Menghormati Jasa, Melanjutkan Pengabdian: Wakapolri Pimpin Ziarah Nasional Menjelang Hari Bhayangkara ke-80

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id-Jakarta – 24 Juni 2026 – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polri melaksanakan ziarah dan tabur bunga secara serentak di berbagai wilayah Indonesia sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa, negarawan, serta para pendahulu Polri yang telah mewariskan nilai perjuangan, integritas, dan pengabdian kepada negeri.

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. memimpin langsung Upacara Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut dihadiri para Pejabat Utama Mabes Polri dan diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, pembacaan doa, serta tabur bunga di pusara para pahlawan bangsa.

Secara bersamaan, jajaran Polri juga melaksanakan ziarah di berbagai lokasi bersejarah dan tempat peristirahatan terakhir tokoh-tokoh bangsa serta para pendahulu Polri. Di TPU Tanah Kusir, dilaksanakan ziarah di makam Jenderal Polisi Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo, Kapolri pertama yang meletakkan fondasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta makam Presiden ke-3 Republik Indonesia Prof. Dr. Ir. H. B.J. Habibie, negarawan dan ilmuwan yang menginspirasi bangsa melalui dedikasi, inovasi, dan kecintaannya kepada Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, di TPBU Giritama, Tonjong, Bogor, Irwasum Polri Komjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil. memimpin ziarah dan tabur bunga di makam Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Hoegeng Iman Santoso, sosok yang dikenal sebagai simbol integritas, kejujuran, dan keteladanan moral dalam sejarah Polri.

Penghormatan juga diberikan kepada para pendahulu Polri yang telah berjasa membangun dan membesarkan institusi Kepolisian Republik Indonesia, di antaranya Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Kunarto, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Dibyo Widodo, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Dr. Awaloedin Djamin, Jenderal Polisi (Purn.) R. Soetjipto Danoekoesoemo, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Widodo Budidarmo, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. H. M. Hasan, Jenderal Polisi (Purn.) Anton Soedjarwo, serta Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Mochammad Yasin, yang merupakan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia pertama pascaproklamasi dan tokoh penting dalam mempertahankan eksistensi Kepolisian RI pada masa awal kemerdekaan.

Selain ziarah di daratan, Polri juga melaksanakan ziarah laut dan pelarungan karangan bunga di perairan Teluk Jakarta yang dipimpin oleh Kabaharkam Polri. Kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan dan pejuang bahari yang gugur dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia. Pelarungan bunga menjadi simbol doa dan penghormatan kepada mereka yang jasanya tetap hidup dalam sejarah meskipun sebagian tidak diketahui tempat peristirahatan terakhirnya.

Baca Juga:  Polres Pasuruan Ringkus Wanita Warga Pandaan yang Fasilitasi Peredaran Narkoba

Wakapolri mengatakan bahwa rangkaian ziarah dan tabur bunga yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia merupakan momentum untuk memperkuat jati diri, karakter, dan nilai-nilai pengabdian yang menjadi fondasi Polri.

“Ketika kita berdiri di tempat peristirahatan terakhir para pahlawan bangsa, negarawan, dan para pendahulu Polri, sesungguhnya kita sedang belajar tentang arti pengorbanan, integritas, dan pengabdian yang tulus kepada negara. Dari Jenderal Polisi Raden Said Soekanto kita belajar tentang kepeloporan dan pengabdian dalam membangun Kepolisian Republik Indonesia, dari B.J. Habibie kita belajar tentang visi dan karya untuk Indonesia, dari Jenderal Hoegeng kita belajar keteladanan moral, dan dari para pendahulu Polri lainnya kita mewarisi semangat pengabdian yang menjadi fondasi institusi ini hingga hari ini,” ujar Wakapolri.

Menurutnya, ziarah dan tabur bunga bukan sekadar tradisi seremonial menjelang Hari Bhayangkara, melainkan sarana untuk merawat memori kolektif bangsa bahwa kemerdekaan, keamanan, dan keutuhan negara dibangun melalui perjuangan, pengorbanan, serta dedikasi para pendahulu.

“Tabur bunga adalah simbol penghormatan, tetapi makna yang lebih dalam adalah melanjutkan nilai perjuangan mereka. Kita datang membawa doa, namun pulang membawa tanggung jawab untuk meneruskan pengabdian. Semangat para pahlawan dan pendahulu Polri harus hidup dalam integritas, profesionalisme, keberanian, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Terkait pelarungan bunga di Teluk Jakarta, Wakapolri menegaskan bahwa laut yang luas menjadi simbol pengabdian tanpa batas dari para pejuang bangsa. Penghormatan yang diberikan di perairan merupakan pengingat bahwa jasa para pahlawan bahari akan terus dikenang dan diwariskan kepada generasi penerus.

“Baik di daratan maupun di lautan, seluruh rangkaian ziarah hari ini mengajarkan satu hal yang sama, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya. Menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Polri meneguhkan komitmen untuk meneruskan nilai perjuangan, menjaga kepercayaan masyarakat, dan mengabdikan diri sepenuhnya kepada bangsa dan negara,” pungkas Wakapolri.

Melalui rangkaian ziarah nasional menjelang Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polri meneguhkan komitmennya untuk terus menjaga amanah para pendahulu, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menghadirkan pengabdian yang semakin profesional, modern, dan humanis bagi Indonesia.
(Djoko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Kandat Hadir di Tengah Warga, Amankan Hiburan Electune Tasyakuran RT 06 Ngletih Barat Berjalan Meriah dan Kondusif
Polri Berhasil Evakuasi Ratusan Warga Terdampak Banjir di Padang, Ratusan Personel Brimob Dikerahkan
Respons Cepat Tangani Banjir Padang, Polri Kerahkan Personel dan Dirikan Posko Kesehatan
Jadi Ibu Asuh Polwan Polda Jatim, Ny. Lenia Dekananto Dorong Kesejahteraan dan Keharmonisan Keluarga Polri
Akses Sempit Tak Halangi Petugas dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Sidomulyo
Tiga Orang Terluka dalam Kecelakaan di Kaliboto, Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo Tekankan Kamseltibcarlantas
Kasat Samapta Polres Kediri Kota Pimpim Patroli Antisipasi Guantibmas Sabtu Malam hingga Dini Hari
Semarakkan HUT TNI Ke-81, Koramil 0808/03 Kanigoro Gelar Fun Run 5K Bersama Masyarakat
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Polsek Kandat Hadir di Tengah Warga, Amankan Hiburan Electune Tasyakuran RT 06 Ngletih Barat Berjalan Meriah dan Kondusif

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Polri Berhasil Evakuasi Ratusan Warga Terdampak Banjir di Padang, Ratusan Personel Brimob Dikerahkan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Respons Cepat Tangani Banjir Padang, Polri Kerahkan Personel dan Dirikan Posko Kesehatan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Jadi Ibu Asuh Polwan Polda Jatim, Ny. Lenia Dekananto Dorong Kesejahteraan dan Keharmonisan Keluarga Polri

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Akses Sempit Tak Halangi Petugas dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Sidomulyo

Berita Terbaru