Mediasi Krisis Lingkungan di Semarang: Warga Pucung Desak PT Petropack Bayar Ganti Rugi Tanah Longsor, Provinsi Jateng Fasilitasi Dialog Lanjutan

- Penulis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cybertv.id – Semarang, 18 Oktober 2025 – Di tengah guyuran hujan deras yang terus menggerus lereng bukit, puluhan warga Kampung Pucung RT 2 RW 2 Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, kembali menuntut keadilan atas rumah-rumah mereka yang retak-retak akibat pengerukan tanah liar oleh PT Petropack Agro Industries. Mediasi intensif digelar hari ini di Biro Hukum Sekretariat Daerah (SETDA) Provinsi Jawa Tengah, mempertemukan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Jalan Lurus (GJL), pejabat pemerintah setempat, warga terdampak, dan perwakilan perusahaan—sebuah upaya darurat untuk mencegah bencana longsor yang kian dekat.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dipimpin langsung oleh Kepala Biro Hukum SETDA Provinsi Jawa Tengah, Haerudin SH.MH, forum ini menegaskan semangat kolaborasi di atas konflik. “Mediasi bukan arena menang-kalah atau salah-benar. Kita semua punya niat baik untuk selesaikan masalah ini. Tak ada yang ingin hidup dalam keresahan. PT Petropack butuh warga untuk kenyamanan lingkungan, dan warga butuh perusahaan untuk lapangan kerja. Mari kita luruskan hati bersama,” tegas Haerudin, membuka ruang dialog yang penuh emosi tapi terkendali.

 

Konflik ini berakar pada mediasi sebelumnya tanggal 27 Maret 2025 di kantor PT Petropack, yang menghasilkan berita acara kesepakatan. Saat itu, warga menyerahkan data kerusakan dan penawaran ganti rugi, tapi hingga kini nol realisasi. Ketua GJL Kota Semarang, Budi Priyono SE, tak menahan amarahnya. “Prinsipnya, PT Petropack tak punya itikad baik. Kami hubungi berulang kali, tapi diabaikan. Rumah warga sudah retak parah—ini urusan nyawa! Dari kajian hukum kami, ada pelanggaran lingkungan jelas. Kami butuh kepastian sekarang, bukan janji kosong.”

 

Lurah Bambankerep, Agung Susilo SE, mengonfirmasi dokumen kesepakatan lama itu sambil berharap, “Semoga hari ini lahir solusi nyata. Semua pihak pantas dapat kenyamanan.” Sementara Ketua RT 02 RW 02, Nur Cahyono, menggambarkan kepanikan warga: “Cuaca hujan nonstop bikin kami cemas ekstrem. Jangan tunggu korban jiwa dari longsor ini. PT harus bertindak tegas soal ganti rugi tanah terdampak!”

Baca Juga:  *Presiden Prabowo: Pendidikan Instrumen Kesejahteraan dan Demokrasi*

 

Perwakilan PT Petropack, Ronald, mengaku pengerukan tanah awalnya dikontrakkan ke pihak ketiga yang kini “kabur” setelah insiden. Via telepon dengan pimpinannya, ia menyodorkan tawaran: ganti rugi Rp1 juta per meter persegi, dibayar bertahap. Reaksi warga? Penolakan keras. Seorang ibu rumah tangga terdampak berteriak, “Nominal itu zonk! Kami minta mediasi lanjutan dengan direktur langsung. Setiap kali, utusan mereka beda orang—tak pernah serius!”

 

Menanggapi desakan itu, Haerudin langsung menggebrak meja perencanaan: pertemuan lanjutan dijadwalkan Jumat, 31 Oktober 2025, tepat di kantor PT Petropack. “Direktur harus hadir pribadi. Tak ada alasan lagi,” pintanya tegas.

 

Sriyanto, Ketua GJL Kecamatan Ngaliyan, menutup sesi dengan pesan inspiratif: “Kami selalu ajak anggota patuh hukum dan berkomitmen jalan lurus. Terima kasih semua pihak yang peduli. Ini perjuangan untuk rakyat yang terpinggirkan.” Warga pun serempak bersuara: “Pemerintah provinsi harus turun tangan tegas! Kembalikan hak kami—ganti tanah sesuai kerugian nyata yang kami alami bertahun-tahun.”

 

Kasus ini mencerminkan luka dalam tanggung jawab korporasi terhadap lingkungan dan sosial di Indonesia. Pengerukan tak terkendali tak hanya ciptakan retakan fisik, tapi juga erosi kepercayaan masyarakat. Analis hukum lingkungan menilai, tanpa pengawasan ketat provinsi, proyek industri serupa berpotensi ulangi tragedi longsor fatal seperti di berbagai daerah rawan bencana. Mediasi hari ini: langkah awal menuju keadilan, atau sekadar tambal sulam? Jawabannya tergantung konsistensi PT Petropack di pertemuan akhir bulan.

 

Catatan Redaksi: Sebagai media yang netral kami membuka ruang hak jawab bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

 

(Sr/Skf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keadilan Restoratif Tercapai, Ketua DPD FERADI WPI NTB Ahmad Muharom, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. Sukses Tuntaskan Perkara Lakalantas di Polres Sumbawa*
Ketua DPD FERADI WPI Provinsi Jawa Barat, H. Adang Bahrowi Sudirman, S.H., C.PFW., CH., CHT., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., Melintasi Batas Wilayah demi Keadilan Dan Kebenaran*
Milad ke-3 TTKKBI, Arul: Jaga Marwah Budaya, Perkuat Persaudaraan
Polsek Papar Dampingi Kelompok Tani Dukung Program Ketahanan Pangan
Polres Kediri Gelar Nobar, Kebersamaan Anggota Dikemas Lewat Film
Kapolres Kediri Dampingi Dandim 0809/Kediri Resmikan Lapangan Bola Voli Sparta Muda
Jelang HUT Lantas ke-71, Polisi Sapa Ojol: Utamakan Keselamatan, Keluarga Menanti di Rumah
Peringati HUT TNI Ke 81, Sinergi TNI-Polri Dan Masyarakat Kota Blitar Gelar Aksi Tanam Pohon Di Bantaran Sungai Karplos
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 23:33 WIB

Keadilan Restoratif Tercapai, Ketua DPD FERADI WPI NTB Ahmad Muharom, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. Sukses Tuntaskan Perkara Lakalantas di Polres Sumbawa*

Sabtu, 12 September 2026 - 23:31 WIB

Ketua DPD FERADI WPI Provinsi Jawa Barat, H. Adang Bahrowi Sudirman, S.H., C.PFW., CH., CHT., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., Melintasi Batas Wilayah demi Keadilan Dan Kebenaran*

Sabtu, 12 September 2026 - 23:29 WIB

Milad ke-3 TTKKBI, Arul: Jaga Marwah Budaya, Perkuat Persaudaraan

Sabtu, 12 September 2026 - 16:16 WIB

Polsek Papar Dampingi Kelompok Tani Dukung Program Ketahanan Pangan

Sabtu, 12 September 2026 - 16:14 WIB

Polres Kediri Gelar Nobar, Kebersamaan Anggota Dikemas Lewat Film

Berita Terbaru