Pemerintah Pusat Diminta Perhatikan Nasib Pekerja PETI di Kalimantan Barat

- Penulis

Rabu, 12 Maret 2025 - 03:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sanggau – Cybertv.id , Pertambangan, khususnya di Provinsi Kalimantan Barat, telah menjadi sumber penghidupan bagi sebagian masyarakat secara turun-temurun.

Menurut Sekretaris Jenderal Forum Wartawan (FW) dan LSM Indonesia, Wawan Daly Suwandi, hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat memiliki area pertambangan rakyat.

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya sektor ini bagi perekonomian lokal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski menjadi sumber penghidupan, Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) tidak dapat dibenarkan secara hukum.

Baca juga: Masih Dalam Rangkaian Safari Ramadhan, Pangdam XII/Tpr Kunjungi Zidam XII/Tpr

Wawan Daly Suwandi yang biasa dipanggil dengan nama Juragan , mengungkapkan bahwa aktivitas PETI seringkali menimbulkan masalah hukum yang kompleks.

Masyarakat yang bergantung pada PETI kerap berbenturan dengan aturan dan kebijakan pemerintah, menciptakan ketegangan sosial dan hukum.

Pemerintah Diminta Berikan Izin WPR

Wawan Daly Suwandi meminta pemerintah pusat untuk tidak hanya memberikan izin tambang kepada organisasi dan swasta, tetapi juga memperhatikan masyarakat lokal.

Dia menegaskan bahwa masyarakat di Kalimantan Barat harus diberikan izin Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) agar mereka dapat mengelola sumber daya alam secara legal dan berkelanjutan.

Baca juga: Jumadi S.sos Ngopi Bareng Plt.Ketua PWI Kalbar , Momen Kebersamaan Penuh Makna Ramadhan 2025.

Menurut Wawan, pemberian izin WPR kepada masyarakat lokal dapat menjadi solusi untuk mengurangi konflik hukum yang timbul akibat PETI.

Dengan adanya izin resmi, masyarakat tidak perlu lagi melakukan aktivitas pertambangan secara ilegal, sehingga dapat menghindari benturan dengan aturan pemerintah.

Baca Juga:  Pemkab Tekankan Pentingnya Layanan Informasi Publik Desa dalam Program TMMD ke-127 Kodim Kediri

Peran Polri Menyikapi PETI

Wawan atau biasa dipanggil Juragan juga menyerukan agar Polri bersikap bijak dalam menangani kasus PETI. Wawan menekankan bahwa pendekatan represif tanpa solusi yang adil hanya akan memperburuk situasi.

Polri diharapkan dapat berperan sebagai mediator yang mendukung kebijakan pemerintah dalam memberikan izin WPR.

Ke depan, berharap pemerintah dapat menciptakan kebijakan yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi masyarakat lokal.

Dengan memberikan izin WPR, pemerintah tidak hanya menyelesaikan masalah hukum, tetapi juga memberdayakan masyarakat untuk mengelola sumber daya alam secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Lebih Terjamin dan Berkelanjutan

Pertambangan rakyat, khususnya di Kalimantan Barat, telah menjadi tulang punggung perekonomian bagi sebagian masyarakat. Namun, aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) seringkali menimbulkan masalah hukum yang kompleks.

Baca juga: Antisipasi Demam Berdarah Babinsa Bersama Tim Kesehatan Puskesmas Melaksanakan Fogging Dan Sosialisasi Di Sananwetan

Sekretaris Jenderal Forum Wartawan dan LSM Indonesia, Wawan Daly Suwandi, menyerukan pemerintah untuk memberikan izin Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) kepada masyarakat lokal.

Hal ini diharapkan dapat menjadi solusi berkeadilan yang mengurangi konflik hukum dan memberdayakan masyarakat.

Selain itu, Polri diminta untuk bersikap bijak dalam menangani kasus PETI, dengan pendekatan yang lebih mediatif dan mendukung kebijakan pemerintah.

Dengan demikian, masa depan pertambangan rakyat di Kalimantan Barat dapat lebih terjamin dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanda tangan diduga dipalsu di Akta Hak Tanggungan, Adv. Donny ( Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI ) Mendampingi korban di Ditreskrimum Polda Jateng*
Nyaris Berangkat, Langsung Di cegah,Kejelian Petugas Imigrasi Bongkar Modus Keberangkatan non-prosedural Di Bandara
Presiden Prabowo Dorong Kemandirian Pangan Nasional, Mensesneg: Cadangan Beras Tembus 5,3 Juta Ton
Presiden Prabowo Apresiasi Inovasi di Sektor Pangan dan Energi untuk Perkuat Ketahahan Nasional
Presiden Prabowo: Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan
Polri Perkuat Ketahanan Pangan dan Pemenuhan Gizi Nasional, Targetkan 1.500 SPPG Beroperasi pada 2026
Panen Raya Jagung Bersama Presiden Prabowo, Petani Optimistis Swasembada Pangan Tercapai
Kapolri Pimpin Pelantikan dan Sertijab Sejumlah PJU Mabes Polri dan Kapolda
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 14:15 WIB

Tanda tangan diduga dipalsu di Akta Hak Tanggungan, Adv. Donny ( Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI ) Mendampingi korban di Ditreskrimum Polda Jateng*

Senin, 18 Mei 2026 - 08:07 WIB

Nyaris Berangkat, Langsung Di cegah,Kejelian Petugas Imigrasi Bongkar Modus Keberangkatan non-prosedural Di Bandara

Senin, 18 Mei 2026 - 05:27 WIB

Presiden Prabowo Dorong Kemandirian Pangan Nasional, Mensesneg: Cadangan Beras Tembus 5,3 Juta Ton

Senin, 18 Mei 2026 - 05:24 WIB

Presiden Prabowo Apresiasi Inovasi di Sektor Pangan dan Energi untuk Perkuat Ketahahan Nasional

Senin, 18 Mei 2026 - 05:22 WIB

Presiden Prabowo: Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan

Berita Terbaru