Api Membakar Lahan di Tepi Trans Kalimantan, Polsek Tayan Hilir Bergerak Cepat

- Penulis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id

Sanggau, Polda Kalbar – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di tepi Jalan Trans Kalimantan, Dusun Telabang, Desa Subah, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Kobaran api membakar area hutan dan lahan dengan luas diperkirakan mencapai 0,8 hektare.

Kebakaran tersebut langsung mendapat penanganan dari petugas gabungan bersama masyarakat. Sedikitnya 20 orang terlibat dalam upaya pemadaman, terdiri dari enam personel Polsek Tayan Hilir, empat orang dari Kecamatan Tayan Hilir, lima personel Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), serta warga sekitar yang turut membantu proses pemadaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Tayan Hilir Iptu Dr. Kusdarwanto, S.H., M.H. memimpin langsung kegiatan pemadaman di lokasi. Personel dikerahkan untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kobaran menjalar lebih luas mengingat kondisi vegetasi di sekitar lokasi relatif kering.

Dalam proses pemadaman, tim menggunakan sejumlah sarana pendukung, di antaranya kendaraan roda empat Polsek Tayan Hilir, kendaraan roda empat KPH, serta kendaraan warga yang dilengkapi baby tank berkapasitas 1.000 Liter dan peralatan pemadam kebakaran. Selain itu, masyarakat turut mengoperasikan tiga unit mesin Robin untuk membantu menyuplai air ke titik-titik yang terbakar.

“Kami bersama seluruh unsur terkait langsung melakukan pemadaman setelah menerima informasi kebakaran. Prioritas kami adalah mengendalikan api agar tidak meluas, sekaligus memastikan kondisi di sekitar jalan tetap aman bagi masyarakat yang melintas,” ujar Iptu Kusdarwanto.

Selain fokus memadamkan api, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kebakaran. Langkah tersebut dilakukan karena asap dan aktivitas pemadaman berpotensi mengganggu jarak pandang maupun kelancaran kendaraan yang melintasi Jalan Trans Kalimantan.

Hingga proses penanganan berlangsung, pemilik lahan yang terbakar belum diketahui. Petugas juga belum dapat memastikan penyebab munculnya api sehingga Polsek Tayan Hilir melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan untuk mengetahui asal mula kebakaran serta pihak yang memiliki atau menguasai lahan tersebut.

Baca Juga:  Silaturahmi dan Peduli, Polres Sanggau Gelar Jumat Berkah di Ponpes Hidayatullah

Iptu Kusdarwanto mengatakan, penanganan tidak berhenti setelah api berhasil dikendalikan. Petugas tetap melakukan pemantauan dan penyisiran terhadap area terbakar untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, terutama karena kondisi cuaca kering dan hembusan angin dapat mempercepat penyebaran api.

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami juga melakukan pengumpulan informasi untuk mengetahui pemilik lahan dan faktor yang menyebabkan api muncul. Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, khususnya di tengah kondisi lahan yang kering,” katanya.

Petugas di lapangan menghadapi sejumlah kendala, salah satunya keterbatasan sumber air untuk mendukung proses pemadaman. Kondisi tersebut membuat penanganan harus dilakukan secara bertahap dengan memaksimalkan peralatan yang tersedia serta dukungan masyarakat dan instansi terkait.

Kapolsek Tayan Hilir menambahkan bahwa sinergi lintas sektor sangat diperlukan dalam menghadapi ancaman karhutla. Koordinasi dengan BPBD, Damkar Kabupaten Sanggau, pihak pemadam kebakaran Kecamatan Tayan Hilir, KPH dan unsur lainnya terus dilakukan agar penanganan dapat berlangsung lebih efektif, terutama apabila ditemukan potensi api kembali menyala.

Polsek Tayan Hilir juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan karhutla dengan segera melaporkan apabila melihat titik api atau asap mencurigakan.

“Kami mengajak masyarakat menjadi bagian dari upaya pencegahan. Jangan menunggu api membesar. Jika menemukan titik api, segera informasikan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkas Iptu Kusdarwanto.

Penanganan karhutla di Dusun Telabang menjadi pengingat bahwa kondisi lahan yang kering pada musim kemarau membutuhkan kewaspadaan bersama.

Polsek Tayan Hilir bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan, penyelidikan terhadap penyebab kebakaran, serta memperkuat koordinasi untuk mencegah kebakaran meluas dan menjaga keselamatan pengguna Jalan Trans Kalimantan. _(Dny Ard / Humas Res Sgu)_

Editor : Yohanes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bersama Masyarakat, Polda Kalbar Hadirkan Dialog Kamtibmas Penuh Kebersamaan di Taman Akcaya.
Kabut Ganggu Jarak Pandang, Truk Tangki dan Grand Livina Terlibat Laka di Jalan Raya Beduai
Ops Patuh Kapuas 2026 di Pontianak: Polisi Fokus Tertibkan Administrasi dan Kedepankan Teguran Simpatik.
Waspada Penipuan File APK, Polda Kalbar Imbau Masyarakat Jangan Sembarangan Unduh Aplikasi.
Polda Kalbar Kerahkan 510 Personel Operasi Patuh Kapuas 2026, Utamakan Keselamatan dan Pendekatan Humanis.
Subuh Keliling Polda Kalbar, Ajak Masyarakat Cegah Perundungan dan Jaga Kerukunan.
Sinergi Polri dan UPT PKPTK Pontianak, Kapolda Kalbar Tinjau Pelatihan Keterampilan Warga
Laka Lantas di Simpang Manuk Sanggau, Satu Pengendara Meninggal Dunia dan Dua Orang Luka-luka
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Polda Kalbar Hadirkan Dialog Kamtibmas Penuh Kebersamaan di Taman Akcaya.

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Kabut Ganggu Jarak Pandang, Truk Tangki dan Grand Livina Terlibat Laka di Jalan Raya Beduai

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Ops Patuh Kapuas 2026 di Pontianak: Polisi Fokus Tertibkan Administrasi dan Kedepankan Teguran Simpatik.

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Waspada Penipuan File APK, Polda Kalbar Imbau Masyarakat Jangan Sembarangan Unduh Aplikasi.

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:18 WIB

Polda Kalbar Kerahkan 510 Personel Operasi Patuh Kapuas 2026, Utamakan Keselamatan dan Pendekatan Humanis.

Berita Terbaru