Kabagops Polres Sanggau Hadiri FGD Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana 2025–2029

- Penulis

Rabu, 19 November 2025 - 07:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau, Polda Kalbar – Pemerintah Kabupaten Sanggau menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Laporan Pendahuluan Penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana Kabupaten Sanggau Tahun 2025–2029 pada Selasa, 18 November 2025. Kegiatan berlangsung di Ruang Babai Cinga Lantai II Kantor Bupati Sanggau dan menjadi bagian penting dari proses perencanaan mitigasi bencana daerah.

FGD yang dimulai pukul 09.00 WIB itu dihadiri oleh sejumlah unsur pemerintah daerah dan instansi vertikal. Hadir Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, S.Sos., M.H., Plt Kepala BPBD Kabupaten Sanggau, Budi Darmawan, S.TP., M.M., Tim LPPKM Untan, Kabagops Polres Sanggau AKP PSC. Kusuma Wibawa, S.H., M.A.P., perwakilan Kodim 1204/SGU, Kejaksaan Negeri Sanggau, serta kepala dan perwakilan OPD terkait.

Baca juga : Organisasi Advokat FERADI WPI Serahkan Daftar Advokat ke Mahkamah Agung*

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan rasa syukur serta apresiasinya kepada seluruh peserta yang hadir. Ia menyebut kegiatan ini sebagai momentum penting karena tidak semua pihak berkesempatan terlibat dalam penyusunan dokumen strategis yang akan menentukan arah penanggulangan bencana lima tahun ke depan.

Ia menegaskan bahwa penyusunan dokumen rencana penanggulangan bencana membutuhkan ketelitian, kehati-hatian, serta koordinasi lintas sektor. Dokumen tersebut, menurutnya, tidak boleh disusun hanya sebagai formalitas, melainkan harus menjadi pedoman nyata yang berpengaruh langsung terhadap keselamatan masyarakat.

Wakil Bupati mengingatkan bahwa setiap wilayah di Kabupaten Sanggau memiliki karakteristik geografis dan sosial ekonomi yang berbeda. Oleh karena itu, ia meminta seluruh peserta memberikan masukan yang komprehensif dan sesuai kondisi kawasan masing-masing agar rencana yang disusun tepat sasaran.

Ia juga menekankan bahwa dokumen tersebut harus berbasis data spasial, kajian risiko bencana, serta indeks kapasitas daerah. Data yang akurat menjadi kunci dalam menentukan kebijakan yang efektif. Selain itu, dinamika pembangunan daerah dan penyusunan RDTR perlu menjadi perhatian karena ketidaksesuaian tata ruang kerap memicu bencana seperti banjir dan longsor.

Baca Juga:  Pameran Pembangunan Sabang Merah HUT ke-80 RI Disambut Meriah, Polisi Jaga Kondusivitas

Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa penyusunan dokumen ini merupakan amanat berbagai regulasi, termasuk Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 dan Permendagri Nomor 101 Tahun 2018. Maka dari itu, seluruh proses harus dilakukan secara terencana, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Peserta FGD juga diminta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, masyarakat, dan media. Dengan kolaborasi yang kuat, langkah mitigasi dan respons bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Kegiatan FGD menjadi tahapan penting dalam menghasilkan dokumen rencana yang selaras dengan RPJMD, RKPD, RTRW, dan dokumen sektoral lainnya. Penyelarasan ini penting agar strategi penanggulangan bencana tidak terlepas dari arah pembangunan daerah secara keseluruhan.

FGD berjalan interaktif dengan penyampaian pemaparan teknis, diskusi, serta penyampaian berbagai masukan dari instansi terkait. Setiap pendapat yang disampaikan dirangkum untuk dijadikan bagian dari penyempurnaan dokumen rencana lima tahunan tersebut.

Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana Tahun 2025–2029 diharapkan mampu menjadi pedoman yang adaptif dan aplikatif, sehingga benar-benar bermanfaat bagi pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Sanggau dalam menghadapi potensi bencana.

Usai kegiatan, Kabagops Polres Sanggau AKP PSC. Kusuma Wibawa menyampaikan bahwa Polres Sanggau mendukung penuh proses penyusunan rencana ini.

“Kehadiran kami pada FGD ini merupakan bagian dari komitmen Polres Sanggau untuk memastikan koordinasi penanggulangan bencana berjalan baik. Kami siap memperkuat sinergi operasional dan memberikan dukungan keamanan pada setiap langkah mitigasi maupun respons darurat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pembahasan lintas sektor hari ini menjadi bekal penting dalam memperkuat kesiapsiagaan daerah.

Baca juga  :  Rikkes dan Tes Psikologi Calon Pegawai SPPG Patianrowo Digelar di Polres Nganjuk

“Kami berharap dokumen yang disusun tidak hanya kuat secara konsep, tetapi dapat diterapkan secara nyata di lapangan demi keselamatan masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bersama Masyarakat, Polda Kalbar Hadirkan Dialog Kamtibmas Penuh Kebersamaan di Taman Akcaya.
Kabut Ganggu Jarak Pandang, Truk Tangki dan Grand Livina Terlibat Laka di Jalan Raya Beduai
Ops Patuh Kapuas 2026 di Pontianak: Polisi Fokus Tertibkan Administrasi dan Kedepankan Teguran Simpatik.
Waspada Penipuan File APK, Polda Kalbar Imbau Masyarakat Jangan Sembarangan Unduh Aplikasi.
Polda Kalbar Kerahkan 510 Personel Operasi Patuh Kapuas 2026, Utamakan Keselamatan dan Pendekatan Humanis.
Subuh Keliling Polda Kalbar, Ajak Masyarakat Cegah Perundungan dan Jaga Kerukunan.
Sinergi Polri dan UPT PKPTK Pontianak, Kapolda Kalbar Tinjau Pelatihan Keterampilan Warga
Laka Lantas di Simpang Manuk Sanggau, Satu Pengendara Meninggal Dunia dan Dua Orang Luka-luka
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Polda Kalbar Hadirkan Dialog Kamtibmas Penuh Kebersamaan di Taman Akcaya.

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Kabut Ganggu Jarak Pandang, Truk Tangki dan Grand Livina Terlibat Laka di Jalan Raya Beduai

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Ops Patuh Kapuas 2026 di Pontianak: Polisi Fokus Tertibkan Administrasi dan Kedepankan Teguran Simpatik.

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Waspada Penipuan File APK, Polda Kalbar Imbau Masyarakat Jangan Sembarangan Unduh Aplikasi.

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:18 WIB

Polda Kalbar Kerahkan 510 Personel Operasi Patuh Kapuas 2026, Utamakan Keselamatan dan Pendekatan Humanis.

Berita Terbaru