalan di Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Pekerjaan yang menggunakan anggaran mencapai Rp4.873.510.000 (± Rp4,8 miliar) itu diduga tidak sesuai standar dan terkesan dikerjakan asal-asalan, setelah ditemukan banyak keretakan di sejumlah titik.

Berdasarkan pantauan awak media di lapangan serta laporan warga setempat, kualitas permukaan jalan terlihat tidak seragam dan beberapa bagian tampak rapuh meski proyek baru selesai dikerjakan. Kondisi ini menimbulkan kekecewaan mendalam, mengingat pekerjaan tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Kubu Raya.

Proyek dengan Nomor Kontrak 600.1.9.3/30/SP/PPK/PUPRPRKP-BM/VII/2025 itu dilaksanakan oleh CV Muriska Muria Malaya, dengan PT Samara Karya bertindak sebagai konsultan pengawas. Namun masyarakat menilai pengawasan di lapangan sangat minim, sehingga dugaan masalah kualitas ini luput dari kontrol pihak terkait.

Sejumlah warga juga mengungkapkan bahwa selama proses pengerjaan, beberapa pekerja terlihat tidak menggunakan perlengkapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Padahal, penggunaan K3 merupakan kewajiban dalam pekerjaan konstruksi untuk memastikan keamanan dan keselamatan tenaga kerja.

“Hasilnya cepat retak, padahal anggarannya besar. Kami jadi bertanya-tanya bagaimana proses pengawasannya,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Pantauan media juga memperlihatkan adanya ketidaksesuaian antara hasil pekerjaan dengan besaran anggaran yang tercantum di papan proyek. Kondisi ini memicu dugaan bahwa pekerjaan tidak dilakukan dengan standar teknis yang semestinya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana maupun konsultan pengawas belum memberikan keterangan resmi terkait temuan dan keluhan masyarakat. Warga berharap pemerintah daerah segera turun melakukan evaluasi dan memastikan kualitas pekerjaan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabut Ganggu Jarak Pandang, Truk Tangki dan Grand Livina Terlibat Laka di Jalan Raya Beduai
Ops Patuh Kapuas 2026 di Pontianak: Polisi Fokus Tertibkan Administrasi dan Kedepankan Teguran Simpatik.
Waspada Penipuan File APK, Polda Kalbar Imbau Masyarakat Jangan Sembarangan Unduh Aplikasi.
Polda Kalbar Kerahkan 510 Personel Operasi Patuh Kapuas 2026, Utamakan Keselamatan dan Pendekatan Humanis.
Subuh Keliling Polda Kalbar, Ajak Masyarakat Cegah Perundungan dan Jaga Kerukunan.
Sinergi Polri dan UPT PKPTK Pontianak, Kapolda Kalbar Tinjau Pelatihan Keterampilan Warga
Laka Lantas di Simpang Manuk Sanggau, Satu Pengendara Meninggal Dunia dan Dua Orang Luka-luka
Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat, Polda Kalbar Gelar Curhat dan Silaturahmi Polri Bersama KB FKPPI
Berita ini 1,363 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Kabut Ganggu Jarak Pandang, Truk Tangki dan Grand Livina Terlibat Laka di Jalan Raya Beduai

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Ops Patuh Kapuas 2026 di Pontianak: Polisi Fokus Tertibkan Administrasi dan Kedepankan Teguran Simpatik.

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Waspada Penipuan File APK, Polda Kalbar Imbau Masyarakat Jangan Sembarangan Unduh Aplikasi.

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:18 WIB

Polda Kalbar Kerahkan 510 Personel Operasi Patuh Kapuas 2026, Utamakan Keselamatan dan Pendekatan Humanis.

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:32 WIB

Subuh Keliling Polda Kalbar, Ajak Masyarakat Cegah Perundungan dan Jaga Kerukunan.

Berita Terbaru

Berita

PWI Kalbar Gelar OKK VI, 29 Peserta Ikuti Pembekalan.

Rabu, 28 Okt 2026 - 09:21 WIB