Pak Prabowo, Bantu Kami: Jalan Menuju Kampung Pakeng Bak Kubangan Babi, Warga Desa Bulu Bala Menjerit, Pemerintah dan Wakil Rakyat Dinilai Tutup Mata dan Telinga

- Penulis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cyber tv.id – Sanggau, Kalbar
Jalan penghubung menuju Kampung Pakeng, Dusun Mungguk Tampui, Desa Bulu Bala, Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau, hingga kini berada dalam kondisi sangat memprihatinkan.

Berdasarkan temuan investigasi awak media pada 26 Desember 2025 kondisi jalan tersebut rusak parah, berlubang, tergenang lumpur, dan menyerupai kubangan babi, sehingga nyaris tidak layak dilalui masyarakat.

Kerusakan jalan ini bukan terjadi dalam waktu singkat, melainkan telah berlangsung cukup lama. Ironisnya, hingga kini belum terlihat perhatian serius dari Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan Balai, maupun Pemerintah Kabupaten Sanggau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, anggota DPRD sebagai wakil rakyat dan penyambung aspirasi masyarakat dinilai seolah “tertidur”, tutup mata dan tutup telinga terhadap penderitaan warga.

Jeritan Warga Tak Digubris

Salah seorang warga Kampung Pakeng berinisial S mengungkapkan kekecewaannya kepada awak media.

“Kami sudah terlalu lama menderita. Jalan ini seperti kubangan babi. Kalau hujan, motor jatuh, anak-anak susah ke sekolah, hasil kebun susah dibawa keluar. Kami bertanya, ke mana pemerintah desa, kecamatan, Pemkab Sanggau, dan anggota DPRD? Apakah kami bukan warga negara?” ujarnya dengan nada kecewa.

Warga menilai, buruknya akses jalan berdampak langsung terhadap perekonomian, pendidikan, kesehatan, dan keselamatan masyarakat. Jalan ini merupakan jalur vital untuk aktivitas warga sehari-hari, termasuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber penghidupan utama.

Lemahnya Peran Pemerintah dan Wakil Rakyat

Kondisi ini mencerminkan lemahnya fungsi perencanaan, pengawasan, dan penganggaran pembangunan infrastruktur dasar. Padahal, pembangunan dan pemeliharaan jalan desa merupakan tanggung jawab berjenjang dari pemerintah desa hingga kabupaten.

Sikap diam dan pembiaran ini dinilai bertentangan dengan semangat pelayanan publik dan prinsip demokrasi, di mana pemerintah dan wakil rakyat seharusnya hadir, mendengar, dan bertindak atas keluhan masyarakat.

Baca Juga:  Dishub Kota Pontianak Buka Pendaftaran Mudik Gratis 2026 Layani Rute Kalimantan Barat.

Diduga Melanggar Peraturan
Perundang-undangan
Pembiaran terhadap kerusakan jalan yang berdampak luas pada masyarakat berpotensi melanggar sejumlah ketentuan hukum, antara lain:

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik,
yang mewajibkan pemerintah memberikan pelayanan yang layak, termasuk penyediaan infrastruktur dasar.

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa,

Pasal 78, yang menyatakan bahwa pembangunan desa bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas hidup manusia.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,
yang mengamanatkan pemerintah daerah bertanggung jawab atas penyediaan dan pemeliharaan infrastruktur jalan sesuai kewenangannya.

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD,
yang menegaskan fungsi DPRD dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi rakyat serta melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

Seruan ke Pemerintah Pusat

Atas kondisi yang tak kunjung mendapat solusi, warga akhirnya menyampaikan harapan langsung kepada pemerintah pusat.

“Pak Prabowo, tolong bantu kami. Kami hanya ingin jalan yang layak agar bisa hidup lebih baik,” pinta warga penuh harap.

Masyarakat Desa Bulu Bala berharap suara mereka tidak lagi diabaikan, dan pemerintah pusat dapat memberi perhatian serta mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di daerah yang selama ini terkesan terpinggirkan.

Demokrasi Jangan Sekadar Slogan
Warga menegaskan bahwa asas demokrasi “dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat” seharusnya benar-benar hidup dan dirasakan, bukan sekadar slogan atau mimpi kosong.

Rilisan ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pemangku kebijakan—mulai dari pemerintah desa, kecamatan, Pemkab Sanggau, hingga anggota DPRD—agar tidak tidur di atas penderitaan rakyat, dan segera mengambil langkah nyata demi kepentingan masyarakat.

Masyarakat menunggu, bukan janji—melainkan tindakan nyata.

Sumber: Warga inisial S,
Desa Bulu Bala, Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Kandat Hadir di Tengah Warga, Amankan Hiburan Electune Tasyakuran RT 06 Ngletih Barat Berjalan Meriah dan Kondusif
Polri Berhasil Evakuasi Ratusan Warga Terdampak Banjir di Padang, Ratusan Personel Brimob Dikerahkan
Respons Cepat Tangani Banjir Padang, Polri Kerahkan Personel dan Dirikan Posko Kesehatan
Jadi Ibu Asuh Polwan Polda Jatim, Ny. Lenia Dekananto Dorong Kesejahteraan dan Keharmonisan Keluarga Polri
Akses Sempit Tak Halangi Petugas dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Sidomulyo
Tiga Orang Terluka dalam Kecelakaan di Kaliboto, Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo Tekankan Kamseltibcarlantas
Kasat Samapta Polres Kediri Kota Pimpim Patroli Antisipasi Guantibmas Sabtu Malam hingga Dini Hari
Semarakkan HUT TNI Ke-81, Koramil 0808/03 Kanigoro Gelar Fun Run 5K Bersama Masyarakat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Polsek Kandat Hadir di Tengah Warga, Amankan Hiburan Electune Tasyakuran RT 06 Ngletih Barat Berjalan Meriah dan Kondusif

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Polri Berhasil Evakuasi Ratusan Warga Terdampak Banjir di Padang, Ratusan Personel Brimob Dikerahkan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Respons Cepat Tangani Banjir Padang, Polri Kerahkan Personel dan Dirikan Posko Kesehatan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Jadi Ibu Asuh Polwan Polda Jatim, Ny. Lenia Dekananto Dorong Kesejahteraan dan Keharmonisan Keluarga Polri

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Akses Sempit Tak Halangi Petugas dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Sidomulyo

Berita Terbaru