Gelar Silaturahmi Ramadhan Pemprov Kalbar ke Pontianak, Walikota Pontianak Harap Dukungan Provinsi Kembangkan Kota

- Penulis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cubertv.id – Pontianak, Kalbar– Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berharap dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam membantu menyelesaikan sejumlah persoalan strategis yang dihadapi Kota Pontianak, mulai dari infrastruktur, kesehatan hingga penataan wilayah.

Sebagai kota jasa dan perdagangan, investasi di Pontianak didominasi sektor kuliner, kafe, restoran dan jasa lainnya. Namun di balik pertumbuhan tersebut, Pontianak menghadapi persoalan berat terutama akibat aktivitas pelabuhan Dwikora dan distribusi logistik.

“Kami berharap pelabuhan Kijing bisa segera beroperasi minimal 50 persen untuk mengurangi arus kendaraan berat di dalam kota,” kata Edi Kamtono ketika Silaturahmi Ramadhan Pemprov Kalbar bersama Pemkot Pontianak di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, Jumat (27/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Wali Kota juga menyoroti kebutuhan percepatan pembangunan outer ring road, Jembatan Kapuas III, serta rencana Jembatan Garuda sebagai solusi jangka panjang kemacetan.

Tahun ini Pemkot Pontianak pun akan menuntaskan urusan lahan pelebaran jalan paralel Sungai Jawi. Ia berharap tahun depan jalan provinsi tersebut dapat dibangun. Termasuk rencana pelebaran Jalan Imam Bonjol.

Edi Kamtono meminta dukungan provinsi untuk memediasi kerja sama lintas wilayah, mengingat sebagian trase jalan berada di Kabupaten Kubu Raya. Persoalan batas wilayah juga menjadi perhatian. Ia menyebut terdapat wilayah yang secara administratif masih menjadi perdebatan karena sebagian warga lebih memilih ber-KTP Pontianak.

“Kami berharap pemerintah provinsi dapat memediasi revisi regulasi agar persoalan batas wilayah ini bisa diselesaikan dengan baik,” harapnya.

Di sektor kesehatan, Wali Kota mengungkapkan adanya pengurangan dana transfer daerah sebesar Rp223 miliar pada 2026 yang berdampak pada pembiayaan program, termasuk Universal Health Coverage (UHC). Meski pada 2025 capaian UHC mencapai 98,2 persen dan mendapat penghargaan dari BPJS Kesehatan, pada 2026 pemerintah kota harus menambah anggaran signifikan untuk mempertahankan layanan tersebut.

Baca Juga:  Polri Miliki 28 Gudang Ketahanan Pangan, Maksimalkan Hasil Panen

“Kami tetap berkomitmen menjaga layanan kesehatan, tetapi tentu berharap ada dukungan tambahan agar program ini tetap optimal,” ujarnya.

Dalam hal mitigasi bencana, Pontianak menghadapi dua ancaman utama, yakni banjir saat musim hujan dan air pasang, serta kebakaran lahan saat musim kemarau. Pemerintah kota kini menerapkan sistem pompanisasi untuk mengurangi genangan, sembari mendorong normalisasi sungai yang menjadi kewenangan lintas wilayah.

Di akhir paparannya, Wali Kota menegaskan bahwa kemajuan Pontianak tidak bisa dilepaskan dari dukungan daerah sekitar sebagai hinterland. Dengan lebih dari 43 ribu mahasiswa dari luar daerah yang berkuliah di Pontianak, kota ini terus mengalami peningkatan mobilitas dan kepadatan.

“Kami berharap kolaborasi dan sinergi antara pemerintah kota, provinsi dan pusat semakin kuat, agar Pontianak sebagai gerbang Kalimantan Barat dapat berkembang lebih baik dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Kalbar Ria Norsan mengatakan siap mendukung pembangunan jalan provinsi di Kota Pontianak. Demikian pula rencana outer ring road untuk wilayah Pontianak Selatan dan Tenggara.

“Kami juga akan mengusulkan jembatan Kapuas 3, kalau itu bisa terlaksana insyaallah kemacetan akan terurai,” katanya.

Ria Norsan pun memastikan akan menyinergikan kawasan hinterland Pontianak, Kubu Raya dan Mempawah. Ia menyebut dua daerah yang disebut di awal merupakan gerbang Kalimantan Barat.

“Alhamdulillah menteri yang datang, memuji Pontianak adem, ayem dan enak. Karena penataan kota dan banyak ruang terbuka hijau. Walau kecil kota, tapi kalau ditata dengan baik, pasti bagus,” sebutnya. (prokopim)

Novi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

*Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja di LPK Erlangga*
Kapolda Jatim Silaturahmi ke PWNU, Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Perlindungan Santri
Polres Sampang Bentengi Santri dari Narkoba dan Bullying, Sukseskan Indonesia Emas 2045
Kapolda Jatim Sambangi BLK Surabaya, Dukung Siapkan Tenaga Kerja Kompeten dan Berdaya Saing
Polisi Peduli Pengangguran, Polres Kediri Kota Perkuat Kemitraan dengan Industri Tenun Ikat
Dandim 0808/Blitar Hadiri Kunjungan Kerja Mentan RI di Udanawu, Tegaskan Dukungan TNI Untuk Kemandirian Pangan
Kapolda Jatim Silaturahmi dengan KSPI Tegaskan Komitmen Kawal Hak Buruh
Polres Jember Hentikan Kasus Ibu Curi Beras, Kapolda Jatim Turun Tangan Beri Modal Usaha
Berita ini 25 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:00 WIB

*Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja di LPK Erlangga*

Kamis, 5 November 2026 - 12:40 WIB

Kapolda Jatim Silaturahmi ke PWNU, Perkuat Sinergi Kamtibmas dan Perlindungan Santri

Kamis, 5 November 2026 - 12:38 WIB

Polres Sampang Bentengi Santri dari Narkoba dan Bullying, Sukseskan Indonesia Emas 2045

Kamis, 5 November 2026 - 12:36 WIB

Kapolda Jatim Sambangi BLK Surabaya, Dukung Siapkan Tenaga Kerja Kompeten dan Berdaya Saing

Kamis, 5 November 2026 - 12:34 WIB

Polisi Peduli Pengangguran, Polres Kediri Kota Perkuat Kemitraan dengan Industri Tenun Ikat

Berita Terbaru