Pemusnahan 500 Bale Pakaian Bekas Ilegal di Entikong, Aparat Tegaskan Komitmen Berantas Perdagangan Ilegal.

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 04:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sanggau – Cybertv.id – Kegiatan pemusnahan barang hasil penindakan berupa pakaian bekas atau balepress sebanyak 500 bale dilaksanakan oleh pada Rabu, 11 Februari 2026 sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Pemusnahan berlangsung di halaman kantor Bea Cukai Entikong, Kecamatan , Kabupaten , sebagai bentuk penegakan hukum terhadap peredaran barang ilegal lintas batas yang masuk tanpa memenuhi ketentuan kepabeanan.

Ratusan bale pakaian bekas tersebut diketahui merupakan hasil penindakan aparat terhadap barang ilegal yang berpotensi merugikan perekonomian nasional serta mengganggu stabilitas perdagangan dalam negeri. Sebelum dimusnahkan, barang-barang tersebut telah ditetapkan menjadi milik negara melalui proses hukum yang berlaku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi yang dihimpun menyebutkan, barang ilegal itu sebelumnya diangkut menggunakan empat unit kontainer dari Pontianak menuju Entikong. Setelah tiba di lokasi, petugas langsung melakukan proses pemusnahan sesuai prosedur guna memastikan barang tidak kembali beredar di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah unsur aparat dan instansi terkait, di antaranya Pelaksana P2 Kanwil Bea Cukai Entikong Tigor Peterson A. Biya dan Roby Darmawan, Tim Intel Korem yang diwakili Serma Amir, Ka SPK Regu 1 Aipda Fransisco Redy, Bhabinkamtibmas Desa Pala Pasang Bripka Hendrikus Atai, serta Brigpol Ade Putra.

Baca Juga:  BMKG dan Kemenko Infrastruktur Perkuat Sinergi Hadapi Krisis Iklim: Integrasi Data Iklim dalam Pembangunan Nasional

Kehadiran aparat TNI-Polri dalam kegiatan tersebut menunjukkan sinergi kuat antarinstansi dalam mengawasi jalur perbatasan negara, khususnya wilayah Entikong yang dikenal sebagai salah satu pintu masuk strategis Indonesia–Malaysia.

Kapolsek Entikong, menegaskan bahwa pihak kepolisian mendukung penuh langkah Bea Cukai dalam menindak tegas peredaran barang ilegal di wilayah perbatasan.

“Pemusnahan ini merupakan bukti nyata komitmen aparat dalam menutup ruang bagi praktik perdagangan ilegal, khususnya pakaian bekas yang dilarang masuk ke Indonesia. Kami akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar jalur distribusi barang terlarang dapat dicegah sejak dini,” ujar AKP Donny Sembiring.

Ia juga menambahkan bahwa peredaran pakaian bekas impor tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi mengganggu industri tekstil dalam negeri serta menimbulkan risiko kesehatan apabila tidak melalui standar kelayakan.

Sementara itu, pihak Bea Cukai berharap kegiatan pemusnahan ini dapat memberikan efek jera kepada para pelaku sekaligus menjadi pesan tegas bahwa pemerintah tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran kepabeanan di wilayah perbatasan.

Dengan dilaksanakannya pemusnahan 500 bale balepress tersebut, aparat berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan serta memperkuat kolaborasi antarinstansi demi menjaga kedaulatan ekonomi nasional dan melindungi masyarakat dari dampak negatif barang ilegal.

Penulis : Yohanes

Editor : Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bersama Masyarakat, Polda Kalbar Hadirkan Dialog Kamtibmas Penuh Kebersamaan di Taman Akcaya.
Kabut Ganggu Jarak Pandang, Truk Tangki dan Grand Livina Terlibat Laka di Jalan Raya Beduai
Ops Patuh Kapuas 2026 di Pontianak: Polisi Fokus Tertibkan Administrasi dan Kedepankan Teguran Simpatik.
Waspada Penipuan File APK, Polda Kalbar Imbau Masyarakat Jangan Sembarangan Unduh Aplikasi.
Polda Kalbar Kerahkan 510 Personel Operasi Patuh Kapuas 2026, Utamakan Keselamatan dan Pendekatan Humanis.
Subuh Keliling Polda Kalbar, Ajak Masyarakat Cegah Perundungan dan Jaga Kerukunan.
Sinergi Polri dan UPT PKPTK Pontianak, Kapolda Kalbar Tinjau Pelatihan Keterampilan Warga
Laka Lantas di Simpang Manuk Sanggau, Satu Pengendara Meninggal Dunia dan Dua Orang Luka-luka
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Polda Kalbar Hadirkan Dialog Kamtibmas Penuh Kebersamaan di Taman Akcaya.

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Kabut Ganggu Jarak Pandang, Truk Tangki dan Grand Livina Terlibat Laka di Jalan Raya Beduai

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Ops Patuh Kapuas 2026 di Pontianak: Polisi Fokus Tertibkan Administrasi dan Kedepankan Teguran Simpatik.

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Waspada Penipuan File APK, Polda Kalbar Imbau Masyarakat Jangan Sembarangan Unduh Aplikasi.

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:18 WIB

Polda Kalbar Kerahkan 510 Personel Operasi Patuh Kapuas 2026, Utamakan Keselamatan dan Pendekatan Humanis.

Berita Terbaru