Cybertv.id – BAMBANKEREP (Minggu, 5 April 2026) – Kelurahan Bambankerep menunjukkan geliat demokrasi yang sehat dalam perhelatan akbar di Aula Kelurahan hari ini. Acara yang menggabungkan Rapat Anggaran Tahunan (RAT) BKM, Pemilihan Ketua LPMK 2026-2030, dan Halal Bihalal ini berlangsung dinamis dengan kehadiran lengkap tokoh masyarakat dan unsur pimpinan wilayah,meliputi ketua RT dan PKK,ketua RW dan ibu RW sekelurahan bambankerep ketua karanagtaruna
Acara dibuka khidmat dengan doa dan lagu Indonesia Raya. Lurah Bambankerep, Bapak Agung Susilo, SE, dalam sambutannya memuji kekompakan warga. Beliau menyebut Bambankerep sebagai satu-satunya kelurahan di Kecamatan Ngaliyan yang BKM nya masih aktif dan solid.
Senada dengan Lurah, tokoh masyarakat Bapak Wahab Syahroni juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus BKM Bambankerep yang hingga saat ini masih menunjukkan eksistensi dan kesolidan dalam menjalankan roda organisasi.
Interupsi Tajam: Menyoal Transparansi dan Administrasi
Meski dipenuhi apresiasi, forum diskusi tetap berjalan kritis. Bapak Wahab Syahroni selaku ketua RW 05 Bambankerep memberikan masukan agar ke depan, salinan laporan detail dibagikan kepada tamu undangan sebelum hari H agar peserta memiliki waktu untuk menelaah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kritik lebih mendalam disampaikan oleh Bapak Sriyanto (Ketua RT 03 RW 05). Meskipun baru menjabat sebagai Ketua RT selama dua bulan, beliau menunjukkan integritas dan ketelitian yang tinggi dalam berorganisasi.
“Sinergi secara alami diawali dari kesamaan pemikiran. Kritik saya hari ini jangan dianggap sebagai kebencian atau upaya mencari kesalahan, melainkan kritik konstruktif karena saya sangat peduli agar organisasi kita lebih baik. Saya pun masih belajar dalam hal demokrasi, jadi silakan pendapat saya dikoreksi oleh bapak-bapak semua,” ujar Bapak Sriyanto dengan rendah hati namun tegas.
Beliau menyoroti beberapa poin fundamental:
1 Nomenklatur Kegiatan: Ketidaksesuaian tulisan MMT “Rembug Warga” dengan agenda “Rapat Anggaran”.
2 Manajemen Agenda: Agenda RAT yang terkesan “disisipkan” mendadak tanpa pemberitahuan di rapat panitia sebelumnya.
3.Legitimasi Kehadiran: Mempertanyakan keabsahan laporan karena Ketua BKM tidak hadir tanpa mandat tertulis resmi.
Menanggapi hal tersebut, Bapak Lurah Agung Susilo, SE menegaskan bahwa dirinya pun tidak menerima izin resmi dari Ketua BKM terkait ketidakhadirannya. Demi menjaga transparansi publik, Bapak Lurah langsung mengambil langkah tegas dengan
Fasilitasi Pertemuan Susulan. Akan diadakan rapat khusus BKM bersama Ketua RT dan RW dalam waktu dekat.
beliau menginginkan laporan pertanggungjawaban dibahas tuntas dan sah secara administrasi sebelum benar-benar disahkan.
Bapak Sriyanto mengapresiasi langkah cepat Bapak Lurah sebagai solusi terbaik dan juga menegaskan agar Interupsi nya tersebut bisa dicatat dalam berita acara bahwa kegiatan hari ini bersifat sosialisasi awal, bukan pengesahan final.karena ketua BKM tidak hadir
Acara diakhiri dengan semangat kekeluargaan melalui pemilihan Ketua LPMK baru dan ramah tamah Halal Bihalal.
Dinamika ini membuktikan bahwa warga Bambankerep, baik senior maupun pengurus baru, memiliki kepedulian tinggi terhadap integritas lingkungan.
Redaksi














