Cyber tv id – Pontianak – Sepanjang semester I tahun 2025 (Januari–Juni), tercatat sebanyak 94 anak berhadapan dengan hukum di Kota Pontianak. Data ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian dan elemen masyarakat.
Peran Keluarga Jadi Kunci
Kapolresta Pontianak, Endang Tri Purwakannto, menegaskan bahwa lemahnya pengawasan lingkungan, terutama dari keluarga, menjadi salah satu faktor utama yang mendorong anak terjerumus ke tindak pidana.
Ia mengajak para orang tua, khususnya kaum ibu, untuk lebih aktif mengawasi dan membimbing anak-anak agar tidak terlibat dalam berbagai bentuk kejahatan, seperti 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) maupun penyalahgunaan narkoba.
“Masa depan mereka masih panjang. Ini tanggung jawab kita bersama sebagai orang tua,” tegasnya.
Patroli Ditingkatkan Cegah Kenakalan Remaja.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kenakalan remaja, seperti perang sarung, masih ditemukan terutama saat waktu sahur maupun setelah salat tarawih di bulan Ramadan. Untuk mencegah hal tersebut,
jajaran Polresta Pontianak diperintahkan meningkatkan patroli rutin di sejumlah titik rawan.
Saat ini, kepolisian juga tengah melaksanakan Operasi Liong, mengingat perayaan Imlek dan Cap Go Meh yang bertepatan dengan bulan Ramadan tahun ini.
Menjelang Hari Raya Idulfitri, kepolisian menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, antara lain:
Penegakan hukum terhadap penggunaan knalpot brong
Pengawasan stabilitas harga bahan pangan
Penyelidikan jika terjadi lonjakan harga yang tidak wajar.
Peningkatan pengamanan ibadah dan kegiatan masyarakat
Kapolresta menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dalam setiap kegiatan masyarakat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.
“Mari kita jaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Jauhi narkoba, dekati polisi,” pesannya.
HIPMI Pontianak Gelar Buka Puasa Bersama
Di sisi lain, Ketua Umum HIPMI DPC Kota Pontianak, Iqbal, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan buka puasa bersama yang berkolaborasi dengan Kapolresta Pontianak.
Acara tersebut turut dihadiri Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, serta petinju nasional Daud Yordan.
Selain berbuka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan dialog antara pemuda dan pengusaha guna mendorong kemajuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Dorong UMKM dan Anak Muda Naik Kelas
Iqbal berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi generasi muda dan pelaku UMKM agar mampu naik kelas, tidak hanya berkembang di Kota Pontianak, tetapi juga di Kalimantan Barat hingga tingkat nasional.
“Semoga kami terus berjuang untuk masyarakat Kota Pontianak, khususnya anak-anak muda,” ujarnya.
Novi














