Dugaan Penyelewengan Distribusi Pupuk Bersubsidi oleh Kios Muda Kreasi Mandiri : Harga Melambung di Atas HET

- Penulis

Rabu, 9 Juli 2025 - 04:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau – Dugaan praktik penyelewengan pupuk bersubsidi kembali mencuat di wilayah Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau.

Baca juga : Polrestabes Surabaya Berhasil Amankan Dua Tersangka Curanmor Sasar 3 TKP

Kali ini, sorotan tertuju pada kios penyalur pupuk bersubsidi bernama Kios Muda Kreasi Mandiri yang diduga menjual pupuk urea di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) kepada kelompok tani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan aduan sejumlah ketua kelompok tani yang berasal dari Dusun Balai Ingin, Desa Pagar Silok, Kecamatan Tayan Hilir, diketahui bahwa pada tahun 2024, kios tersebut pernah menjual pupuk urea seharga Rp180.000 per karung (setara Rp3.600/kg).

Padahal HET pupuk urea yang ditetapkan pemerintah hanya sebesar Rp2.250/kg. Dengan demikian, terdapat selisih harga yang signifikan dan merugikan petani.

Baca juga : Program 10.000 CCTV Berkelanjutan, Polres Pasuruan Kota Gandeng Prinsipal Tiongkok dan Latih Pemuda Desa

“Kami menduga ada pengurangan jatah pupuk dari masing-masing anggota kelompok, dan sisanya dijual ke pihak lain yang tidak berhak, seperti pengusaha perkebunan sawit,” ungkap Ridwan, anggota Tim Investigasi dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Parameter Nusantara Bersatu wilayah Kalimantan Barat.

Baca Juga:  Polres Jember Laksanakan Gerakan Indonesia Asri Bersihkan Pantai Watu Ulo

Lebih lanjut, Ridwan menegaskan bahwa praktik ini telah melanggar:

Peraturan Menteri Perdagangan No. 4 Tahun 2023 tentang Pengendalian Distribusi Barang Bersubsidi.

Peraturan Menteri Pertanian No. 1 Tahun 2024 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi.

Mereka mewakili 11 orang anggota kelompok tani yang menyatakan kekecewaan terhadap praktik jual beli yang tidak adil dan merugikan tersebut.

Anehnya, meski laporan sudah pernah disampaikan ke Polsek Tayan Hilir, hingga pertengahan 2025 dugaan pelanggaran masih terus berlangsung tanpa tindakan tegas.

Baca juga : Gerak Cepat Tiga Pilar Kelurahan Garum Bersama Warga Padamkan Kebakaran Rumah di Kebonsari

Ridwan selaku perwakilan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM Parameter Nusantara Bersatu mendesak agar aparat penegak hukum (APH) serta instansi terkait segera menindaklanjuti temuan ini.

“Jika tidak ditindak tegas, praktik-praktik seperti ini akan terus menghisap hak petani kecil dan mencederai semangat subsidi yang diamanatkan negara,” tegasnya.

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius pihak Kepolisian, Dinas Pertanian, dan pihak berwenang lainnya demi menjaga integritas distribusi pupuk bersubsidi yang tepat sasaran.

Sumber : LSM Parameter Nusantara Bersatu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Kandat Hadir di Tengah Warga, Amankan Hiburan Electune Tasyakuran RT 06 Ngletih Barat Berjalan Meriah dan Kondusif
Polri Berhasil Evakuasi Ratusan Warga Terdampak Banjir di Padang, Ratusan Personel Brimob Dikerahkan
Respons Cepat Tangani Banjir Padang, Polri Kerahkan Personel dan Dirikan Posko Kesehatan
Jadi Ibu Asuh Polwan Polda Jatim, Ny. Lenia Dekananto Dorong Kesejahteraan dan Keharmonisan Keluarga Polri
Akses Sempit Tak Halangi Petugas dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Sidomulyo
Tiga Orang Terluka dalam Kecelakaan di Kaliboto, Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo Tekankan Kamseltibcarlantas
Kasat Samapta Polres Kediri Kota Pimpim Patroli Antisipasi Guantibmas Sabtu Malam hingga Dini Hari
Semarakkan HUT TNI Ke-81, Koramil 0808/03 Kanigoro Gelar Fun Run 5K Bersama Masyarakat
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Polsek Kandat Hadir di Tengah Warga, Amankan Hiburan Electune Tasyakuran RT 06 Ngletih Barat Berjalan Meriah dan Kondusif

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Polri Berhasil Evakuasi Ratusan Warga Terdampak Banjir di Padang, Ratusan Personel Brimob Dikerahkan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Respons Cepat Tangani Banjir Padang, Polri Kerahkan Personel dan Dirikan Posko Kesehatan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Jadi Ibu Asuh Polwan Polda Jatim, Ny. Lenia Dekananto Dorong Kesejahteraan dan Keharmonisan Keluarga Polri

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Akses Sempit Tak Halangi Petugas dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Sidomulyo

Berita Terbaru