Air Sungai Sekayam Seperti Lumpur: Kapolsek Entikong dan Sekayam Harus Bertindak, Bukan Diam

- Penulis

Sabtu, 14 Juni 2025 - 07:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau, Kalbar — Kondisi Sungai Sekayam di wilayah Kecamatan Entikong dan Sekayam, Kabupaten Sanggau, kini nyaris tak bisa dikenali lagi. Air yang dulunya jernih dan menjadi sumber kehidupan masyarakat, kini berubah menjadi keruh pekat seperti air lumpur.

Baca juga : Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Probolinggo Bersih – bersih di Gunung Bromo

Diduga kuat, kondisi ini disebabkan oleh aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) dan pengerukan sertu serta pasir yang berlangsung liar dan masif. Ironisnya, kegiatan ini seakan dibiarkan tanpa tindakan tegas dari aparat penegak hukum di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah lama kami melihat alat berat dan aktivitas penambangan di pinggir sungai. Tapi tidak pernah ada tindakan nyata. Air sungai sekarang bukan lagi sumber kehidupan, tapi sumber penyakit,” ujar salah satu warga Desa Balai Karangan.

Baca Juga:  Ops Lilin Kapuas 2025, Polsek Mukok Perketat Pengamanan Jelang Natal dan Tahun Baru

Kondisi ini seharusnya menjadi alarm keras bagi Kapolsek Entikong dan Kapolsek Sekayam. Ketika kerusakan lingkungan sudah sedemikian parah dan merugikan masyarakat luas, pembiaran bukan lagi kelalaian — tapi bisa jadi bentuk abai terhadap tugas dan tanggung jawab.

Baca juga : Mabes Polri Dampingi Kementerian Tingkatkan Penerimaan Negara

Penegakan hukum terhadap PETI dan pengerukan ilegal wajib dilakukan secara konsisten, tanpa tebang pilih. Selain itu, pemulihan lingkungan dan pengawasan ketat harus segera diterapkan sebelum kerusakan menjadi permanen dan tidak bisa diperbaiki lagi.

Masyarakat kini menanti, apakah aparat akan benar-benar bertindak… atau tetap diam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat, Ditbinmas Polda Kalbar Ajak Komunitas Ojek Pikap Maxvary Jaga Kamtibmas.
Polisi Tindak PETI di Desa Tebedak, Aktivitas Sudah Berhenti
Polsek Kapuas Evakuasi Pria yang Ditemukan Meninggal di Dusun Lape
1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap
Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan
Karhutla, Bibit Sawit dan Video Viral: Warga Sekunder C Rasau Jaya Tiga Minta Fakta Diluruskan
FOMDA Kalbar Gelar Aksi, Desak Penanganan Karhutla Jadi Prioritas.
Dari Desa Entikong, Gerakan Bersama Cegah Karhutla Terus Digelorakan.
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat, Ditbinmas Polda Kalbar Ajak Komunitas Ojek Pikap Maxvary Jaga Kamtibmas.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Polisi Tindak PETI di Desa Tebedak, Aktivitas Sudah Berhenti

Selasa, 29 September 2026 - 05:48 WIB

Polsek Kapuas Evakuasi Pria yang Ditemukan Meninggal di Dusun Lape

Jumat, 11 September 2026 - 04:06 WIB

1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap

Senin, 7 September 2026 - 02:25 WIB

Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan

Berita Terbaru