APMS Haji Usman di Semitau: Kritis terhadap Praktik Penyaluran Bahan Bakar

- Penulis

Jumat, 22 November 2024 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapuas Hulu – Cybertv.id , Di Kecamatan Semitau, keberadaan APMS (Agen Penyalur Minyak Solar) apung milik Bapak Haji Usman tengah menjadi sorotan publik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh awak media, APMS ini hanya melayani pengisian bahan bakar dalam bentuk drum dan jerigen, yang kemudian dijual kembali di kios-kios yang tersebar di wilayah Semitau.

Aktivitas ini menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat setempat yang berharap mendapatkan akses langsung kepada bahan bakar dengan harga yang wajar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya terhadap praktik penjualan bahan bakar di APMS milik Bapak Haji Usman.

Menurutnya, pengisian bahan bakar pertalite dijual dengan harga Rp 11.500 per liter, sedangkan solar dijual seharga Rp 10.000 per liter. Harga tersebut dianggap tidak pantas, terutama mengingat seharusnya APMS berfungsi untuk melayani kebutuhan masyarakat secara langsung dengan harga yang lebih terjangkau.

“Warga di sini sangat berharap bisa mendapatkan bahan bakar dengan harga yang lebih murah dan tanpa perantara.

Namun, kenyataannya, kami harus membeli dari kios-kios yang menjualnya dengan harga yang selangit. Ini sangat mengecewakan,” ungkap warga tersebut.

Baca Juga:  Hari Kedua Outbound Siswa Diktukba SPN Polda Jatim Asah Keterampilan Taktik Hingga Bersosial Empati

Praktik penjualan bahan bakar dengan cara seperti ini tidak hanya berdampak pada masyarakat yang kesulitan mendapatkan bahan bakar dengan harga terjangkau, tetapi juga berpotensi memperburuk situasi distribusi energi di kawasan tersebut.

Masyarakat yang sehari-harinya bergantung pada bahan bakar untuk aktivitas ekonomi dan transportasi merasa terbebani dengan harga yang kian melambung.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berusaha menghubungi Bapak Haji Usman untuk mendapatkan klarifikasi mengenai praktik bisnis yang dijalankannya.

Komunikasi yang belum tercapai ini menjadi tantangan tersendiri dalam menggali informasi lebih dalam mengenai kebijakan dan alasan di balik keputusan untuk menjual bahan bakar dalam bentuk drum dan jerigen tersebut.

Sebagai langkah ke depan, diharapkan pihak berwenang dapat turun tangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kegiatan APMS milik Bapak Haji Usman.

Hal ini penting untuk memastikan bahwa layanan yang diberikan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik, serta harga yang ditawarkan tetap berada dalam batas yang wajar dan terjangkau bagi masyarakat.

Pengawasan yang ketat diharapkan dapat mencegah praktik-praktik yang merugikan masyarakat, serta memastikan distribusi bahan bakar berjalan dengan adil dan transparan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi PMJ Ungkap 127 Kasus Kejahatan Jalanan
Polisi Pastikan Tak Ada ‘Pocong Begal’ di Malang, Warga Diminta Tak Terpancing Hoaks
Kompolnas Dukung Langkah Polda Metro Jaya Tekan Kejahatan Jalanan di Jakarta
Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Perlindungan Jemaah dengan Arab Saudi
Babinsa Kandangan Dampingi Petani Lakukan Penyemprotan POC Untuk Tingkatkan Pertumbuhan Jagung
Sudirlam : “14 tahun rakyat transmigrasi Air Balui diduga dirampas haknya, kami akan perjuangkan tanpa pamrih”*
Sudirlam Penanggung jawab Aksi Damai 2-3Juni2026. Sudirlam Gebrak Negara,14 thn rakyat transmigrasi Air Balui diduga dirampas haknya, Dimana Sumpah Janji Penyelenggara Negara*
Kehadiran Wakapolres Kediri Kota Warnai Penyaluran Bantuan Sosial Gubernur Jatim di Balai Kota Kediri
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:43 WIB

Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi PMJ Ungkap 127 Kasus Kejahatan Jalanan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:39 WIB

Polisi Pastikan Tak Ada ‘Pocong Begal’ di Malang, Warga Diminta Tak Terpancing Hoaks

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:37 WIB

Kompolnas Dukung Langkah Polda Metro Jaya Tekan Kejahatan Jalanan di Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:10 WIB

Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Perlindungan Jemaah dengan Arab Saudi

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:08 WIB

Babinsa Kandangan Dampingi Petani Lakukan Penyemprotan POC Untuk Tingkatkan Pertumbuhan Jagung

Berita Terbaru