Lebih 100 Hari Kalbar Tak Bergerak, Status Hukum Mengambang

- Penulis

Kamis, 12 Juni 2025 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Pontianak – Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat sudah lebih dari seratus hari, namun satu janji politik belum terpenuhi, pemerintahan jalan ditempat rakyat tetap melarat.

Janji manis saat kampanye hanya sebatas permen buat rakyat, dari pendidikan, pembangunan, kesehatan hingga janji mustahil pun di obral salah satunya adalah Penyelamatan tambang tradisional.

Belum satu janji yang terpenuhi, namun hangat diperbincangkan dan pemberitaan tentang kasus Korupsi yang menyeret Nama Sang Raja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa ormas melaporkan kasus dugaan korupsi di KPK, dengan harapan RN di proses hukum.

Lumbung Informasi Masyarakat angkat bicara, kepada awak media mengatakan bahwa dugaan lambatnya pergerakan pembangunan di Kalbar patut di duga karna Gubernur sibuk dalam isu yang menyeret nyeret dirinya dalam pusara Korupsi.

Jika RN merasa dirinya tidak ada sangkut paut dengan kasus kasus yang saat ini ditangani oleh KPK seyogyanya 100 hari kerja sudah ada bukti nyata bahwa beliau bisa membangun Kalbar ini.

Namun jika benar adanya RN tersandung dalam pusara kasus yang di tangani KPK saat ini, maka kami minta KPK segera tuntaskan jangan digantung tak bertali, kasian masyarakat Kalimantan Barat yang kenak akan dampak dari kasus tersebut, dampak yang pasti akan datang adalah lambatnya pembangunan dan tidak bisa realisasi janji janji politik oleh Gubernur dan Wakil Gubernur.

Baca Juga:  Satgas Pangan Polri Sita 201 Ton Beras yang Tidak Sesuai Standar Mutu dan Takaran

Kita mendesak KPK segera menetapkan apakah RN jadi tersangka atau sebaliknya bebas dan tidak terlibat, ini sangat penting bagi kami masyarakat Kalimantan Barat, bukan karna dendam politik tapi karna demi RN bisa benar benar punya status hukum yang jelas bukan samar samar seperti saat ini.

Jika RN tidak terbukti terlibat maka umumkan di depan publik melalui konferensi pers agar nama beliau bisa bersih seperti baju putihnya saat di angkat sumpah jabatan.

Jika terbukti terlibat maka segerakan di beri penghargaan baju rompi orange dan segera diproses sebagai mana mestinya.
Ini demi berjalannya roda pemerintahan di Kalimantan Barat, dan demi percepatan pembangunan dan demi realisasi janji janji politik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

WISATA GUCI SEPI, PEDAGANG KELUHKAN PENDAPATAN MENURUN
Dari Kebumen, Presiden Prabowo Tegaskan Kedaulatan Pangan dan Hentikan Kebocoran Kekayaan Negara
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Beri Taklimat Peserta Presidential Future Leaders Program 2026*
Sepdono 87 Tahun Ahli Waris Tomo Wigeno Didampingi Tim Feradi WPI Advokat dan Paralegal,GJLGAMAT-RI di Periksa Penyidik Polres Kendal ,Nyatakan Tanah Tidak Pernah di Perjual Belikan
Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi PMJ Ungkap 127 Kasus Kejahatan Jalanan
Polisi Pastikan Tak Ada ‘Pocong Begal’ di Malang, Warga Diminta Tak Terpancing Hoaks
Kompolnas Dukung Langkah Polda Metro Jaya Tekan Kejahatan Jalanan di Jakarta
Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Perlindungan Jemaah dengan Arab Saudi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 02:14 WIB

WISATA GUCI SEPI, PEDAGANG KELUHKAN PENDAPATAN MENURUN

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:50 WIB

Dari Kebumen, Presiden Prabowo Tegaskan Kedaulatan Pangan dan Hentikan Kebocoran Kekayaan Negara

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:46 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Beri Taklimat Peserta Presidential Future Leaders Program 2026*

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:40 WIB

Sepdono 87 Tahun Ahli Waris Tomo Wigeno Didampingi Tim Feradi WPI Advokat dan Paralegal,GJLGAMAT-RI di Periksa Penyidik Polres Kendal ,Nyatakan Tanah Tidak Pernah di Perjual Belikan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:43 WIB

Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi PMJ Ungkap 127 Kasus Kejahatan Jalanan

Berita Terbaru

Berita

WISATA GUCI SEPI, PEDAGANG KELUHKAN PENDAPATAN MENURUN

Senin, 25 Mei 2026 - 02:14 WIB