Kisruh Pokir di Dinas Perkim Ketapang Mencuat, Anggota DPRD vs Kabid Saling Klaim

- Penulis

Sabtu, 29 November 2025 - 23:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cyber tv.id – Ketapang, Kalbar – Polemik terkait pengelolaan dana aspirasi (Pokir) di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (Perkim-LH) Kabupaten Ketapang kembali mencuat. Kali ini, dugaan perebutan pengaruh antara anggota DPRD dan oknum pejabat di dinas tersebut menjadi sorotan.

Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP, Dinas Perkim-LH memiliki sekitar 90 paket kegiatan yang sebagian besar berasal dari aspirasi anggota DPRD. Sumber di kalangan kontraktor lokal menyebutkan bahwa selama ini, penunjukan pelaksana kegiatan Pokir kerap “dititipkan” oleh oknum anggota DPRD.

Namun, situasi kali ini berbeda. Sejumlah kontraktor mengeluhkan bahwa banyak kegiatan aspirasi DPRD justru dikelola dan ditentukan pelaksananya oleh Kepala Bidang (Kabid) berinisial AR, yang juga merupakan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang kontraktor yang diduga sebagai “operator” paket kegiatan dari salah satu pimpinan DPRD, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, mengungkapkan bahwa empat paket Pokir yang seharusnya ia tangani telah “selesai”. Ketika ditanya lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa paket-paket tersebut telah diambil alih oleh Kabid AR setelah ditayangkan dan bahkan sudah berkontrak.

“Mane ade agik bang, udah selesai, 4 paket, udah ditayangkan semue, bahkan udah jadi kontrak, Diambiknye oleh pak kabid,” ujarnya.

Salah satu contoh kegiatan yang menjadi sorotan adalah “Peningkatan Jalan Lingkungan Jl. Nusantara RT 07 Desa Sukabaru Kec. Benua Kayong” dengan nilai kontrak Rp 191.527.000 yang dimenangkan oleh CV Dua Putra Perkasa. Akibatnya, banyak kontraktor yang merasa dirugikan karena sebelumnya sudah menjalin “komunikasi” dengan anggota DPRD terkait kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Polres Tuban Turunkan 1.404 Personel Gabungan Jamin Keamanan Pengesahan Warga Baru PSHT

Menanggapi hal ini, salah satu pimpinan DPRD berinisial AS menyatakan tidak memonitor secara detail terkait pengelolaan Pokir. Ia menekankan bahwa yang terpenting adalah pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi dan menghasilkan kualitas yang baik. AS juga menegaskan akan memaksimalkan pengawasan dan memerintahkan pihak berwajib untuk menindak jika ditemukan ketidaksesuaian.

“Saya gak monitor, Bagi saye yang terpenting pekerjaan tersebut di laksanakan dan sesuai dengan spek hasil kualitas bagus,” tegas AS.

Sementara itu, seorang pemerhati pembangunan mengkritik kinerja Kabid AR yang dinilai lebih banyak berada di luar kota daripada melakukan pengawasan di lapangan. Menurutnya, hal ini dapat mempengaruhi kualitas pekerjaan dan hasil yang dicapai.

“Bagaimana akan memeperoleh kualitas kerjaan dan hasil yang baik, jika hampir setiap minggu bukan nya turun ke lapangan mengawasi kegiatan yang berjalan, oknum kabid malah terpantau sering bepergian keluar kota,” ujar pemerhati tersebut.

Sementara AR saat Beritainvestigasi.com melakukan konfirmasi melalui sambungan pesan WhatsApp, tidak bisa terhubung karena nomor kontak sudah diblokir.

Demikian pula saat tim lain mencoba konfirmasi, mempertanyakan ” Betulkah bahwa ada 4 paket pokir milik unsur pimpinan DPRD Ketapang yang dikuasai oleh Kabid”? namun AR enggak memberikan jawaban dan nomor kontak juga diblokir.

Kisruh Pokir ini menambah daftar hubungan yang kurang harmonis antara oknum ASN dan legislatif di Kabupaten Ketapang. Dampaknya, masyarakat yang seharusnya menjadi penerima manfaat dari program pembangunan, justru dirugikan.

Tim/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kebumen, Presiden Prabowo Tegaskan Kedaulatan Pangan dan Hentikan Kebocoran Kekayaan Negara
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Beri Taklimat Peserta Presidential Future Leaders Program 2026*
Sepdono 87 Tahun Ahli Waris Tomo Wigeno Didampingi Tim Feradi WPI Advokat dan Paralegal,GJLGAMAT-RI di Periksa Penyidik Polres Kendal ,Nyatakan Tanah Tidak Pernah di Perjual Belikan
Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi PMJ Ungkap 127 Kasus Kejahatan Jalanan
Polisi Pastikan Tak Ada ‘Pocong Begal’ di Malang, Warga Diminta Tak Terpancing Hoaks
Kompolnas Dukung Langkah Polda Metro Jaya Tekan Kejahatan Jalanan di Jakarta
Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Perlindungan Jemaah dengan Arab Saudi
Babinsa Kandangan Dampingi Petani Lakukan Penyemprotan POC Untuk Tingkatkan Pertumbuhan Jagung
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:50 WIB

Dari Kebumen, Presiden Prabowo Tegaskan Kedaulatan Pangan dan Hentikan Kebocoran Kekayaan Negara

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:46 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Beri Taklimat Peserta Presidential Future Leaders Program 2026*

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:40 WIB

Sepdono 87 Tahun Ahli Waris Tomo Wigeno Didampingi Tim Feradi WPI Advokat dan Paralegal,GJLGAMAT-RI di Periksa Penyidik Polres Kendal ,Nyatakan Tanah Tidak Pernah di Perjual Belikan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:43 WIB

Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi PMJ Ungkap 127 Kasus Kejahatan Jalanan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:39 WIB

Polisi Pastikan Tak Ada ‘Pocong Begal’ di Malang, Warga Diminta Tak Terpancing Hoaks

Berita Terbaru