Penegakan Hukum yang Lemah: Kasus Tambang Emas Ilegal Dan Bu Minah Pemodal dan penyuplai Minyak BBM Diduga kebal hukum. 

- Penulis

Kamis, 30 Januari 2025 - 03:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapuas Hulu – Cybertv.id , Maraknya Tambang Emas Ilegal di Kecamatan Bunut Hulu , Dalam beberapa bulan terakhir, Kecamatan Bunut Hulu di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, semakin ramai dengan aktivitas tambang emas ilegal.

Hal ini menjadi sorotan serius, terutama karena dugaan keterlibatan beberapa oknum Aparatur Penegak Hukum (APH) dalam praktik ilegal tersebut.

Sumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa operasi tambang emas ini semakin intensif dan tampaknya dibiarkan begitu saja oleh pihak berwenang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sumber tersebut mengungkapkan bahwa ada dugaan keterlibatan oknum APH yang berinisial LK dan I, yang diduga mengawasi dan bahkan melindungi aktivitas tambang ilegal tersebut.

“Mereka seakan-akan kebal hukum. Pekerjaan di tambang itu berlangsung dengan aman, seolah tidak ada yang mengawasi,” ungkapnya dengan nada kesal.

Situasi ini menunjukkan adanya celah dalam penegakan hukum yang seharusnya melindungi lingkungan dan masyarakat dari praktik pertambangan yang merugikan.

Lebih lanjut, sumber tersebut juga menyebutkan seorang wanita bernama Bu Minah yang diduga berperan sebagai pemodal dalam operasi tambang ilegal dan Bu Minah juga menjual minyak BBM bersubsidi kepada para pekerja tambang, yang mana seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu.

Hal ini menambah kompleksitas permasalahan dan menunjukkan adanya jaringan yang terorganisir di balik aktivitas tambang ilegal ini.

Tak hanya itu, kehadiran seorang bos tambang yang dikenal dengan nama Aliong juga turut memperburuk situasi ini.

Baca Juga:  Supervisi Call Center 110, Polres Nganjuk Dapat Apresiasi dari Polda Jatim

Aliong dilaporkan membuka tambang baru dan tampaknya memiliki jaringan yang luas.

“Semua nampaknya sudah terorganisir. Kami khawatir, jika dibiarkan terus menerus, hukum di daerah ini akan hilang makna,” tambah sumber tersebut.

Aktivitas tambang emas ilegal di Bunut Hulu tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga dapat menyebabkan konflik sosial di masyarakat.

Banyak warga yang terjebak dalam lingkaran pekerjaan di tambang emas ilegal karena kurangnya alternatif pekerjaan yang layak.

Namun, di sisi lain, mereka juga menyadari bahwa praktik ini merusak lingkungan dan dapat berdampak negatif dalam jangka panjang.

Beberapa pihak berwenang di Kapuas Hulu telah mengakui adanya masalah ini, namun tindakan tegas untuk menindaklanjuti laporan dan informasi yang ada belum terlihat.

Hal ini memunculkan rasa frustrasi di kalangan masyarakat yang menuntut agar hukum ditegakkan demi keberlanjutan sumber daya alam dan keamanan lingkungan.

Dalam situasi ini, kami memohon pada bapak mabes polri , bapak presiden Prabowo Subianto dan kementerian SDM untuk bertindak tegas, kami sebagai warga tidak percaya lagi hukum di Kalimantan barat harus bapak kapolri yang turun tangan langsung, ujarnya

Penegakan hukum yang tegas terhadap praktik tambang ilegal adalah langkah penting untuk melindungi lingkungan dan memastikan keberlanjutan sumber daya alam di Kapuas Hulu. Jika tidak, masa depan hukum dan keadilan di daerah ini akan terus dipertanyakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keadilan Restoratif Tercapai, Ketua DPD FERADI WPI NTB Ahmad Muharom, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. Sukses Tuntaskan Perkara Lakalantas di Polres Sumbawa*
Ketua DPD FERADI WPI Provinsi Jawa Barat, H. Adang Bahrowi Sudirman, S.H., C.PFW., CH., CHT., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., Melintasi Batas Wilayah demi Keadilan Dan Kebenaran*
Milad ke-3 TTKKBI, Arul: Jaga Marwah Budaya, Perkuat Persaudaraan
Polsek Papar Dampingi Kelompok Tani Dukung Program Ketahanan Pangan
Polres Kediri Gelar Nobar, Kebersamaan Anggota Dikemas Lewat Film
Kapolres Kediri Dampingi Dandim 0809/Kediri Resmikan Lapangan Bola Voli Sparta Muda
Jelang HUT Lantas ke-71, Polisi Sapa Ojol: Utamakan Keselamatan, Keluarga Menanti di Rumah
Peringati HUT TNI Ke 81, Sinergi TNI-Polri Dan Masyarakat Kota Blitar Gelar Aksi Tanam Pohon Di Bantaran Sungai Karplos
Berita ini 139 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 23:33 WIB

Keadilan Restoratif Tercapai, Ketua DPD FERADI WPI NTB Ahmad Muharom, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. Sukses Tuntaskan Perkara Lakalantas di Polres Sumbawa*

Sabtu, 12 September 2026 - 23:31 WIB

Ketua DPD FERADI WPI Provinsi Jawa Barat, H. Adang Bahrowi Sudirman, S.H., C.PFW., CH., CHT., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., Melintasi Batas Wilayah demi Keadilan Dan Kebenaran*

Sabtu, 12 September 2026 - 23:29 WIB

Milad ke-3 TTKKBI, Arul: Jaga Marwah Budaya, Perkuat Persaudaraan

Sabtu, 12 September 2026 - 16:16 WIB

Polsek Papar Dampingi Kelompok Tani Dukung Program Ketahanan Pangan

Sabtu, 12 September 2026 - 16:12 WIB

Kapolres Kediri Dampingi Dandim 0809/Kediri Resmikan Lapangan Bola Voli Sparta Muda

Berita Terbaru