Dugaan Penyimpangan Anggaran oleh Kades Mandong Menuai Keluhan dari Warga.

- Penulis

Kamis, 29 Agustus 2024 - 03:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id – Sanggau, Kalimantan Barat – Dugaan Penyimpangan Anggaran oleh Kades Mandong Menuai Keluhan dari Warga

Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, kini menjadi sorotan publik setelah munculnya dugaan penyimpangan anggaran yang melibatkan Kepala Desa (Kades) Mandong.

Berdasarkan keterangan dari seorang warga yang diwawancarai oleh media pada tanggal 28 Agustus 2024, terungkap bahwa hasil audit yang dilakukan oleh Inspektorat menemukan adanya penyimpangan anggaran sebesar 99 juta rupiah yang diduga dilakukan oleh Kades Mandong selama periode tahun 2020 hingga 2023.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga yang enggan disebutkan namanya tersebut mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap sikap Kades Mandong yang dianggap tidak transparan dalam pengelolaan anggaran desa.

Ia menjelaskan bahwa banyak warga yang merasa tidak mendapatkan informasi yang jelas mengenai penggunaan dana desa, yang seharusnya diperuntukkan bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Kami berharap ada kejelasan dan transparansi dari kepala desa mengenai penggunaan anggaran ini.

Dana yang seharusnya digunakan untuk kepentingan bersama, justru diduga disalahgunakan,” ujarnya.

Dugaan penyimpangan ini menjadi semakin serius ketika laporan hasil audit Inspektorat mengindikasikan bahwa terdapat sejumlah proyek yang tidak terlaksana dengan baik, meskipun anggaran telah dicairkan.

Warga juga mengeluhkan minimnya partisipasi dalam setiap rapat desa, di mana keputusan yang diambil sering kali tidak melibatkan suara masyarakat.

Hal ini menimbulkan kekecewaan dan kebingungan di kalangan warga, yang merasa hak mereka untuk berpartisipasi dalam pembangunan desa terabaikan.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Nglinggo Dukung Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Cabai Merah

Sementara itu, upaya klarifikasi kepada Kades Mandong mengenai tudingan ini belum membuahkan hasil. Dalam beberapa kesempatan, Kades Mandong tidak dapat dihubungi untuk memberikan penjelasan lebih lanjut terkait dugaan penyimpangan dan masalah transparansi ini.

Keberadaan informasi yang minim dari pihak desa pun semakin memperburuk situasi dan meningkatkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan desa.

Sebagai langkah awal untuk menanggapi keluhan warga, sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan warga telah berencana untuk mengadakan pertemuan dengan pihak-pihak terkait, termasuk Inspektorat dan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Sanggau.

Mereka berharap agar ada tindakan tegas terhadap dugaan penyimpangan ini, sekaligus mendorong agar sistem pengelolaan anggaran desa menjadi lebih transparan dan akuntabel.

Dugaan penyimpangan anggaran ini tidak hanya berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap Kades Mandong, tetapi juga dapat mempengaruhi program-program pembangunan desa yang seharusnya dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Dalam situasi ini, penting bagi pemerintah daerah untuk segera melakukan investigasi dan memberikan tindakan yang tepat agar hal serupa tidak terulang di masa yang akan datang.

Sebagai penutup, masyarakat Desa Mandong sangat mengharapkan adanya kejelasan dan transparansi dari kepala desa mereka.

Dengan begitu, mereka percaya bahwa anggaran desa yang dikelola dengan baik akan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi seluruh warga dan mendukung kemajuan desa secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Kediri Kota Ungkap Kasus Kekerasan Anak, Satu Orang Ditetapkan Tersangka
Imigrasi Bentuk Desa Binaan di Kubu Raya, Perkuat Pengawasan Berbasis Masyarakat
Gerakan Indonesia ASRI : Polres Probolinggo Gelar Aksi Penghijauan Pulihkan Lahan Kritis
Polri Untuk Masyarakat : Kapolres Bojonegoro Beri Bantuan Anak Difabel
Polres Lamongan Perkuat Sinergi Dengan Masyarakat Lewat “Sabuk Kamtibmas”
*Jalin Sinergitas, Polres Blitar Kota Gelar Curhat Kamtibmas Serap Saran dan Kritik dari Masyarakat*
Dukung Sektor Pertanian, Babinsa Karang Tengah Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Irigasi
Polri Bentuk Satgas Perlindungan Jemaah Haji untuk Masyarakat Indonesia
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 12:05 WIB

Polres Kediri Kota Ungkap Kasus Kekerasan Anak, Satu Orang Ditetapkan Tersangka

Jumat, 17 April 2026 - 09:20 WIB

Imigrasi Bentuk Desa Binaan di Kubu Raya, Perkuat Pengawasan Berbasis Masyarakat

Jumat, 17 April 2026 - 07:58 WIB

Gerakan Indonesia ASRI : Polres Probolinggo Gelar Aksi Penghijauan Pulihkan Lahan Kritis

Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB

Polri Untuk Masyarakat : Kapolres Bojonegoro Beri Bantuan Anak Difabel

Jumat, 17 April 2026 - 07:52 WIB

Polres Lamongan Perkuat Sinergi Dengan Masyarakat Lewat “Sabuk Kamtibmas”

Berita Terbaru