Ketua DPC PJI Kediri Raya Soroti Kematian Akibat Miras: “Jangan Pertaruhkan Nyawa dengan Minuman Keras”

- Penulis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id-Kediri – Maraknya peredaran minuman keras (miras) di wilayah Kediri kembali menelan korban jiwa. Hal ini memantik keprihatinan Ketua DPC Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Kediri Raya, Yudo W., yang menilai fenomena tersebut sebagai ironi sosial yang harus segera diatasi. Menurutnya, kematian akibat miras menjadi bukti bahwa peredaran minuman beralkohol di Kediri masih bebas dan sulit dikendalikan.

“Proses meninggal dunia bisa karena banyak sebab, tetapi kalau sampai tewas akibat miras, itu sangat memprihatinkan. Ini yang membuat kami miris,” ungkap Yudo, Selasa (5/8/2025). Ia menambahkan, korban miras biasanya menenggak minuman oplosan maupun botolan yang beredar luas di pasaran.

Yudo menilai, peredaran miras di Kabupaten dan Kota Kediri sangat terbuka. Di berbagai sudut daerah, mudah ditemukan kios, toko, hingga kafe dan tempat karaoke yang menjual minuman keras, bahkan kerap dilengkapi dengan pemandu lagu untuk menarik pengunjung. Menurutnya, bisnis ini berlangsung secara terang-terangan tanpa rasa takut akan penindakan hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keuntungan penjualan miras sangat menggiurkan. Para pengusaha bisa cepat kaya karena pembeli jarang menawar harga. Mereka mau membayar berapa pun yang ditetapkan penjual,” ujarnya. Kondisi ini, kata Yudo, membuat peredaran miras semakin sulit dibendung.

Tidak hanya itu, meski aparat penegak hukum kerap melakukan penertiban, para pengusaha miras justru tidak jera. Yudo menyebut, beberapa pengusaha bahkan seolah menertawakan penindakan tersebut. “Kita tidak bisa sepenuhnya menyalahkan aparat. Penindakan sudah dilakukan, tetapi pengusaha seperti abai dan tetap berjualan seperti biasa,” tegasnya.

Baca Juga:  Peresmian Revitalisasi Gedung Unit Gakkum, Polres Kediri Tingkatkan Kualitas Pelayanan Lalu Lintas

Menurutnya, bisnis ini berlangsung secara terang-terangan tanpa rasa takut akan penindakan hukum.

“Keuntungan penjualan miras sangat menggiurkan. Para pengusaha bisa cepat kaya karena pembeli jarang menawar harga. Mereka mau membayar berapa pun yang ditetapkan penjual,” ujarnya. Kondisi ini, kata Yudo, membuat peredaran miras semakin sulit dibendung.

Tidak hanya itu, meski aparat penegak hukum kerap melakukan penertiban, para pengusaha miras justru tidak jera. Yudo menyebut, beberapa pengusaha bahkan seolah menertawakan penindakan tersebut. “Kita tidak bisa sepenuhnya menyalahkan aparat. Penindakan sudah dilakukan, tetapi pengusaha seperti abai dan tetap berjualan seperti biasa,” tegasnya.

Menurut Yudo, tingginya laba dan kemudahan pemasaran miras menjadi faktor utama mengapa bisnis ini terus berjalan. Ironisnya, keuntungan tersebut dibayar mahal dengan nyawa warga yang menjadi korban. “Karena laba miras yang sangat menggiurkan dan mudah dijual, banyak warga Kediri akhirnya tewas,” tambahnya.

Sebagai solusi, Yudo mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga diri sendiri dan tidak tergoda mengonsumsi minuman keras. Ia menegaskan, langkah paling efektif untuk selamat dari bahaya miras adalah dengan menolak mencobanya sama sekali. “Kalau tidak ingin menyusul para korban miras, jangan sekali-kali meminumnya, apa pun namanya,” tegasnya.

Yudo juga mengingatkan pentingnya pola hidup sehat sebagai upaya preventif. Walau diakui sulit untuk sepenuhnya menjauhi lingkungan yang rawan peredaran miras, setidaknya setiap individu bisa menjaga diri. “Minimal kita tidak mencoba atau meminum miras. Itu sudah satu langkah penting untuk menyelamatkan nyawa kita sendiri,” pungkasnya.
(Djoko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Kandat Hadir di Tengah Warga, Amankan Hiburan Electune Tasyakuran RT 06 Ngletih Barat Berjalan Meriah dan Kondusif
Polri Berhasil Evakuasi Ratusan Warga Terdampak Banjir di Padang, Ratusan Personel Brimob Dikerahkan
Respons Cepat Tangani Banjir Padang, Polri Kerahkan Personel dan Dirikan Posko Kesehatan
Jadi Ibu Asuh Polwan Polda Jatim, Ny. Lenia Dekananto Dorong Kesejahteraan dan Keharmonisan Keluarga Polri
Akses Sempit Tak Halangi Petugas dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Sidomulyo
Tiga Orang Terluka dalam Kecelakaan di Kaliboto, Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo Tekankan Kamseltibcarlantas
Kasat Samapta Polres Kediri Kota Pimpim Patroli Antisipasi Guantibmas Sabtu Malam hingga Dini Hari
Semarakkan HUT TNI Ke-81, Koramil 0808/03 Kanigoro Gelar Fun Run 5K Bersama Masyarakat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Polsek Kandat Hadir di Tengah Warga, Amankan Hiburan Electune Tasyakuran RT 06 Ngletih Barat Berjalan Meriah dan Kondusif

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Polri Berhasil Evakuasi Ratusan Warga Terdampak Banjir di Padang, Ratusan Personel Brimob Dikerahkan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Respons Cepat Tangani Banjir Padang, Polri Kerahkan Personel dan Dirikan Posko Kesehatan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Jadi Ibu Asuh Polwan Polda Jatim, Ny. Lenia Dekananto Dorong Kesejahteraan dan Keharmonisan Keluarga Polri

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Akses Sempit Tak Halangi Petugas dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Sidomulyo

Berita Terbaru