Limbah Bau Busuk Bulu Ayam Sangat Menyengat Meresahkan warga Pengguna Jalan Di Jembatan Semampir Kediri

- Penulis

Sabtu, 29 November 2025 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id- KEDIRI – Warga di sekitar Jembatan Semampir, Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri resah akibat bau tidak sedap. Diketahui dampak dari aktivitas penjemuran bulu ayam di dekat Sungai Beratas, Sabtu (29/11/2025).

Perwakilan Wana Rescue, Aji menyebutkan bahwa bau menyengat akibat aktivitas tersebut telah mengganggu kenyamanan warga.

“Baunya sangat menyengat, apalagi setelah hujan. Pengguna jalan yang lewat sampai muntah karena tidak kuat mencium aromanya,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan perlunya tindakan tegas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Dinas Peternakan dan Perikanan, mengingat aktivitas pembuangan atau penimbunan limbah ternak secara sembarangan tanpa regulasi yang benar tidak boleh dibiarkan terus berlangsung.

“Tanpa pengelolaan yang sesuai standar, limbah ternak dapat menimbulkan dampak serius berupa pencemaran air hingga polusi udara yang membahayakan kesehatan warga,” imbuhnya.

Baca Juga:  Disperindagkop Sintang Dorong KMP Dikelola Secara Modern dan Berkelanjutan

Sambung ia, secara hukum, penjemuran limbah yang menimbulkan bau serta menyebabkan pencemaran lingkungan dapat dikenai sanksi berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH), khususnya Pasal 104. Pelaku dapat diancam pidana penjara paling lama 3 tahun dan denda hingga Rp 3 miliar.

Kabid Trantib Satpol PP Kota Kediri, Agus Dwi Ratmoko, mengatakan bau tersebut diketahui berasal dari penjemuran bulu ayam lembab milik warga Kwadungan, Kabupaten Kediri.

“Sudah kami tindaklanjuti bersama tiga pilar, memberi peringatan kepada pemilik jemuran bulu. Selama tiga hari ke depan, proses penjemuran akan dipindahkan oleh pemilik,” ujarnya.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku sangat terganggu.

“Wah mas, baunya parah. Kalau lewat jembatan baunya luar biasa. Saya olahraga lewat jembatan rasanya mau muntah,” keluhnya. (Jk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sudirlam : “14 tahun rakyat transmigrasi Air Balui diduga dirampas haknya, kami akan perjuangkan tanpa pamrih”*
Sudirlam Penanggung jawab Aksi Damai 2-3Juni2026. Sudirlam Gebrak Negara,14 thn rakyat transmigrasi Air Balui diduga dirampas haknya, Dimana Sumpah Janji Penyelenggara Negara*
Kehadiran Wakapolres Kediri Kota Warnai Penyaluran Bantuan Sosial Gubernur Jatim di Balai Kota Kediri
Kerja Bakti Bangun MCK Babinsa Gandean Bersama Warga, Tingkatkan Kesehatan Lingkungan
Wakapolri Tekankan Digitalisasi Layanan dan Inovasi Tilang Elektronik pada Rakernis Fungsi Lantas 2026
Jawab Rekomendasi KPRP, Polri Perkuat Digitalisasi Pelayanan Publik Lewat Inovasi Korlantas
Buka Rakernis Korlantas 2026, Wakapolri Tekankan Smart Policing dan Pelayanan Humanis
Polda Jatim Amankan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Dua Anak Dibawah Umur
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:07 WIB

Sudirlam : “14 tahun rakyat transmigrasi Air Balui diduga dirampas haknya, kami akan perjuangkan tanpa pamrih”*

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:05 WIB

Sudirlam Penanggung jawab Aksi Damai 2-3Juni2026. Sudirlam Gebrak Negara,14 thn rakyat transmigrasi Air Balui diduga dirampas haknya, Dimana Sumpah Janji Penyelenggara Negara*

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:28 WIB

Kehadiran Wakapolres Kediri Kota Warnai Penyaluran Bantuan Sosial Gubernur Jatim di Balai Kota Kediri

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:10 WIB

Kerja Bakti Bangun MCK Babinsa Gandean Bersama Warga, Tingkatkan Kesehatan Lingkungan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:56 WIB

Wakapolri Tekankan Digitalisasi Layanan dan Inovasi Tilang Elektronik pada Rakernis Fungsi Lantas 2026

Berita Terbaru