Diduga Libatkan Oknum Kades, Tambang Emas Ilegal di Berakak Beroperasi Terang-terangan, Hukum Dipertanyakan

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau – Aktivitas tambang emas ilegal dilaporkan marak terjadi di aliran Sungai Batang Tayan, tepatnya di Desa Berakak, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau. Kegiatan yang diduga berlangsung secara terbuka ini memicu keresahan warga karena dinilai tidak tersentuh oleh penegakan hukum.

Berdasarkan keterangan salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya, aktivitas tambang tersebut seolah sudah diketahui sebelumnya oleh pihak tertentu.

“Saya juga heran, kalau aparat mau datang seolah sudah ada pemberitahuan ke kepala desa. Sementara yang bekerja di lapangan menggunakan alat, diduga milik oknum kepala desa,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sumber tersebut juga menyebutkan bahwa terdapat dua lokasi berbeda yang menjadi titik aktivitas tambang. Bahkan, menurutnya, beberapa perangkat desa turut terlihat berada di lokasi bersama para pekerja.

“Silakan ditonton, itu diduga alat milik pak kades di dua lokasi berbeda. Anggota kerja juga ada bersama sekdes,” tambahnya.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Pimpin Apel Satgas Premanisme

Selain dugaan keterlibatan oknum, dampak lingkungan dari aktivitas tambang ilegal ini juga mulai dirasakan masyarakat sekitar. Air Sungai Batang Tayan yang sebelumnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari kini berubah keruh dan tidak layak pakai.

“Warga sudah banyak yang mengeluh, air sungai tidak bisa lagi digunakan untuk mandi maupun mencuci karena sudah sangat kotor,” jelasnya.

Diketahui, aktivitas tambang emas ilegal tersebut menggunakan mesin jenis dompeng, dengan jumlah diperkirakan mencapai belasan unit yang beroperasi di lokasi.

Kondisi ini dinilai sangat meresahkan dan jelas melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, masyarakat juga mempertanyakan komitmen aparat penegak hukum dalam memberantas praktik tambang ilegal yang hingga kini masih terus berlangsung.

Warga berharap adanya tindakan tegas dan nyata dari pihak berwenang, termasuk Mabes Polri, agar aktivitas tambang ilegal dapat segera dihentikan demi menjaga kelestarian lingkungan serta ketertiban hukum di wilayah tersebut.

Tim red

Editor : Anita

Sumber Berita: Tim red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Kediri Resmikan SPPG 3 Polres Kediri Cab. Kandat Perluas Layanan Gizi Masyarakat
Aksi Tanam Pohon di Kediri Jadi Rangkaian HUT Ke-46 YKB, HUT Ke-80 Bhayangkara, dan HUT Ke-78 Polwan RI
DPW LSM PERAK Gowa Soroti Dugaan Mark-up Proyek Kantor BPN, Nilai Kontrak Dinilai Janggal dan Melanggar Aturan
Tanam Pohon Hari Ini, Jaga Masa Depan: Aksi Nyata Polres Kediri Kota dan Bhayangkari
Polres Probolinggo Kota Peringati Hari Kartini Bersama Pengemudi Ojol Perempuan
Polres Jember Peduli Kesehatan Buruh, Gelar MCU Gratis Jelang May Day
SPPG Polri Mulai Terapkan Sistem Prasmanan, Perdana di Pejaten
Wakapolri Resmikan Jembatan Perintis “Dhira Brata” Wujud Instruksi Presiden Prabowo
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:27 WIB

Kapolres Kediri Resmikan SPPG 3 Polres Kediri Cab. Kandat Perluas Layanan Gizi Masyarakat

Rabu, 22 April 2026 - 14:24 WIB

Aksi Tanam Pohon di Kediri Jadi Rangkaian HUT Ke-46 YKB, HUT Ke-80 Bhayangkara, dan HUT Ke-78 Polwan RI

Rabu, 22 April 2026 - 13:25 WIB

Diduga Libatkan Oknum Kades, Tambang Emas Ilegal di Berakak Beroperasi Terang-terangan, Hukum Dipertanyakan

Rabu, 22 April 2026 - 11:06 WIB

DPW LSM PERAK Gowa Soroti Dugaan Mark-up Proyek Kantor BPN, Nilai Kontrak Dinilai Janggal dan Melanggar Aturan

Rabu, 22 April 2026 - 08:36 WIB

Tanam Pohon Hari Ini, Jaga Masa Depan: Aksi Nyata Polres Kediri Kota dan Bhayangkari

Berita Terbaru